Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Surat terbuka Ayatullah Makarim Syirazi kepada ulama Wahabi

Posted by infosyiah pada 0, Februari 22, 2007

Surat terbuka Ayatullah Makarim Syirazi kepada ulama Wahabi

Bismillahirrahmanirrahim

Beberapa bulan yang lalu terjadi peristiwa yang sangat aneh dan langka di sebagian negara-negara Islam. Pada tanggal 16 Dzul Qa’dah 1427 H sebuah kelompok yang terdiri dari 38 ulama dan dosen menandatangani sebuah deklarasi. Ulama dan dosen Wahabi ini berasal dari universitas Ummul Qura dan universitas Malik Su’ud serta sebagian kecil dari sebagian wilayah Arab Saudi lainnya. Deklarasi itu adalah fatwa untuk membunuh orang-orang Syi’ah Irak dan Syi’ah seluruh dunia! Mereka menuduh orang-orang Syi’ah adalah Rafidhi Safawi, sekutu Amerika dan pelindung Israel yang membunuhi orang-orang Ahli Sunah.

Pada poin pertama dari deklarasi itu, setelah pendahuluan, perlu adanya mobilisasi terhadap media-media Arab untuk menyampaikan kepada seluruh kaum muslimin di dunia bahwa Syi’ah itu berbahaya. Syi’ah harus dicitrakan membunuh orang-orang Ahli Sunah. Tunjukkan bahwa orang-orang Ahli Sunah adalah orang-orang yang dianiaya. Deklarasi ini menyebutkan bahwa Syi’ah Irak ingin memecah negara Irak menjadi negara-negara kecil. Kawasan Selatan yang kaya milik Syi’ah, Utara dikuasai oleh Kurdi dan kawasan kecil di pusat Irak menjadi milik Ahli Sunah. Dalam lanjutannya disebutkan bahwa apa yang diambil secara paksa, maka harus direbut secara paksa juga. Perang adalah pilihan pertama dan Irak harus direbut dari Syi’ah. Bahkan orang-orang Kurdi juga harus dikeluarkan dari Irak.

Pada poin kedua disebutkan bahwa para pemikir dan ulama harus dimaksimalkan untuk berbicara di masjid dan pertemuan-pertemuan khusus atau umum. Mereka harus menjelaskan hakikat yang selama ini tersembunyi. Mereka harus menekankan kemazluman Ahli Sunah agar orang-orang Ahli sunah bangkit melawan Syi’ah.

Pada poin ketiga diserukan kepada seluruh orang-orang Ahli Sunah untuk membantu Ahli Sunah Irak sekuat tenaga, baik uang maupun persenjataan.

Poin keempat meminta kepada seluruh kelompok-kelompok Ahli Sunah di Irak untuk bersatu demi menghadapi Syi’ah. Istilahnya adalah menghadapi taghut Amerika, Rafidhi dan sekutu mereka. Ketiga kelompok ini harus dihancurkan. Maksud dari sekutu mereka adalah orang-orang Kurdi dan sebagian orang-orang Ahli Sunah yang moderat.

Poin kelima menyebutkan agar tidak boleh putus asa untuk menyebarkan semangat ini. Dalam masalah ini harus aktif. Karena masa kebatilan hanya sesaat, sementara kebenaran akan kekal hingga hari kiamat.

Belum pernah dalam sejarah Islam, ada fatwa yang semacam ini. Memerintahkan untuk perang saudara sesama muslim dan membunuh orang-orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat. Syi’ah sendiri meyakini bahwa mengalirkan darah seorang muslim; baik itu Syi’ah maupun Sunni, adalah sebuah dosa besar yang tidak terampuni.

Sekalipun ancaman semacam ini ada, kami tidak pernah takut sedikit pun. Di hadapan sikap dan aksi kekerasan yang tidak manusiawi ini, kami mengulurkan tangan persaudaraan. Kami akan mengatakan kepada mereka: “Saudaraku! Kalian telah salah jalan. Musuh kita orang lain”. Bila kalian tetap ingin menjalankan rencana kalian, niscaya Islam tidak tersisa lagi. Sebagai saudara, kami ingin menasihati kalian: “Lebih dari ini jangan lagi kalian rusak Islam ini! Jangan kalian memperkenalkan Islam sebagai agama kekerasan dan hanya milik orang-orang bodoh!

Terlepas dari semua itu, kenyataan keji dan berbahaya ini harus dipikirkan oleh semua kaum muslimin. Ada baiknya bila merenungkan beberapa poin berikut:

1. Deklarasi ini mengajak untuk membunuh saudara sendiri dan ratusan juta jiwa kaum muslimin. Deklarasi ini telah membunyikan tambur peperangan. Di seluruh dunia, Islam diperkenalkan sebagai agama kekerasan dalam bentuknya yang paling ekstrim. Hari ini, deklarasi ini menunjukkan bahwa musuh paling berbahaya adalah cara berpikir Wahabi ekstrim. Cara pandang yang melihat bahwa Syiah dan Ahli Sunah sama-sama kafir. Yang Islam hanya mereka saja. Ini dapat ditelusuri dalam buku Muhammad bin Abdul Wahhab. Mayoritas Ahli Sunah juga sangat tersiksa menghadapi mereka.

Sangat disayangkan, cara berpikir yang mendahulukan kekerasan sangat menghambat kemajuan Islam di dunia. Bahkan cara berpikir semacam ini menjadi problem besar dunia Islam sekarang. Padahal, dunia saat ini siap menerima Islam. Namun, bila mereka telah dekat dengan Islam, mereka melihat sekelompok kaum muslimin yang hobinya melakukan aksi teror dan tindak kekerasan. Sesaat mereka berbalik dari Islam.

2. Wahabi memperkenalkan Amerika sebagai salah satu dari faktor yang membahayakan stabilitas keamanan di Irak. Kami juga meyakini hal yang demikian. Namun semua tahu bahwa sebagian dari negara-negara Islam secara praktis merupakan sekutu Amerika di Timur Tengah. Orang-orang Amerika dengan bebas bisa berkeliling di negara-negara Arab itu terserah kemauannya. Mengapa Wahabi tidak memerangi mereka? Mengapa Wahabi menerima mereka dengan tangan terbuka, sementara di Irak mereka ingin mengangkat senjata berperang melawan Amerika?

3. Sesuai dengan pernyataan mereka bahwa Rafidhi Safawi adalah sekutu Amerika dan pembela Israel. Apakah mereka dapat memberikan keterangan mana negara Islam yang bertahun-tahun memutuskan hubungannya dengan Amerika dan diembargo? Masyarakat mana di Lebanon yang mampu mengalahkan Israel? Dan siapa yang selama ini mengadakan kerja sama dengan Israel? Ketika Hizbullah berperang melawan Israel, siapa yang mengharamkan segala bentuk bantuan kepada Hizbullah?

4. Apakah orang-orang Ahli Sunah Irak dibunuh oleh Syi’ah, ataukah orang-orang Ahli sunah dan sekutu mereka dari sisa-sisa anggota partai Ba’ts yang membantai orang-orang Syi’ah?

Apakah Ayatullah Sayyid Muhammad Baqir al-Hakim bersama tiga ratus orang di Najaf berasal dari Ahli Sunah?

Apakah lebih dari seribu orang di Kazhimain yang tewas berasal dari Ahli Sunah?

Kematian paling mengenaskan dalam beberapa tahun terakhir ini di Hilla. Di sana tewas 400 orang dan semuanya dari Syi’ah. Apakah pembantaian ribuan orang yang terjadi di Kufah, Karbala, Najaf dan Hilla dilakukan juga oleh orang-orang Syi’ah?

5. Kalian mengatakan bahwa apa yang diambil secara paksa harus direbut kembali secara paksa. Tahukah kalian bahwa pemerintah Irak saat ini terbentuk setelah melalui pemilihan bebas yang diawasi oleh pengawas internasional. Setelah itu dipilih secara demokrasi anggota parlemen, presiden dan perdana menteri. Hal yang belum pernah terjadi di negara Arab Saudi, tempat tinggal kalian. Kalian mengatakan bahwa mereka mengambil kekuasaan dengan kekerasan. Apakah kalian ingin mengatakan bahwa negara kalian adalah negara yang muncul berdasarkan demokrasi?

6. Mungkin akan sangat baik sekali bila kita menengok data statistik yang ada. Irak terdiri dari lebih dari 60 persen Syiah, 20 persen Kurdi sunni dan 20 persen Arab Sunni. Dengan data ini, kalian ingin mengatakan bahwa 20 persen Arab Sunni harus berkuasa atas 80 persen dari jumlah penduduk Irak lainnya? Itupun dengan kekerasan? Selain itu, pekerjaan seperti itu di dunia kini adalah tidak mungkin. Tidak masuk akal dan juga tidak logis. Buat seorang awam saja hal ini tidak masuk akal, bagaimana bisa para ulama dan dosen percaya dengan logika seperti ini?

7. Siapa yang membuat karikatur yang menghina Nabi Muhammad saw?

Siapa yang menulis buku ayat-ayat setan dan siapa yang melindungi penerbitan buku itu?

Siapa yang menganggap Islam sebagai agama kekerasan dan barbar?

Siapa yang menguasai Masjidul Aqsha, kiblat pertama kaum muslimin dan menjadikannya sebagai ibu kotanya? Saat ini, tanah-tanah kaum muslimin di bawah cengkeraman tentara mereka.

Kalian meninggalkan semua itu dan mengobarkan peperangan sesama kaum muslimin yang manfaatnya kembali kepada musuh-musuh Islam.

Apakah rasa cinta kalian kepada agama yang memerintahkan kalian melakukan hal ini?

8. Deklarasi yang kalian tanda tangani bertentangan dengan ayat-ayat al-Quran dan hadis.

Apakah kalian lupa al-Quran mengatakan: “Dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan “salam” kepadamu: “Kamu bukan seorang mukmin” (lalu kamu membunuhnya)” (Nisa’: 94).

Apa yang membuat kalian ingin membunuh kelompok besar dari kaum muslimin yang beriman sebagai kafir? Mereka yang punya andil besar untuk perkembangan serta kemajuan Islam.

Apakah kalian telah lupa dengan hadis yang disampaikan berulang-ulang oleh Nabi Muhammad saw: “Siapa saja yang mengucapkan dua kalimat syahadat, maka jiwa, harta dan kehormatannya dilindungi”. Mengapa kalian menginjak-injak hadis ini?

Apakah kalian lupa Allah berfirman: “Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu” (Anfal: 46). Apakah dengan perang yang ingin kalian kobarkan di Irak yang hasilnya adalah tewasnya kaum muslimin dari kedua belah pihak tidak membuat kaum muslimin menjadi lemah di hadapan musuh Islam?

9. Bila klaim kalian benar, mengapa kalian tidak mengamalkan ayat yang berbunyi: “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya” (Hujurat: 9) Mengapa kalian malah mengobarkan perang, padahal pihak lain mengulurkan tangan persahabatan terhadap kalian? Apakah perilaku seperti ini sesuai dengan al-Quran?

Dalam deklarasi yang kalian tanda tangani tersisip sebuah hadis dari Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan dalam buku Sahih Muslim. Nabi Muhammad saw bersabda: “Allah menjanjikan bahwa musuh Islam tidak akan dapat menguasai kaum muslimin. Bila ada masalah yang terjadi, maka itu muncul dari perselisihan kaum muslimin sendiri”!

Kalian menukilkan hadis ini, tapi mengamalkan sebaliknya!

Apakah Nabi Muhammad saw tidak pernah memberikan aturan dalam berperang bahwa ketika berperang melawan kaum musyrikin, anak-anak dan wanita jangan dibunuh. Bagaimana mungkin kelompok dari kalian melupakan aturan Islam yang sangat manusiawi ini, ketika menghadapi sekelompok dari kaum muslimin? Dengan teror, kalian membantai semuanya.

10. Bila sebagian dari kepala-kepala negara Islam tidak mengindahkan aturan Islam ini, masih dapat diterima. Tapi, bila itu tidak diperhatikan oleh orang-orang yang disebut sebagai ulama sangat mengherankan. Mudah-mudahan mereka tidak diperalat oleh pemerintah.

Al-Quran menyebutkan bahwa pembunuhan terhadap seorang muslim mendapat laknat dari Allah, azab ilahi yang sangat pedih dan bakal kekal di neraka. “Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutuknya serta menyediakan azab yang besar baginya” (Nisa’: 93).

Sesungguhnya, ayat ini membuat orang yang mendengarnya bergetar. Bila seseorang menjadi penyebab bagi terbunuhnya ribuan bahkan jutaan kaum muslimin, apa yang bakal diterimanya di hari kiamat?

11. Deklarasi yang kalian tanda tangani menunjukkan bahwa kalian mengidap penyakit buruk sangka kronis terhadap Syi’ah dan pengikut Ahlul Bait. Sumbernya adalah propaganda musuh. Merasa cukup dengan data yang didapat dari isu. Menjadikan perbuatan orang-orang awam sebagai tolok ukur. Tidak pernah melakukan pendekatan dan menghakimi secara in absentia.

12. Kami mengumumkan kepada kalian bahwa ulama Syi’ah siap hadir dalam pertemuan-pertemuan kedua belah pihak ulama. Siap melakukan dialog dan diskusi dalam lingkungan persaudaraan. Ulama Syi’ah siap untuk membuktikan bahwa tuduhan yang selama ini dialamatkan ke Syi’ah hanyalah buruk sangka, propaganda musuh dan perilaku orang-orang ekstrim. Sangat tepat sekali bila dalam pertemuan itu, seluruh dari mereka yang memberikan fatwa untuk membantai semua orang Syi’ah, untuk hadir.

Selama empat tahun setelah lengsernya Sadam, ulama Syi’ah senantiasa mengajak agar semua kelompok dan rakyat Irak untuk tidak terlibat dalam konflik sektarian dan perang saudara. Saat ini, tiba giliran ulama dan pemikir Ahli Sunah untuk mengamalkan kewajiban mereka. Ulama Ahli Sunah harus berani menjelaskan kepada kelompok-kelompok yang tidak sadar ikut dalam skenario perang antara sesama muslim, untuk tidak lagi melakukan hal itu. Jangan sampai kehormatan Islam yang ada ini semakin jatuh di mata dunia. Dan yang lebih penting lagi, agar jangan sampai terulang kembali tumpahnya darah manusia tidak berdosa. Jangan sampai mereka mempermainkan hukum Islam yang diterima oleh semua kaum muslimin.

“Ya Tuhan kami! Berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil)” (A’raf: 89).

“Ya Tuhan kami! Ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang” (Hasyr: 10).[infosyiah]

30 Tanggapan to “Surat terbuka Ayatullah Makarim Syirazi kepada ulama Wahabi”

  1. salamualaikum

    Terimakasih atas informasinya…saya dapat blog ini dari orang Syiah yang berkunjung ke blog saya; salafyindonesia.wordpress.com . Informasi menarik tentang kaum Wahabi bisa menjadi bahan tambahan…

    Wassalam

  2. infosyiah said

    salam taaruf,
    sama-sama. emang ulah Wahabi ini sudah keterlaluan

  3. alifkahfi said

    salam untuk semuanya
    coba juga klik http://www.mediamuslim.info

  4. infosyiah said

    Salam juga untuk semuanya…

  5. arif said

    wah kebangetan…Ya Allah menangkan orang-orang yang membela ahlul bait-Mu..

  6. infosyiah said

    Bukan kebangetan lagi, kerjaan mereka memang hanya begitu…

  7. Dulatif said

    Klw ana baca di situs2 wahabi/ahlusunah g ada dech berita agar merangi syiah seperti itu,yg ada di sts itu menjelaskan kesesatan2 syiah.

  8. infosyiah said

    oh ya… jangan-jangan kali ini mereka bertaqiyah, heheeee

  9. Sastroinah said

    RINGAN …..
    SEGAAARRRR………………. DAN
    MENYESATKAN

  10. infosyiah said

    Menyesatkan bagi yang masih belum terbuka mata hatinya…
    Silahkan Antum sampaikan apanya yang menyesatkan kemudian kita diskusika…

  11. ressay said

    Ah palingan dia gak mau diskusi. dia beraninya menyebarkan berita kebohongan lalu lari. PENGECUT…!!!

  12. infosyiah said

    Kita tunggu saja…
    Kelihatannya bakal balik lagi dia…
    Heheeee

  13. […] Wahabi menyuguhkan lelucon khasnya. Sekelompok ulama Wahabi Arab Saudi menandatangani sebuah deklarasi berupa fatwa untuk membunuh orang-orang Syi’ah Irak dan Syi’ah seluruh dunia, karena Syi’ah merupakan […]

  14. infosyiah said

    Fatwa buat bunuh sesama muslim…?
    Apa sebenarnya yang ada di kepala mereka…?

  15. Ibnu Nazar said

    Islam akan kuat kalau semua elemennya bersatu, ingat politik global barat adalah memecah semua elemen Islam, baik Syiah dan Sunni. jangan jadikan perbedaan sebagai pertentangan, tapi jadikanlah sebagai rahmah. Ya Robbi jadikanlah kami Ummat yang kuat…

  16. Hussein Shb said

    BAIAT SAYYIDINA ALI KW KEPADA KHALIFAH ABU BAKAR RA

    Semua ahli sejarah sepakat bahwa Sayyidina Ali kw tidak hadir dalam pertemuan yang diadakan oleh orang orang Anshor di Sagifah Bani Saidah (Sebuah Balairung dikota Madinah). Dimana dalam permusyawaratan tersebut akhirnya diputuskan mengangkat Sayyidina Abubakar ra sebagai Kholifah atau kepala negara menggantikan Rosululloh SAW.
    Beliau Sayyidina Ali kw saat itu bersama keluarga Rosululloh SAW (Bani Hasyim) yang lain sedang berada dirumah Siti Aisyah ra, mengurus apa apa yang harus dipersiapkan guna pemakaman baginda Rosululloh SAW. Sedang para Sahabat yang lain berada di Masjid yang bersebelahan dengan rumah atau kamar Siti Aisyah ra.

    Pembaiatan umum terhadap Kholifah Abubakar ra dilakukan dua kali, yang pertama hari Senen terjadi di Sagifah Bani Saidah, yang dihadiri oleh orang orang Anshor dan beberapa tokoh Muhajirin dan yang kedua diadakan pembaiatan umum di Masjid Nabawi.
    Hampir semua Sahabat yang berada dikota Madinah saat itu membaiat Sayyidina Abubakar ra sebagai Kholifah. Termasuk Sayyidina Ali kw begitu beliau mendengar bahwa dmasjid sedang diadakan pembaiatan umum terhadap Sayyidina Abubakar ra, beliau Sayyidina Ali kw segera datang bersama Zubair Ibnul Awwam ra dan ikut membaiat Sayyidina Abubakar ra sebagai Kholifah.

    Proses pertemuan di Sagifah Bani Saidah.

    Senen pagi 12 Robiul Awwal baginda Rosululloh SAW wafat dirumah (kamar) istri tercintanya Ummul Mukminin Aisyah ra. Pagi itu juga semua Sahabat yang berada dikota Madinah segera datang berta’ziah. Mereka sangat terkejut dengan berita wafatnya Rosululloh SAW tersebut. Begitu pula para Sahabat yang berada disekitar kota Madinah, mereka cepat cepat datang ke Madinah untuk ikut bersama sama dengan yang lain berta’ziah atas wafatnya pemimpin mereka.
    Orang orang Anshor setelah mereka berta’ziah, kemudian mereka berkumpul di Sagifah Bani Saidah, dengan tujuan untuk mengangkat pemimpin mereka Sa’ad bin Ubadah sebagai Kholifah pengganti Rosululloh SAW. Karenanya meskipun saat itu Sa’ad bin Ubadah dalam keadaan sakit, tapi dia tetap dihadirkan dalam pertemuan itu..
    Mungkin ada yang bertanya; Mengapa mereka orang orang Anshor saat itu cepat cepat akan mengangkat Sa’ad bin Ubadah sebagai Kholifah?
    Hal mana karena Rosululloh SAW semasa hidupnya tidak pernah menunjuk seseorang sebagai Kholifah penggantinya apabila beliau wafat. Karenanya agar tidak didahului oleh orang orang Muhajirin mereka orang orang Anshor cepat cepat berkumpul, bermusyawaroh, dengan tujuan akan mengangkat pemimpin Anshor (Sa’ad bin Ubadah) sebagai Kholifah pengganti Rosululloh SAW.
    Namun meskipun orang orang Anshor cepat cepat bermusyawaroh untuk mengangkat Sa’ad bin Ubadah sebagai Kholifah, tapi Alloh SWT menghendaki Sayyidina Abubakar ra yang menjadi Kholifah pengganti Rosululloh SAW.
    Semua berjalan sesuai dengan kehendak Alloh SWT, dimana Sayyidina Abubakar ra yang saat itu sedang berada ditempat putrinya Siti Aisyah ra, tiba tiba ditakdirkan oleh Alloh untuk datang dan hadir bersama Sayyidina Umar ra dan Abu Ubaidah ra ditempat pertemuan orang orang Anshor.
    Beliau diberitahu oleh Sayyidina Umar ra bahwa orang orang Anshor sedang berkumpul di Sagifah Bani Saidah untuk mengangkat Saad bin Ubadah sebagai Kholifah. Dan demi menyelamatkan Muslimin dari perpecahan, maka Sayyidina Umar ra meminta Sayyidina Abubakar ra untuk ikut hadir dipertemuan tersebut.

    Sebagai orang yang dituakan dikalangan Sahabat, maka Sayyidina Abubakar ra menerima ajakan tersebut dan cepat cepat menuju Sagifah Bani Saidah.
    Dan karena memang sudah dikehendaki oleh Alloh, maka akhirnya semua yang hadir menerima apa apa yang disampaikan oleh Sayyidina Abubakar ra. Sehingga akhirnya semua yang hadir baik orang orang Muhajirin maupun orang orang Anshor yang semula akan mengangkat Sa’ad bin Ubadah sebagai Kholifah berbalik membaiat Sayyidina Abubakar ra sebagai Kholifah. Sehingga selamatlah Muslimin dari perpecahan.
    Sebab dapat kita bayangkan apa yang akan terjadi apabila orang orang Anshor sampai mengangkat pemimpin Anshor sebagai Kholifah dan kemudian orang orang Muhajirin juga mengangkat pemimpin mereka sebagai Kholifah.
    Namun kesepakatan dan bersatunya Muslimin ini tidak dikehendaki oleh lawan lawan atau musuh musuh Islam, karenanya dikemudian hari mereka (orang orang Syi’ah) membuat isue isue yang mereka harapkan dapat merusak persatuan Umat Islam.
    Misalnya dengan memutar balik Hadits Hadits Rosulillh SAW serta menafsirkan ayat ayat Al Qur’an sesuai dengan selera mereka demi menunjang ajaran mereka.

    Adapun mengenai Baiatnya Sayyidina Ali kw kepada Kholifah Abubakar ra, maka dalam kitab kitab sejarah yang ditulis oleh ulama ulama Islam (bukan ulama ulama Syi’ah) ada dua fersi, yang pertama dan yang kuat adalah Sayyidina Ali kw membaiat Kholifah Abubakar ra pada hari dimana diadakan pembaiatan umum di Masjid Nabawi, sebelum Rosululloh SAW dimakamkan. Beliau datang ke Masjid Nabawi bersama Zubair Ibnul Awwam ra.
    Namun sebelum beliau membaiat Sayyidina Abubakar ra sebagai Kholifah, Sayyidina Ali kw sempat menegor Sayyidina Abubakar ra mengenai tidak diundangnya beliau dalam pertemuan di Sagifah tersebut. Sebab beliau merasa berhak untuk diajak bermusyawaroh, mengingat dekatnya beliau dengan kekeluargaan Rosululloh SAW.
    Dengan demikian beliau Sayyidina Ali kw tidak memprotes diangkatnya Sayyidina Abubakar ra sebagai Kholifah, tapi beliau memprotes kok tidak diajak bermusyawaroh.
    Tapi setelah beliau diberi tahu bahwa pertemuan tersebut diadakan oleh orang orang Anshor dan pengangkatan Sayyidina Abubakar ra sebagai Kholifah itu secara tiba tiba, maka Sayyidina Ali kw segera membaiat Kholifah Abubakar ra.
    (Ansaabul Asyrof – 2 / 263 oleh Al Baladhiri, Tarikhul Khulafa’-hal.56, oleh Assuyuty, Al Mustadrok – 3 / 66 ,Al Hakim).

    Yang kedua Sayyidina Ali kw membaiat Kholifah Abubakar ra setelah enam bulan, tapi riwayat ini lemah dan bertentangan dengan keadaan Sayyidina Ali kw yang ternyata setelah Rosululloh SAW wafat beliau tetap Sholat di Masjid Nabawi dibelakang Kholifah Abubakar ra. Bahkan beliau sering memberikan saran kepada Kholifah Abubakar ra, terutama dalam mengahadapi orang orang yang Murtad dan orang orang yang tidak mau membayar atau mengeluarkan Zakat.
    Namun baik yang pertama maupun yang kedua toh akhirnya Sayyidina Ali kw membaiat Kholifah Abubakar ra. Bahkan Sayyidina Ali kw pernah berkata; Bagaimana kita tidak menerimanya sebagai pemimpin urusan dunia kita (Khilafah), sedang kita sudah menerimanya sebagai pemimpin urusan agama kita (sebagai Imam Sholat yang ditunjuk oleh Rosululloh SAW).

    Demikian sedikit mengenai baiatnya Sayyidina Ali kw kepada Kholifah Abubakar ra.
    ***

    Peristiwa hari kemis, surat yang tidak jadi ditulis oleh Rosululloh SAW.

    Hadits tersebut dikenal dengan
    Roziyyah Yaumil Khomis

    Memang betul Hadits tersebut dimuat dikitab kitab Umat Islam seperti kitab Bukhori, tapi sayang orang orang syiah tidak membaca Syarah dari Hadits tersebut yang disampaikan oleh Ulama Ulama Islam, seperti dari kitab Fat’hul Bari. Tapi mereka justru membaca komentar dari Mulla Mulla Syi’ah. Akibatnya mereka memberikan komentar sesuai dengan pendapat dan selera anda serta tingkat anda berfikir. Apalagi dasar mereka membacanya dengan Ainussukhut sehingga yang baik mereka lihat jelek dan yang benar mereka lihat salah.

    Adapun yang dimaksud dengan Hadits tersebut;
    Pertama kita harus tahu bahwa saat itu hari kamis 8 Robiul Awal Rosululloh SAW sedang sakit, dimana suhu badannya atau panas badannya sangat tinggi. Hari itu beliau berada dirumah istri tercintanya Ummul Mu’minin Aisyah ra.
    Pada waktu itulah Rosululloh SAW meminta kepada keluarganya yang ada saat itu disampingnya untuk mengambilkan kertas dan tinta untuk menulis sesuatu. Apa yang akan ditulis oleh Rosululloh SAW saat itu hanya Alloh SWT yang tahu, karena Rosululloh SAW mengurungkan niatnya untuk menulis.
    Mungkin Mulla Mulla Syi’ah yang mengaku mempunyai sifat sifat Alloh juga tahu. Terbukti mereka bisa tahu apa apa yang akan ditulis oleh Rosululloh SAW saat itu.

    Dengan demikian yang berhak mengambilkan dan memberi kertas dan tinta atau sebaliknya tidak memberikan permintaan tersebut adalah keluarga Rosululloh SAW, mereka adalah Ahlul Bait yang bisa masuk mengambil dan memberikan kepada Rosululloh SAW.
    Jadi yang berhak memberi atau menolak permintaan Rosululloh SAW tersebut bukan Sayyidina Umar ra dan bukan Sahabat yang lain serta bukan Mulla Mulla yang suka mengoreksi kitab kitab Hadits Umat Islam, tapi keluarga Rosululloh SAW.
    Adapun Sayyidina Umar ra berpendapat seperti itu, dikarenakan cintanya serta sayangnya beliau kepada Rosululloh SAW yang sekaligus sebagai menantunya, yang saat itu sedang sakit dan demam tinggi. Tapi tetap yang berhak memberi dan menolak adalah keluarga Rosululloh SAW.
    Sedang suara ribut atau gaduh yang sampai terdengar oleh Rosululloh SAW saat itu, dikarenakan saat itu sebagian keluarga Rosululloh SAW ada yang sefaham dan sependapat dengan pendapat Sayyidina Umar ra dan sebagian ada yang tidak sependapat. Sehingga ketika suara suara tersebut terdengar oleh Rosululloh SAW, maka beliau Rosululloh SAW mengurungkan niatnya untuk menulis.
    Selanjutnya oleh karena beliau akan beristirahat, maka beliau meminta orang orang yang ada didalam kamar yang sangat kecil itu untuk keluar.
    Adapun keterangan Mulla Mulla Syi’ah yang mengatakan saat itu Rosululloh SAW akan mengangkat Imam Ali kw sebagai penggantinya, maka diatas sudah saya sebutkan hanya Alloh dan Mulla Mulla yang tahu apa yang akan ditulis oleh Rosululloh SAW. Maklum mereka kan mendudukkan dirinya seperti Alloh.
    Sebenarnya keterangan yang seperti itu justru menggugurkan keyakinan mereka bahwa Rosululloh SAW sudah mengangkat Imam Ali kw di Ghodir Khum. Karena apabila Rosululloh SAW sudah mengangkat Imam Ali kw sebagai penggantinya, lalu untuk apa ditulis lagi. Itulah ajaran Syi’ah, saling berbenturan antara ajaran yang satu dengan yang lain.
    Dan keterangan mereka tersebut sekali gus merupakan pengakuan mereka bahwa Sayyidina Umar ra adalah seorang Waliyulloh yang Mukasyif yang sudah tahu apa yang akan ditulis dan masih didalam hati Rosululloh SAW

  17. Simanjuntak said

    BUAT INFOSYI’AH

    NAMPAKNYA INFOSYI’AH SUDAH TIDAK LAGI SEBAGAI MODERATOR YANG BAIK, SEBELUMNYA SAYA RESPECT DENGAN ANDA, TAPI SEKARANG……

  18. infosyiah said

    Salam,

    Terima kasih sebelumnya atas keterusterangan Anda. Namun, mungkin bisa disebutkan apa yang membuat Anda berkesimpulan demikian?

    Infosyiah

  19. sonny said

    Info keberadaan “deklarasi ulama wahabi” itu dapet dari mana ?
    Ane termasuk setia ngikuti perkembangan khabar2 salafy dan ndak pernah ada deklarasi semacam itu ?

    Jangan2 gak valid,… Ibnu Sirin bilang : ‘Sanad itu adalah agama, maka perhatikan dari mana kamu mengambilnya’.

    Sekali lagi… dari mana sumbernya ?

  20. zoelkiflie said

    Tangganpan Untuk Pak Hussein ,Bapak sepertinya lari dari pokok masalah, disini bukan membahas sejarah.
    tapi perlu kutanggapi Bapak harus menilai Ulama kita sendiri yang berbeda pendapat bahkan kalau arah2 ke Syiah dibunuh contohnya banyak An Nassai, At Thabari dll
    atau dituduh Mutazillah dll anehkan
    tapi kalau ulama mereka sepakat.tidak seperti ulama dari kita yang memiliki sejarah yang berbeda2
    yaaa kalau ku lihat ngga jauh beda dengan ulama golkar
    begitu terjadi reformasi semua cuci tangan.
    dan sejarahnya SM KARTOSUWIRYO sampai sekarang namanya
    tetap buruk dimata anak sd .
    jadi kita fikirkan balik sejarah kita
    masih banyak yang harus kita pelajari.
    jadi yang harus diselesaikan gimana supaya ISLAM SUNNI
    DAN ISLAM SYIAH BERSATUUUU!!!

  21. Simanjuntak said

    Pro Infosyi’ah

    Komentar anda pada nomor 14 di atas, apakah berita itu sudah anda check kebenarannya ?
    Bagaimana komentar anda adanya berita issue bahwa di United States (USA) semua muslim akan dibunuh/diusir ? (seperti info pada topik di situs ini ?)
    Saya tidak mempermasalahkan keberpihakan pada faham anda, itu hak anda, tapi kalau berkonotasi paling tidak berpotensi provokasi semestinya anda sebagai pengelola situs/moderatoe yang baik seyogyanya anda tidak berkata demikian, paling tidak diam saja.
    Terima kasih,
    Mohon Maaf

  22. infosyiah said

    Salam,

    Terima kasih atas perhatiannya. Masalah pengecekannya jelas sudah.
    Sementara mengenai berita di Amerika itu, seperti yang sudah-sudah, Infosyiah telah menjelaskan masalahnya. Coba lihat lagi deh di sana.

  23. Salman said

    Kpd penganut syi’ah

    Kalau berita bahwa semua penganur syi’ah akan dibunuh itu benar, bagaimana orang bisa membedakan bahwa seseorang menganut faham syi’ah, bukankah faham syi’ah bisa ber TAQIYYAH gunakan saja Taqiyyah ini dengan pura-pura menjadi wahabi atau aswaja atau nasrani atau apasaja yang penting aman didunia. Tapi menurut saya lebih baik jangan ber TAQIYYAH, bukankah ini kesempatan baik buat penganut syi’ah untuk melawan/perang sehingga kalau kalah dan terbunuh pasti mati SYAHID (Kesempatan untuk mati syahid).

  24. biasa_saja said

    Bertaqiyah sebenarnya adalah untuk menjaga darah kaum muslim juga.
    Menghindar dari murka ALLAH.
    Jihad melawan nafsu sendiri untuk tidak membunuh sesama muslim.
    “manusia cenderung membenci sesuatu yang tidak diketahuinya”

  25. aq said

    Mo bunuh pengikut ahlul bait kalo berani!!

    iya sih bos dedengkotnya (Bush)aja! nggak bisa tidur mikirin cara buat ngabisin iran.

    apalagi anak buahnya!!!!!!!!!!

  26. nana said

    Tenang BOSSs!!!
    Santai, jangan pake emosi, lagian ga mungkinlah mo bunuh-bunuhan lewat internet, kecuali mungkin kalo maen internet 10 hari non stop tanpa makan, minum atau tidur. Klo mati karena itu sih bukan bunuh-bunuhan tapi BODOH!!!

  27. Mr.Nunusaku said

    Numbang lewat disitus ini,

    yang saya perhatikan disini; Fatwa buat membunuh sesama muslim..?
    Baca nih ayat alkitab non muslim, (keluaran 16:12) Hagar dan Ismail. ayat 12..SEORANG LAKI-LAKI YANG LAKUNYA SEPERTI KELEDAI LIAR, DEMIKIANLAH NANTI ANAK ITU; TANGANNYA AKAN MELAWAN TIAP-TIAP ORANG AKAN MELAWAN DIA, DAN DITEMPAT KEDIAMANNYA IA AKAN MENENTANG SEMUA SAUDARANYA.

    AYAT INI TEPAT SEKALI APA YANG TERJADI DENGAN SEMUA MUSLIM YANG MEMBUNUH SESAMA MUSLIM, SEPERTI APA YANG TERJADI DI IRAK: SYIAH DAN ALI SUNNAH SALING MEMBUNUH. Selamat merenungkan hei Muslim.

  28. denjaka syiah said

    dasar dogol sok tahu, ente pasti non-muslim, yang di irak itu rezim baath, + al-Qaeda (buatan amerika), +amerika, +zionis, +inggris, +antek2 (denmark, belanda, dll) vs sunni wa syiah. ISLAM ADALAH AGAMA YANG CINTA DAMAI!
    ente boleh cari data empiriknya, bahwa pertempuran yang paling banyak mengeluarkan darah di islam adalah, masa2 perang sesama islam, seperti perang Jamal, perang Shiffin, perang Karbala, dan kita sudah memasukkan orang2 kayak yazid, muawiyah, sebagai la’natullah. tetapi ente ada urusan apa dengan perang antara sesama muslim?
    Apa kita adalah ancaman bagi agama lain? TIDAK SAMA SEKALI!
    asal ente tahu saja: penaklukan yang dilakukan islam di wilayah nonmuslim hampir2 tidak meneteskan darah penganut agama lain.
    penaklukan konstantinopel +perang persia (jaman umar)+perang yerusalem, korban nonmuslim jauh lebih sedikit dari genocid yang dilakukan serbia atas bosnia, atau genocid yang dilakukan nasrani pada penganut islam di yerusalem, atau genocid serbia atas etnis albania, atau macedonia, pilih salah satu saja. nah apakah ente ingin tahu record yang dilakukan nasrani? pembantaian atas suku indian maya, sampai kebudayaan itu ludes, aztek juga ludes, demikian juga inca, kemudian pembantaian etnis suku2 indian nomad di amerika utara dari pawnee, huron, apache, comanche, dan semuanya. pemerosotan peradaban dan perbudakan di afrika dari jaman kolonialisme sampai sekarang dll. so menurut ane, nasrani adalah rezim yang paling banyak menghabiskan nyawa, dan penumpah darah terbesar dalam sejarah peradaban manusia dari nabi Adam sampai sekarang.

  29. bosen said

    alaaaaaaa……h, fitnah sana-sini, ujung ujungnya pengen berkuasa juga…
    ada yang Ngaku-ngaku pengikut dan pecinta keluarga rosul, ada yang ngaku-ngaku pecinta sunnah rosul, ada yang ngaku2 penegak khilafah islam, ada yang ngaku2 dan semua sekedar ngaku-ngaku….
    klo cuma sekedar ngaku-ngaku……. wah ??????
    diskusi sana-sini membuka kisah luka lama menurut versi masing2……
    sekarang tanya sama diri sendiri…. pengabdian kita sama Allah sudah sejauhmana, keikhlasan kita.
    kalau anda benar pecinta keluarga rasul, kalau anda benar pecinta sunnah rosul niscaya anda akan menjadi rahmat untuk sekalian alam. bukan sebaliknya malah jadi sumber masalah dimukabumi…
    klo dipikir-pikir jangan jangan yang suka bikin masalah mereka yang cuma sekedar ngaku-ngaku pecinta ini pecinta itu tapi ibadahnya, keiklasanya ????????

    hanya Allah dan anda sendiri yang tau jawabanya…

  30. kesesatan wahaby/salapy laknatullah :
    http://salafytobat.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: