Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

SENJAKALA AMERIKA

Posted by infosyiah pada 0, Februari 22, 2007

SENJAKALA AMERIKA

Irman Abdurrahman

Masih ingat kata-kata “presiden miskin” Ahmadinejad: “Amerika adalah air mancur yang pasti jatuh”. Meski kata-kata tersebut bukan nubuat profetik, indikasi-indikasi ke arah yang dimaksud hari demi hari kian benderang.

“Air mancur” itu sudah mencapai puncak kejenuhan, dan indikasi-indikasi berikut menjelaskan proses kejatuhannya:

1. Sumur minyak al-Ghawar (Arab Saudi) ditengarai para analis mulai mengering. Ini lumbung minyak terbesar AS, yang dikuras ARAMCO, korporasi minyak AS-Saudi. Ini menandakan AS mulai kekurangan sumber energi untuk menggerakkan mesin-mesin industrinya. Sementara itu, negara-negara kaya minyak lainnya pelan-pelan mulai meninggalkan AS. Venezuela serta Iran lebih suka menjual emas hitam milik mereka ke Cina, Rusia, dan Eropa. Irak, salah satu harapan terakhir AS, mulai dihisap dengan dikeluarkannya draf UU migas Irak yang isinya tidak lain adalah memprivatisasi habis minyak negeri mesopotamia itu.

2. Defisit perdagangan AS mencapai lebih daripada $700 miliar sehingga dolar mulai terdevaluasi.

3. Defisit anggaran federal AS mencapai $260 miliar

4. Utang nasional AS mencapai angka $8 triliun!!! AS adalah negara dengan utang paling besar (kabarnya anggaran perang juga dibayar dari utang).

5. Lapangan kerja di AS mulai langka (mungkin yang tersisa cuma profesi tentara) Ini karena korporasi-korporasi AS lebih suka mempekerjakan orang-orang asing, terutama Cina dan India, yang sama terampilnya dengan orang-orang AS tapi dengan gaji setengah orang-orang AS (ajoy globalisasi memangsa anaknya sendiri!!!)

6. Inflasi di AS membubung hingga 84% (Indonesia saja 15% sudah megap-megap). Akibatnya harga rumah dan biaya kuliah melonjak hingga 3x lipat (untung saja orang Indonesia terbiasa tinggal di gubug-gubug)

7. Karena dolar terdevaluasi, maka kini banyak bank sentral di dunia dan juga banyak negara mulai mengkonversi cadangan devisa mereka kepada euro!!!

Lalu, apa yang membuat AS masih bertahan? Jawabannya: karena masih ada negara yang mau memakai dolar mereka sebagai alat pembayaran. Jadi, untuk menenggelamkan AS, kini hanya tinggal diperlukan satu tombol: ENYAHKAN DOLLAR DARI SISTEM PEMBAYARAN INTERNASIONAL! !![infosyiah]

Sumber: milist ISLAT

 

2 Tanggapan to “SENJAKALA AMERIKA”

  1. Haji Muhammad Abdullah said

    Assalamualaikum

    Agama Kristen adalah agama terbesar di AS dan agama Judaica adalah agama kedua terbesar di AS. Orang2 Yahudi beragama Judaica. Sejak tahun 1945 ummat Islam mulai datang ke AS sebagai pengungsi atau sebagai pendatang. Banyak orang AS berpendapat bahwa agama Islam telah sama besar dengan agama Judaica; atau agama Islam sekarang adalah agama kedua terbesar di AS.

    Muslim & muslimah yang mengikuti madhab Ahlul Bait (Syiah) banyak yang mengugsi ke AS karena mereka ditindas oleh pengikut2 madhab Ahlul Sunnah (Sunni) di Iraq, Lebanon, India, Pakistan, Afganistan dll. Orang2 Arab yang mengikuti madhab Ahlul Bait (Syiah) banyak membangun Masjid.

    Orang2 Ajam (non Arab) yang mengikuti madhab Ahlul Bait (Syiah) banyak yang menjadi dosen atau guru besar di Universitas2 AS jurusan agama Islam; sehingga madhab Ahlul Bait (Syiah) berkembang dengan cepat di AS

    Kita dapat mengikuti perkembangan madhab Ahlul Bait (Syiah) di AS pada http://www.imam-us.org

    Pemerintah AS di mata pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syiah) dari Iraq & Afganitan adalah pahlawan; karena President Bush dapat menggulingkan Saddam Husain dan sekarang politik di Iraq dikuasai oleh pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syiah); atau organisasi Taliban yang dikuasai oleh pengikut2 madhab Ahlul Sunnah (Sunni) di Afganistan telah dihancurkan oleh Pemerintah AS. Organisasi Taliban dan organisasi Al Qaida sangat rajin membunuh muslim & muslimah yang mengikuti madhab Ahlul Bait (Syiah) di Afganistan dan Iraq.

    Pemerintah AS di mata pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syiah) dari Iran adalah SETAN BESAR; karena Pemerintah AS selalu mencoba menggagalkan program Nuklir yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Iran.

    Pemerintah Saudi Arabia sengaja tidak menaikan harga minyak bumi untuk menolong Pemerintah AS; sehingga Pemerintah Iran tidak memilik dana yang banyak untuk pengembangan Technologi Nuklir.

    Pemerintah RI juga menderita akibat keputusan Pemerintah Saudi Arabia yang menolak menaikan harga minyak bumi. Pemerintah Saudi Arabia sangat menentukan keputusan2 yang dibuat oleh OPEC.

    Persediaan minyak bumi di tanah air makin menipis dan bekurang; sehingga Pemerintah RI membutuhkan harga minyak bumi yang sangat tinggi; supaya Pemerintah RI dapat membayar hutang luar negri yang besar.

  2. infosyiah said

    salam kenal Haji Abdullah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: