Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Allah hanya menerima amal orang bertakwa. Apakah ini tidak membuat orang biasa dan yang berbuat dosa menjadi putus asa?

Posted by infosyiah pada 0, Februari 27, 2007

Soal: Allah hanya menerima amal orang bertakwa. Apakah ini tidak membuat orang biasa dan yang berbuat dosa menjadi putus asa?

Jawab: Pertama, Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah hanya menerima ( kurban ) dari orang- orang yang bertakwa” (Maidah: 27). Takwa memiliki derajat. Itulah mengapa dalam al-Quran ada kalimat “atqa”, yang paling bertakwa. Allah berfirman: “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu”.

Mayoritas manusia, bahkan orang-orang yang melakukan dosa juga bertakwa. Mereka memiliki derajat takwa. Tidak benar bila dikatakan mereka sama sekali tidak bertakwa. Itulah mengapa di sela-sela perbuatan dosanya mereka masih berbuat kebajikan.

Kedua bila pemerintah menerima pegawai negeri dengan syarat mereka yang berpendidikan tinggi, tidak berarti bahwa mereka yang tidak berpendidikan tidak diterima. Dalam hal ini syarat resmi menjadi pegawai negeri adalah lulusan perguruan tinggi. Dan itu tidak berarti selain mereka tidak berhak menjadi pegawai negeri atau bila melakukan sebuah pekerjaan, maka tidak akan diberi imbalan.

Ketiga, Penerimaan sebuah amal juga memiliki tingkatan. Ada penerimaan yang biasa-biasa saja dan ada penerimaan yang baik “dengan penerimaan yang baik” (Ali Imran: 37). Ada juga penerimaan yang paling baik sebagaimana dinukil dalam doa “Terimalah dengan sebaik-baik penerimaan dari-Mu” (Doa perpisahan dengan bulan Ramadhan). Dengan dasar ini, penerimaan amal perbuatan seseorang sesuai dengan tingkat takwanya.

Penjelasan di atas menyingkap kenyataan lain bahwa pahala yang disebutkan dalam al-Quran berkaitan dengan pelaku, amal perbuatan dan kondisi berbeda-beda:

Sebagian amal perbuatan mendapat pahala dua kali lipat “Dhi’fain” (Baqarah: 265).

Sebagian amal perbuatan mendapat pahala beberapa kali lipat “Adh’afan” (Baqarah: 245).

Sebagian amal perbuatan mendapat pahala sepuluh kali lipat “Falahu ‘Asyru Amtsaliha” (An’am: 160)

Sebagian amal perbuatan mendapat pahala 700 kali lipat “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan harta mereka di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai yang pada setiap tangkainya terdapat seratus biji” (Baqarah: 261).

Sebagian amal perbuatan mendapat pahala yang tidak diketahui oleh seorang pun berapa banyaknya selain Allah “Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka” (Sajadah: 17)

Perbedaan dalam jumlah pahala berdasarkan perbedaan niat dan bentuk perbuatan.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: