Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Mengapa Islam menilai sebuah amal perbuatan dari niat dan menerimanya dengan syarat niat mendekatkan diri disertai keikhlasan?

Posted by infosyiah pada 0, Maret 2, 2007

Soal: Mengapa Islam menilai sebuah amal perbuatan dari niat dan menerimanya dengan syarat niat mendekatkan diri disertai keikhlasan?

Jawab: Dalam pekerjaan dunia pun niat menjadi penentu. Sebagai contoh camkan contoh berikut ini:

Seorang dokter bedah dengan pisau bedahnya membedah dan merobek perut pasiennya. Seorang penjahat dengan pisaunya merobek perut korbannya. Keduanya sama merobek perut, tapi apa yang dilakukan oleh dokter bedah merupakan sebuah pelayanan terhadap masyarakat, sementara apa yang dilakukan oleh penjahat terhitung tindakan kriminal.

Dokter bedah bisa saja karena uang ia melakukan kerjanya, begitu pula karena ingin melayani dan membantu sesama manusia ia melakukan kerjanya. Setiap tujuan yang dipikirkannya memiliki nilai khusus.

Contoh lain:

Sebuah gelas penuh air kita tawarkan kepada tiga orang untuk meminumnya. Salah seorang tidak meminumnya karena tidak ingin minum air. Orang kedua tidak meminumnya dengan alasan benci terhadap orang yang memberi air. Orang ketiga tidak meminum air dengan alasan bahwa orang keempat lebih membutuhkan air itu, berikan air kepadanya! Ketiga orang tersebut sama-sama tidak minum air, namun tujuan tidak minum air mereka berbeda. Perbedaan tujuan ini membuat nilai perbuatan mereka juga berbeda.

Di setiap uang kertas ada semacam benang khusus yang menjadi petanda bahwa uang itu adalah asli. Tanpa benang khusus itu, uang kertas tersebut dianggap palsu. Dalam beribadah kepada Allah harus ada benang kuat yang menghubungkan seorang hamba dengan penciptanya. Itulah yang disebut dengan niat mendekatkan diri kepada-Nya dan ikhlas. Bila benang kokoh itu putus atau tidak ada, maka hubungan manusia dengan Allah menjadi terputus dan tidak diterima.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: