Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Ayatullah Subhani menggugat aksi catut nama yang dilakukan oleh Wahabi

Posted by infosyiah pada 0, Maret 4, 2007

Ayatullah Subhani menggugat aksi catut nama yang dilakukan oleh Wahabi

Aksi penerbitan buku Wahabi di Arab Saudi,  dengan mencatut nama Ayatullah Ja’far Subhani sebagai penerjemah untuk menyebarkan paham Wahabi, membuat beliau mengajukan gugatan. Ketika Ayatullah Subhani ditanya, menurut berita, di tanah Haram, Mekkah dan Madinah, ada cara tidak etis yang dilakukan oleh pihak Wahabi untuk melakukan tablig. Karena menolak mazhab Syi’ah, mereka mencetak buku berbahasa Arab dan kemudian menerjemahkannya ke dalam bahasa Parsi. Anda dicantumkan sebagai penerjemah buku itu. Padahal Anda tidak melakukan itu. Apakah ada penjelasan yang lebih mengenai masalah ini?

Ayatullah Ja’far Subhani menjawab:

“Hakikatnya, Wahabi sekarang mempergunakan ide Machiavelli (menghalalkan segala cara). Dengan kedustaan dan kebohongan, mereka ingin mentabligkan mazhab mereka yang tidak berdasar. Gerakan ini adalah sebagian dari gerakan penentangan terhadap Syi’ah di kawasan Timur Tengah. Dibalik dari gerakan-gerakan ini adalah musuh-musuh Islam. Mereka ingin menyebarkan konflik mazhab dengan menghadapkan Syi’ah dan Ahli Sunah dalam sebuah konflik dengan harapan dapat sampai pada tujuannya.

Oleh karenanya, politik pecah belah adalah salah satu prinsip dari kolonialisme. Sampai saat ini mereka masih menerapkan prinsip ini. Berbagai ragam sebab perpecahan mereka buat. Kelompok yang tidak sadar, tidak waspada dan tidak mengetahui mazhab Syi’ah dikondisikan sedemikian rupa untuk turut mengafirkan pecinta Ahlul Bait.

Saat ini, ketika saya menjawab pertanyaan kalian, di hadapan saya, ada fatwa salah satu dari ulama Wahabi bernama Abdullah bin Jabrin. Ini adalah fatwanya yang kedua mengafirkan Syi’ah. Pertama kalinya ia mengeluarkan fatwa pengafiran Syi’ah pada tahun 1412 Hijriah. Pada waktu itu juga, saya menuliskan jawabannya dengan argumentasi lengkap yang akhirnya dibukukan dengan nama “al-Iman wa al-Kufr” (iman dan kafir). Tulisan saya itu dimuat di majalah berbahasa Arab dalam bentuk artikel. Makalah saya itu sampai di tangan semua kelompok takfir, Wahabi. Akan tetapi, orang-orang keras kepala seperti Abdullah bin Jabrin masih belum puas dengan tingkah laku tololnya. Kali ini, dengan memperkenalkan dirinya sebagai salah satu dari anggota ulama besar Arab Saudi, pada bulan Muharam tahun ini 1428 Hijriah, mengeluarkan fatwa pengafiran Syi’ah. Itu dengan tuduhan-tuduhan tanpa bukti. Semuanya muncul dari informasi-informasi salah tentang Syi’ah dari orang-orang yang punya kepentingan yang kemudian dicekoki kepadanya.

Jujur saja, bila pemerintah Arab Saudi benar-benar punya pikiran untuk melenyapkan teroris, maka fatwa-fatwa yang semacam ini adalah sumber terbesar aksi teror. Selama ini, mereka hanya menebang ranting-ranting terorisme dan tidak pernah menyentuh akarnya. Saya meminta kepada pemerintah Arab Saudi agar menunjukkan ketulusannya dengan menindak fatwa-fatwa yang seperti itu.

Pertanyaan Anda mengenai terjemahan buku yang mencatut nama saya. Perlu saya jelaskan bahwa sampai saat ini ada dua buku yang mencatut nama saya sebagai penerjemah. Dan ketahuan bila itu bohong.

1.      Nahjul Balaghah Ra Du Bareh Bekhanim (Membaca kembali Nahjul Blaghah) yang ditulis oleh Abdurrahman bin Abdullah Jamian. Pada edisi Parsinya sebagai penerjemah ditulis Ja’far Subhani.

2.      Sualati keh Ba’ese Hedayate Javanane Shieh Shud (pertanyaan-pertanyaan yang membuat pemuda-pemuda Syi’ah mendapat hidayah). Buku ini disusun oleh Sulaiman bin Saleh al-Khirasyi. Pada edisi Parsinya sebagai penerjemah ditulis Ja’far Subhani.

Pasti usaha ini punya latar belakang yang panjang. Namun, bila perbuatan yang tidak sesuai dengan undang-undang dan menginjak-injak rasa kemanusiaan tidak ditindak, maka dikemudikan hari akan banyak buku-buku yang mereka terbitkan dengan mencatut nama ulama Syi’ah. Cara-cara yang mereka tempuh ini menunjukkan bahwa pengaruh Syi’ah di kalangan pemuda di Timur Tengah cukup kuat. Mereka kemudian tidak terima dengan keadaan ini. Mereka berpikir dengan cara seperti ini dapat meredam, walaupun untuk sementara, penyebaran Syi’ah.

Saya telah mengambil keputusan untuk mengajukan gugatan kepada dua badan resmi:

1.    Saya akan menulis surat ke badan-badan yang membela hak-hak asasi manusia seperti organisasi hak-hak asasi manusia di Jazirah Arab. Mereka harus mendengar apa yang tengah terjadi. Saya sangat berharap agar mereka mau melaksanakan kewajiban mereka sebagai pelindung hak-hak asasi manusia.

2.    Saya akan mengirim surat ke asosiasi penulis Arab yang berpusat di Syiria. Organisasi ini yang secara resmi melindungi hak-hak penulis. Kebetulan sekali, beberapa waktu lalu Ali Aqlah Arsan, mantan ketua asosiasi penulis Arab, melakukan kunjungan ke Yayasan Imam Shadiq as, (yayasan yang dipimpin oleh Ayatullah Ja’far Subhani –pen). Beliau menyaksikan aktivitas dan usaha dari para peneliti dan penulis yayasan. Kami menyampaikan niat tidak baik yang telah dilakukan oleh Wahabi dan meminta untuk masalah ini dibawa ke asosiasi penulis Arab.

Kami sangat berharap suatu bendera hari tauhid dan bersatunya hati kaum muslimin di seluruh negara-negara Islam. Pada saat itu setan dan orang-orang yang memiliki sifat setan tidak pernah mampu mewujudkan cita-citanya”.[infosyiah]

9 Tanggapan to “Ayatullah Subhani menggugat aksi catut nama yang dilakukan oleh Wahabi”

  1. abu aqli said

    Manusia di kenal karena Kehormatannya..

    Bila Manusia lain menghancurkan Kehormatan Manusia Lainnya, maka Hijab aib pun akan ALLAH Ta’ala tampakkan tanpa cela, sampai ia meminta maaf tuk ‘Horisontal dan Vertikal’

    Saatnya Wahabi sadar bahwa mereka amat jauh dari Islami…

  2. ressay said

    Untuk Ayatullah Ja’far Subhani yang terhormat (semoga Allah memanjangkan umur Antum), kalau menurut saya di dunia ini tidak ada yang kebetulan. Saya yakin kunjungan Ali Aqlah Arsan, mantan ketua asosiasi penulis Arab, ke Yayasan Imam Shadiq as itu sudah rekayasa Allah.

    Semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan dengan sekuat-kuatnya perlindungan kepada para ulama-ulama yang senantiasa menyerukan persatuan Islam baik sunni maupun syi’ah.

  3. infosyiah said

    Mas Abu Aqli dan Ressay, mohon doanya semoga infosyiah dapat terus memberikan informasinya membongkar kebusukan cara Wahabi dalam berdakwah…

  4. ressay said

    Insya Allah ustadz. Saya yakin ketika Antum membuat weblog ini, mata mereka pedih. Saking pedihnya mata mereka, mereka enggan untuk membuka kembali weblog ini. tetapi saya yakin seyakin-yakinnya, hati mereka gundah. karena di dalam kedalaman sanubari mereka, masih ada nilai-nilai kesucian yang senantiasa menyerukan kebenaran.

  5. infosyiah said

    Doakan saja,
    infosyiah lagi mempertimbangkan memuat tulisan2 terbaru Ayatullah Ja’far Subhani terkait dengan masalah Wahabi. Dan yakin ini akan lebih baik dari buku-buku beliau yang sudah ada dan telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Karena tulisannya ini dimuat setiap minggu di majalah hauzah selain lebih lengkap adalah lebih baru. Oleh karenanya, isu-isu paling baru terkait dengan masalah pasti dimuat…

  6. ressay said

    Alhamdulillah. Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.

    Ustadz, mau tanya. Kalau Hayati Muhammad itu syi’i juga? saya muat tulisan beliau yang judulnya “Islam Bicara Wanita.” Di situ beliau mengutip tafsir Ayatullah Muhammad Husein Thabathaba’i.

  7. infosyiah said

    Ya jelas dong…
    Itu istri salah satu ustadz kita, cukup produktif…

  8. ressay said

    emangnya ustadz siapa? wah…wah…berarti LDK Kampus sudah kecolongan nih. di buletin mereka memuat tulisan itu. setelah membaca saya langsung sms redaksinya, “Terima kasih karena Anda telah mau memuat tafsir dari ulama Ahlulbayt.”

    hehehehe….

  9. infosyiah said

    bisa ditanyakan langsung ke Alhuda…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: