Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Pernyataan Dar at-Taqrib Baina Madzahib Islami di Kairo

Posted by infosyiah pada 0, Maret 11, 2007

Pernyataan Dar at-Taqrib Baina Madzahib Islami di Kairo

Untuk pertama kalinya Dar at-Taqrib Madzahib Islami yang berpusat di Kairo mengeluarkan pernyataan berkaitan dengan ikhtilaf antar mazhab yang terjadi di timur Tengah. Pernyataan itu ditandatangani oleh Syaikh Mahmud Asyur wakil sebelumnya al-Azhar dan pimpinan Dar at-Taqrib saat ini bersama Abdullah Qummi, sekjen Dar at-Taqrib di Kairo.

Dalam pernyataannya, Dar at-Taqrib Bina Madzahib Islami di Kairo mencemaskan peristiwa-peristiwa yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Terutama kondisi yang terjadi di Irak. Dar at-Taqrib meyakini bahwa ada kekuatan-kekuatan terselubung; baik dari musuh umat Islam dan sebagian dari umat Islam yang bodoh dan fanatik, yang berusaha untuk mengobarkan fitnah dan menyebarluaskan api perpecahan antara Syiah dan Sunni. Mereka ini berada di balik semua yang terjadi di Timur Tengah, khususnya Irak.

Dalam pernyataan itu juga tertulis: “Musibah akibat pembunuhan, pengusiran paksa dan lain-lain yang terjadi di Irak tidak terbatas pada Syiah dan Sunni. Tapi, antara sebuah mazhab sendiri hal itu juga terjadi”.

Dar at-Taqrib meminta dari ulama Syiah dan Ahli Sunah untuk memainkan peran lebih dari yang sudah ada untuk meredam gejolak yang terjadi. Menyudahi pembunuhan yang terjadi selama ini. Dengan demikian, musuh tidak akan sampai pada tujuannya. Semua harus menaati apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw: “Menghilangkan nyawa seorang muslim, menghilangkan kehormatannya dan menghancurkan hartanya oleh seorang muslim yang lain, hukumnya adalah haram”.

Dalam pernyataan itu disebutkan: “Hendaknya kaum muslimin tidak mengafirkan mereka yang masih salat menghadap kiblat. Kelihatannya masa pengafiran telah lewat, namun akhir-akhir ini terlihat usaha menghidupkan cara ini mulai muncul kembali”.

Menurut Dar at-Taqrib, bahaya yang mengancam Irak saat ini bukan dari Syiah terhadap Ahli Sunah atau sebaliknya. Musuh yang sebenarnya berasal dari luar, musuh umat Islam terhadap Islam.

Berdasarkan poin-poin di atas, Dar  at-Taqrib menegaskan: “Kita tidak punya jalan lain selain hidup bersama secara damai dengan prinsip-prinsip yang sama. Kita hanya akan dapat jaya bila bersatu. Hanya dengan persatuan, menjauhkan diri dari sikap fanatik, memohon kepada Allah, persatuan ulama dan lain-lain, kemenangan dapat diraih”.

Setelah beberapa tahun vakum, Dar at-Taqrib pada awal-awal bulan depan akan mengadakan pertemuan besar tahunan dewan tinggi urusan Islam kementrian wakaf Mesir. Pertemuan itu akan dihadiri oleh tokoh-tokoh dan ulama dari segala penjuru dunia. Dengan pertemuan itu, secara resmi Dar at-Taqrib memulai kembali aktivitasnya.

Dar at-Taqrib Mesir tidak punya urusan dengan politik, tujuannya semata-mata agama. Dalam organisasi ini semua mazhab Islam punya wakil dan menjadi anggotanya. Aktivitasnya selama ini adalah menindaklanjuti apa yang telah dilakukan oleh Dar at-Taqrib sebelumnya. Tokoh-tokoh yang terkenal adalah Syaikh Mahmud Syaltut.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: