Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Konspirasi keji di pertemuan Islamabad

Posted by infosyiah pada 0, Maret 17, 2007

Konspirasi keji di pertemuan Islamabad

Pada tanggal 25 Pebruari 2007 7 menteri luar negeri dari tujuh negara mengadakan pertemuan di Pakistan. Dapat ditebak bahwa sutradara di balik pertemuan itu adalah Amerika dan Israel. Pertemuan itu dilaksanakan di ibu kota Pakistan Islamabad. Ketujuh negara itu adalah Pakistan, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Malaysia, Indonesia dan Turki.

Pada awalnya, pertemuan itu dibuat dengan alasan untuk membuat draf bagi anggota-anggota OKI. Namun, ternyata pertemuan itu punya tujuan lain yang sangat keji. Isi dari pertemuan tertutup itu membicarakan bagaimana caranya agar Israel dapat diterima secara resmi. Dan yang akan menerimanya adalah seluruh dunia Islam. Alasan mereka, pertama, Israel harus diterima secara resmi, setelah itu baru dicari solusi perdamaian di Timur Tengah antara Israel dan negara-negara seperti Syiria, Lebanon dan Palestina.

Pertemuan ini tidak mengikutsertakan negara-negara yang secara jelas menjadi kunci bagi terbentuknya perdamaian di Timur Tengah seperti Iran, Irak, Syiria, Lebanon dan Palestina.

Draf yang telah dihasilkan dalam pertemuan Islamabad akan diberikan kepada anggota OKI. Draf itu belum final karena masih ada perbedaan pendapat tajam dari anggota yang hadir. Draf tersebut terdiri dari 6 pasal.

Pasal pertama dari draf ini terkait dengan negara Palestina. Dalam paragraf ketiga memerintah kepada Abu Mozen untuk berbicara dengan Israel dalam mencari solusi perdamaian.

Usulan ini tanpa melihat pada Hamas sebagai pemerintah yang sah. Pemerintah yang dipilih oleh rakyat Palestina.

Paragraf keempat menekankan untuk menerima Israel secara resmi. Di sana disebutkan bahwa mereka mengusulkan agar negara Palestina harus sudah terbentuk hingga tahun 2008. Dan itu langsung dengan normalisasi hubungan diplomatik negara-negara Arab dengan Israel.

Pasal kedua berkenaan dengan hubungan antara Israel dan Syiria. Dalam draf itu diminta agar keduanya segera melakukan dialog demi terwujudnya perdamaian.

Pasal ketiga, hubungannya dengan Lebanon. Israel diminta agar daerah pertanian Syab’a dikembalikan kepada Lebanon dan seiring dengan itu dialog antara pemerintah Lebanon dan Israel dengan tujuan menerima Israel secara resmi.

Pasal keempat terkait dengan Irak. Disebutkan bahwa terorisme berasal dari luar Irak. Dan penanganannya harus diserahkan kepada pihak pemerintah Irak.

Pasal kelima dan enam berhubungan dengan Iran dan kejadian-kejadian yang sedang berlangsung. Ketujuh negara yang menandatangani draf tersebut mendukung sikap negara 5+1. Mereka juga meminta agar perjanjian Mekkah lebih kokoh dari yang sudah-sudah.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: