Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Rumah tokoh Syiah di Sampang diserbu

Posted by infosyiah pada 0, April 10, 2007

Rumah tokoh Syiah di Sampang diserbu

Metrotvnews.com, Sampang: Ratusan warga Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sambil membawa senjata tajam dan pentungan kayu menyerbu rumah Tajul Arifin di Karang Penang, Senin (9/4) siang. Tajul dituding menyebarkan ajaran sesat. Namun, upaya warga tersebut berhasil dicegah puluhan polisi dan anggota TNi yang telah bersiaga di rumah tersebut.

Tajul sebenarnya mengajarkan ajaran Syiah. Karena itulah, ia membantah ajaran Syiah disebut sebagai ajaran sesat. Apalagi, sebagai salah satu ajaran di dalam Islam, Syiah sudah dikenal secara luas. Namun, ia memahami sikap masyarakat setempat yang menolak ajarah tersebut. Sebab, Syiah belum dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, terlebih lagi warga Sampang.(BEY)[infosyiah]

10 Tanggapan to “Rumah tokoh Syiah di Sampang diserbu”

  1. T Mulya said

    Dalam pengalaman berdakwah dengan ajaran AB, memang diperlukan strategi yang jitu dan kehati-hatian dengan tidak mengurangi nilai-nilai yang disampaikan.

    Mungkin akan lebih bijaksana kalau kita tidak menyinggung masalah yang sensitif seperti masalah Imamah yang pasti akan “menghantam” para sahabat utama yang notabene bagi saudara2 kita dari Ahlu Sunnah
    merupakan manusia2 utama setelah Nabi . Tidak aneh kalau mereka sangat emosional ketika para sahabat itu dikritik/dikecam. Tapi mereka justru tidak marah ketika Nabi dalam riwayat2 sering digambarkan sebagai pribadi yang sering berbuat salah atau disamakan dengan manusia biasa. Ini memang aneh.

    Mungkin kita harus mengevaluasi kembali metode dakwah kita agar tidak terjadi benturan2 yang membahayakan missi dakwah AB.

  2. Haji Muhammad Abdullah said

    BAGIAN PERTAMA

    Syi’ah ditulis dengan huruf Syin, Ya, ‘Ain, Ta Marbutoh. Jika kita membuka Kamus Bahasa Arab tentang definisi Syi’ah, kita akan dapat melihat bahwa Syi’ah berarti pengikut, pendukung, golongan dll. Allah menggunakan kosa kata Syi’ah di dalam AlQuran untuk membedakan golongan para nabi; dengan golongan orang2 kafir.

    Allah menerangkan tentang Syiah (golongan dari) Nabi Ibrahim dan Nabi Nuh Q 37:83 dan tentang Syi’ah (golongan dari) Nabi Musa Q 28:15 dan juga Syi’ah (golongan dari) orang2 kafir yang dipimpin oleh Firaun 28:4

    Ketika Nabi Muhammad masih hidub; kosa kata Syi’ah (golongan, pengikut, pendukung) digunakan untuk membedakan orang2 yang beriman dengan orang2 yang tidak beriman. Orang2 beriman adalah Syi’ah Rasul Allah (golongan Nabi Muhammad atau pendukung Nabi Muhammad). Orang2 yang tidak beriman adalah Syi’ah Jahiliyah (golongan orang2 bodoh atau golongan orang2 kafir).

    Kosa kata Syi’ah berubah arti setelah Nabi Muhammad wafat. Syi’ah Ali (golongan Ali Ibn Tholib) dan Syi’ah Muawiyah (golongan Muawiyah Ibn Abu Sufyan); karena terjadi perang Siffin. Ketika Ali Ibn Tholib berkuasa; Muawiyah Ibn Abu Sufyan melakukan pemberontakan untuk menggulingkan Ali Ibn Tholib.

    Rasullah mengajarkan Islam sesuai dengan madhab Ahlul Bait (Syi’ah) kepada beberapa sahabat tertentu mislnya Abu Dzarr Al Ghifari, Ammar Ibn Yasir, Salman Al Farsi, Khobat ibn Al Arrat, Bilal dll.

    Rasulullah juga mengajarkan Islam sesuai dengan madhab Ahlul Bait (Syi’ah) kepada keluarganya sendiri misalnya Ali Ibn Tholib, Fatimah, Hasan, Husain dll

  3. Haji Muhammad Abdullah said

    BAGIAN KEDUA

    Jika kita membandingkan madhab Ahlul Bait (Syi’ah) dengan madhab Ahlul Sunnah (Sunni) dengan teliti; kita akan dapat menyimpulkan bahwa madhab Ahlul Bait (Syiah) lebih dekat kepada AlQuran dan Sunnah dari pada madhab Ahlul Sunnah (Sunni); karena madhab Ahlul Sunnah (Sunni) ditulis, dibuat, diciptakan kurang lebih 200 tahun setelah Rasulullah wafat.

    Agama Islam sesuai dengan Madhab Ahlul Bait (Syiah) diajarkan langsung oleh Allah kepada Nabi Muhammad; dan juga kepada para nabi sebelum Muhammad misalnya Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Nabi Musa dll; sehingga kosa kata Syi’ah digunakan oleh Allah di dalam AlQuran. Syi’ah berarti golongan, pendukung, pengikut dll

    ALQURAN 37:83
    Sesungguhnya Ibrahim termasuk Syi’ah (golongan) Nuh.

    ALQURAN 3:67
    Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan seorang Nasrani; tetapi dia adalah seorang muslim yang berserah diri kepada Allah; dan dia bukan termasuk orang musyrikun

    ALQURAN 16:123
    Kemudian kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrahim; karena dia seorang yang hanif (orang yang mengakui Tuhan yang maha esa); dan dia (Ibrahim) bukan termasuk orang yang mempersekutukan Tuhan!”

    Kita juga dapat melihat kosa kata Syi’ah dipergunakan oleh Allah di dalam AlQuran untuk golongan Nabi Musa Q 28:15 dan juga golongan orang2 kafir yang dipimpin oleh Firaun Q 28:4

    Rasulullah mengajarkan Islam sesuai madhab Ahlul Bait (Syi’ah) kepada anggota2 keluarganya sendiri misalnya Ali Ibn Tholib, Fatimah, Hasan dan Husain.

  4. Haji Muhammad Abdullah said

    BAGIAN KETIGA

    ALQURAN 26:214
    dan berikanlah peringatan (AlQuran) kepada kerabat kerabat yang terdekat.

    Rasulullah memberikan peringatan (AlQuran) kepada anggota kelaurganya sendiri yaitu keluarga besar Bani Hasyim. Mereka tidak percaya kepada peringatan (AlQuran) yang disampaikan oleh Rasulullah; kecuali Ali Ibn Tholib. Ali Ibn Tholib adalah orang yang pertama masuk Islam.

    Rasulullah berakata: “Barangsiapa yang menjadikan aku MAULA (pelindung, penolong); maka dia juga menjadikan Ali Ibn Tholib sebagai MAULA!”

    Perkataan Rasulullah dianggap sebagai lelucon; sehingga mereka tertawa dan berkata kepada Abu Tholib (bapaknya Ali): “Dia (Muhammad) menyuruh kita untuk mentaati anak kamu!”

    ALQURAN 9:71
    dan orang orang yang beriman; lelaki dan perempuan. Mereka adalah MAULA (pelindung, penolong) untuk orang2 beriman yang lain…

    ALQURAN 66:4
    jika kamu membantu untuk menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah MAULA (pelindung, penolong) dan Jibril dan orang2 yang beriman…

    ALQURAN 47:11
    Sesungguhnya Allah adalah MAULA untuk orang2 yang beriman; orang orang kafir tidak memiliki MAULA (pelindung, penolong)

    Abu Tholib adalah bapaknya Ali. Rasulullah memulai penyebaran agama Islam dari keluarganya sendiri.

    ALQURAN 66:6
    Hai orang orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari siksaan api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Para Malaikat yang kasar dan keras adalah penjaga (api neraka)…

  5. Haji Muhammad Abdullah said

    BAGIAN KEEMPAT

    Rasulullah memulai penyebaran agama Islam kepada keluarganya sendiri; sebelum Rasulullah menyebarkan agama Islam kepada penduduk kota Makkah. Islam yang diajarakan oleh Rasulullah kepada keluarganya adalah madhab Ahlul Bait (Syi’ah)

    ASAL USUL MADHAB AHLUL BAIT (SYI’AH)

    1. Rasulullah (Nabi Muhammad)
    2. Ahlul Bait yaitu Ali Ibn Tholib, Fatimah, Hasan dan Husain
    3. para sahabat tertentu misalnya Abu Dzarr Al Ghifari, Salman Al Farsi, Ammar Ibn Yasir, Khobatt Ibn Al Arrat, Bilal dll

    Husain mengajarkan Islam madhab Ahlul Bait (Syi’ah) kepada anaknya sendiri yang bernama Zainal Abidin.

    Zainal Abidin mengajarkan Islam madhab Ahlul Bait (Syi’ah) kepada anaknya sendiri yang bernama Muhammad Baqir.

    Muhammad Baqir mengajarkan Islam madhab Ahlul Bait (Syi’ah) kepada anaknya sendiri yang bernama Jafar Shodiq.

    ASAL USUL MADHAB AHLUL SUNNAH (SUNNI)

    Jafar Shodiq adalah Imam utama di Masjid Nabawi di Madinah Saudi Arabia. Imam Jafar Shodiq sangat terkenal; karena Imam Jafar Shodiq memiliki ILMU dan TAQWA yang sangat tinggi. Banyak murid yang belajar dari Imam Jafar Shodiq. Beberapa murid Imam Jafar Shodiq menjadi orang2 yang terkenal misalnya Hanafi (Abu Hanifa) dari Iraq dan Maliki (Malik Ibn Anas) dari Saudi Arabia. Imam Jafar Shodiq wafat pada tahun 775.

    Pengikut2 madhab Ahlul Sunnah (Sunni) mengakui Imam Hanafi (Abu Hanifa), Imam Maliki (Maliki Ibn Anas), Imam Syafii, Imam Hanbali.

    Jika kita membaca buku2 yang ditulis oleh Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafii, Imam Hanbali di perpustakaan Universitas Al Azar di Cairo Mesir; kita akan dapat melihat bahwa meraka banyak memuji Imam Jafar Shodiq dari madhab Ahlul Bait (Syi’ah).

    Madhab Ahlul Sunnah (Sunni) ditulis, diciptakan, dibentuk oleh Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafii dan Imam Hanbali kurang lebih 200 tahun setelah Rasulullah wafat. Mereka mencontoh Imam Jafar Shodiq dari madhab Ahlul Bait (Syi’ah).

    1. Rasulullah wafat pada tahun 632.

    2. Imam Jafar Shodiq wafat pada tahun 775; Imam Jafar Shodiq adalah pengikut madhab Ahlul Bait (Syi’ah); dia adalah guru dari para Imam yang diakui oleh pengikut2 madhab Ahlul Sunnah (Sunni).

    3. Imam Hanafi (Abu Hanifa) wafat pada tahun 767; dia adalah pendiri madhab Ahlul Sunnah (Sunni).

    4. Imam Maliki (Malik ibn Anas) wafat pada tahun 795; dia adalah pendiri madhab Ahlul Sunnah (Sunni).

    5. Imam Syafii (Muhammad ibn Idris Asy-syafii) dilahirkan di Palestina; Imam Syafii wafat pada tahun 820; dia adalah pendiri madhab Ahlul Sunnah (Sunni).

    6. Imam Hanbali (Ahmad Ibn Hanbal) wafat pada tahun 855; dia adalah pendiri madhab Ahlul Sunnah (Sunni).

    Jika madhab Ahlul Sunnah (Sunni) dihitung dari Imam Hanafi (Abu Hanifa); maka madhab Ahlul Sunnah (Sunni) dilahirkan 135 tahun setelah Rasulullah wafat.

    Jika madhab Ahlul Sunnah (Sunni) dihitung ddari Imam Hanbali (Ahmad Ibn Hanbal); maka madhab Ahlul Sunnah (Sunni) dilahirkan 223 tahun setelah Rasulullah wafat.

    Orang2 tertentu yang mengikuti madhab Ahlul Sunnah (Sunni) yang sombong rajin mengkafirkan madhab Ahlul Bait (Syi’ah) berdasarkan buruk sangka; padahal buruk sangka adalah dosa besar.

    ALQURAN 49:12
    Hai orang orang yang beriman; jauhilah buruk sangka; karena buruk sangka adalah dosa besar….

  6. auliasaja said

    AllahuAkbar..
    Islam.. ya Islam. Ahlussunah Maupun Syiah, kalau tetap berpegang tegus pada 2 Hal, Quran dan sunnah, Insya Allah tidak akan tersesat selamanya. yang tidak boleh itu membuat2 sesuatu yang tidak pernah diajarkan Rasul, alias Bid’ah. mahdzab Ahlussunah? mesti diadakan penelitian mendalam untuk bisa menyetujui komentar diatas, bahwa syiah lebih dekat kpd Quran.

    lagipula.. bukankah Nabi pernah melarang, dalam sebuah hadits, untuk orang2 mencari2 kesalahan sahabatnya.

    seluruh sahabat beliau itu mulia. apakah dengan mengkritik/mencerca sahabat2 selain ali menjadikan kita lebih baik daripada beliau2 Ra? mudah2an kita semua bisa mengintrospeksi diri. saya sendiri hanya mau menyebut diri islam, tanpa embel2 sunni/syiah. saya Cinta Allah & Rasulnya. itu saja mencukupi untuk saya hidup didunia. InsyaAllah..

  7. jabeer said

    kasiaaaan deh loe orang syiah makanya jangan sembarangan ngajarin ajaran yang aneh-aneh liat kiri kanan dulu donk, udah gitu disampang lagi yang orang-orangnya masih pada primitip, laen kali lebih ati-ati lagi deh louu!!

  8. abu fadl said

    Uraian pak Haji cukup jelas alur logikanya dan argumentasinya kuat. Silakan ajukan argumentasi sanggahan jika tidak setuju. Jangan hanya mengklaim tanpa argumentasi (dalil naqli dan aqli) yang jelas.

  9. ressay said

    benarkah seluruh sahabat itu mulia? benarkah syi’ah mencaci sahabat Nabi? benarkah dua peninggalan Nabi itu adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah?

    Jawabannya adalah TIDAK…!!!!!

  10. shandy husain said

    saya bingung dengan orang yg memberontak atas syi’ah yg saya tau di ponpes atau masjid syi’ah itu saya sering mendengar sesuatu yg baik, walaupun sekarang meskipun syi’ah diberontak tetapi ajaran syi’ah slalu memberi kebenaran tetapi saat saya di bangil ada yg menceramah kalau tidak salah namanya ust.nur kholis dalam ceramahnya tidak ada sesuatu yg baik dalam ceramahnya malah mengadu domba dan menjelek-jelekan syi’ah padahal kaum syi’ah tidak pernah sedikitpun menjelekan kaum sunnah,semua yg saya dengar dari ust.nur kholis semua salah sangat beda jauh dengan ceramah2 kaum syi’ah saya kasian dengan kaum syi’ah, padahal kaum syi’ah memberikan sesuatu yg baik bagi seluruh orang tidak memandang dia beragama lain atau kaum lain tetapi kaum sunnah slalu menjelek-jelekan dan memfitnah kaum syi’ah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: