Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Syiah Yaman ajukan usulan perdamaian pemerintah menolak

Posted by infosyiah pada 0, Mei 9, 2007

Syiah Yaman ajukan usulan perdamaian pemerintah menolak

Pasukan Syiah berhasil merebut kembali gunung Dakhfasy dari tangan tentara Yaman. Satu bulan setengah yang lalu, gunung ini sempat dikuasai oleh tentara Yaman. Dalam pertempuran sengit di daerah Ghamr dan Razih 16 pasukan elit (Quwat al-Amaliqah) tewas dan 35 luka-luka. Pertempuran sengit di daerah ini terjadi setelah ditolaknya permintaan Yahya Badruddin Al-Hautsi kepada pemerintah Yaman untuk menghentikan perang dan menentukan penengah yang diterima oleh kedua belah pihak.

Beberapa hari yang lalu media-media Yaman dan sekitarnya memberitakan tentang permintaan Yahya Badruddin kepada presiden untuk menghentikan perang seketika. Pemerintah Yaman menolak usulan Yahya dan memberikan pilihan menyerah atau mati kepada pasukan al-Hautsi. Ketika mereka diberi hanya dua pilihan, orang-orang Syiah pengikut al-Hautsi memilih mati dari pada hidup terhina. Karena mereka telah dididik dengan ajaran Ali dan Husein as. Hal ini tidak pernah dibayangkan oleh pemerintah Yaman.

Pada haris sabtu kemarin, di daerah Alu Ammar terjadi bentrokan bersenjata sengit antara pasukan pendukung al-Hautsi dan pasukan pemerintah selama tiga jam. Orang-orang Syiah berhasil menguasai gunung Dakhfasy yang semula diduduki oleh pasukan pemerintah. Pemerintah Yaman berhasil menguasai gunung ini selama satu bulan setengah dari pasukan al-Hautsi. Namun yang lebih penting dari itu, pada hari Kamis dan Jumat kemarin terjadi bentrokan bersenjata yang sangat sengit di daerah Ghamr dan Razih sekitar 16 pasukan elit Yaman tewas dan 35 luka-luka. Pertempuran ini terjadi setelah ajakan usulan perdamaian, dengan jalan perundingan lewat pihak ketiga yang diterima oleh kedua belah pihak, dari al-Hautsi di tolak oleh presiden Yaman.

Perang terus belangsung di kawasan lain. Kota-kota yang dikuasai oleh pejuang-pejuang Syiah di bombardir habis-habisan lewat helikopter, pesawat, tembakan artileri berat dan tembakan rudal Katyusha. Kota Dhahyan yang tercabik-cabik masih terus melakukan perlawanan. Iring-iringan bulat sabit dari Arab Saudi yang bermaksud menolong korban perang dihalang-halangi oleh pemerintah Yaman. Hal itu dilakukan di daerah perbatasan Baghum. Bahkan dua orang anggota bulan sabit terluka akibat serangan pasukan pemerintah Yaman. Para komandan pasukan pemerintah tidak peduli dengan masyarakat sipil karena mereka juga menghalang-halangi pasokan makanan kepada mereka.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: