Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Apa sikap kita bila mendapat musibah?

Posted by infosyiah pada 0, Mei 11, 2007

Soal: Apa sikap kita bila mendapat musibah?

Jawab: Bila kita dihidangkan makanan, sangat mungkin di sana ada berbagai macam makanan yang disuguhkan. Ada sambal begitu pula ada salad, sebagaimana mungkin ada kue-kue dan selai. Anak-anak kecil sangat menyukai kue-kue yang rasanya manis. Sambal dan salad buat mereka tidak punya daya tarik sama sekali. Namun, orang dewasa melihat keduanya sebagai hal yang diperlukan dalam sebuah hidangan lengkap.

Musibah memiliki berkah, antara lain:

1. Manusia semakin mendekatkan dirinya dengan Allah.

2. Potensi manusia menjadi tersalurkan dan semakin teliti dalam bersikap.

3. Musibah menjadi penghapus dosa-dosa yang dilakukan oleh manusia.

4. Nikmat yang diberikan Allah menjadi lebih disyukuri.

Manusia dapat dikelompokkan dalam tiga bagian dalam menyikapi sebuah kejadian; seorang anak kecil serentak merasa tersiksa ketika mencicipi sambal. Seorang remaja lebih dapat menahan rasa pedas yang menyengat. Sementara orang tua yang membeli cabe untuk dibuat sambal dan kemudian dimakan.

Al-Quran menyebutkan: “Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah” (Ma’arij: 20). Sebagian lainnya dapat menahan dirinya dan menunjukkan kesabarannya: “Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (Baqarah: 155-156). Sebagian orang malah mencari kesulitan: “Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu” (Ahzab: 23).

Beberapa orang sahabat mendekati Nabi karena mereka akan diutus untuk berjihad di medan perang. Nabi berkata: “Saya tidak memiliki pedang dan kuda sebagai alat bantu dan senjata kalian”. Mendengar itu para sahabat menangis karena ucapan itu berarti mereka tidak akan diberangkatkan ke medan perang.

Kebijakan, kesabaran dan pengaturan yang baik dan benar dengan meminta bantuan Allah, hal-hal yang sulit dan kejadian-kejadian pahit dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebagaimana jeruk yang kecut dapat diubah menjadi sebuah sirup yang menarik.

Benar, bila seseorang ahli masak, ia dapat membuat selai dari kulit jeruk. Sudah banyak yang memanfaatkan sampah menjadi benda-benda bernilai jual.

Sayyidah Zainab dalam pidatonya di istana Yazid dengan indahnya mampu membalikkan keadaan. Ia menjadikan pijakannya dalam melakukan perlawanan dengan penguasa zalim dengan melukiskan sikap pasukan Yazid yang menawan mereka dan digiring dari Kufah hinnga Syam (Syiria sekarang). Ucapan-ucapannya mampu membalikkan keadaan membuat keadaan berpihak padanya.

Hal yang sama dilakukan oleh Imam Sajjad as yang berpidato di salah satu masjid di Syam. Dalam pidatonya ia memongkar kebusukan penguasa zalim dalam kedok khalifah Allah. Yazid berupaya untuk membungkam pidato Imam Sajjad as. Ia memerintahkan tukang azan untuk mengumandangkan azan dengan suara tinggi. Diharapkan dengan perbuatan itu, khutbah Imam Sajjad as terputus. Namun, lagi-lagi, Imam Sajjad as memanfaatkan kesempatan ini dan menafsirkan azan yang tengah dikumandangkan yang membuat keadaan kembali berpihak padanya. Terutama ketika sampai pada kalimat “Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah”, ia berkata: “Wahai Yazid! Muhammad yang disebutkan dalam azan ini adalah kakekku atau kakekmu? Bukankah tawanan yang engkau giring dari Kufah sampai ke Syam ini adalah keturunan Muhammad?

Ketika Imam Kazhim as dimasukkan ke dalam penjara yang diperuntukkan buat satu orang ia berkata: “Hmm.. Tempat yang sangat bagus untuk melakukan ibadah kepada Allah”.

Banyak ulama Islam yang menulis buku ketika mereka dipenjara atau diasingkan![infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: