Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Yaman memanggil Duta Besarnya dari Iran

Posted by infosyiah pada 0, Mei 13, 2007

Yaman memanggil Duta Besarnya dari Iran

Presiden Yaman Abdullah Saleh dalam pidatonya di hadapan para komandan perangnya, mengklaim bahwa Sayyid Husein Thaba’thaba’i al-Hautsi pemimpin sebelumnya pasukan Syiah Yaman bersama ayahnya pernha tinggal beberapa tahun di Iran. Namun, sampai saat ini pemerintah Yaman tidak pernah menunjukkan bukti-bukti adanya dukungan dan bantuan pihak-pihak asing terhadap pasukan al-Hautsi.

Kementrian luar negeri Yaman memanggil duta besarnya Jamal al-Salal dari Iran ke San’a untuk melacak lebih jauh dukungan Iran terhadap Syiah Yaman.

FARS dalam beritanya menyebutkan, jubir partai berkuasa (PDRY) Tareq al-Syami, terkait dengan masalah ini menyebutkan, “Pemanggilan duta besar Yaman di Iran tidak bermakna pemutusan hubungan dengan Teheran. Tujuan pemanggilan sebagai bentuk evaluasi”.

Sambil mengatakan bahwa Yaman sedang berusaha meninjau kembali hubungan San’a dengan Teheran dan Tripoli, ia mengklaim, “Di dalam negeri Yaman rakyat secara luas menuntut pemerintah melakukan transparansi terkait dengan hubungannya dengan negara-negara ini”.

Al-Syami menambahkan, “Kami tidak ingin Yaman menjadi ladang pertikaian negara-negara lain yang bermaksud mengaplikasikan rencana-rencana mereka di Yaman dengan memanfaatkan isu kemiskinan di negara ini”. Menurutnya, “Data intelijen dan bukti-bukti dari rakyat Yaman menunjukkan adanya dukungan negara-negara asing terhadap kelompok teroris Yaman (Syiah Yaman, -pen)”.

Tanpa menunjukkan bukti-bukti tersebut ia menambahkan, “Dukungan materi seperti penyusupan senjata modern kepada Syiah Yaman dan dukungan lain seperti informasi dan politik”.

Jubir partai berkuasa PDRY tidak menjelaskan secara rinci kedatangan Amir Qatar Syaikh Hamad bin Khalifa al-Thani ke San’a. Ia berkata, “Upaya negara-negara Arab sebagai penengah bukan hal yang baru. Karena pemerintah Yaman sebelumnya telah mengusulkan kepada pasukan al-Hautsi, namun gerakan sesat ini tidak menerima dan melanjutkan usaha mereka”.

Abu Bakar al-Qurba beberapa hari lalu mengeluarkan pernyataan adanya dukungan dari sumber-sumber Syiah, namun negara Iran tidak termasuk mereka. Iran dan Libia termasuk yang memberikan dukungan kepada pejuang Syiah Yaman.

Minggu lalu, Sayyid Yahya Thaba’thaba’i al-Hautsi pimpinan sayap militer pejuang Syiah Yaman telah mengeluarkan pernyataan dan menegaskan bahwa pejuang Syiah siap menerima gencatan senjata. Namun, presiden Yaman Abdullah Saleh yang baru kembali dari Amerika memerintahkan pasukan pemerintah untuk tetap melanjutkan serangan mereka terhadap titik-titik kekuatan pejuang Syiah.

Presiden Yaman Abdullah Saleh dalam pidatonya di hadapan para komandan perangnya, mengklaim bahwa Sayyid Husein Thaba’thaba’i al-Hautsi pemimpin sebelumnya pasukan Syiah Yaman bersama ayahnya pernha tinggal beberapa tahun di Iran. Kawasan yang ditinggali oleh orang-orang Syiah selama tiga tahun ini menjadi sasaran serangan darat dan udara pemerintah Yaman. Strategi yang dipakai oleh pemerintah Yaman tidak memberikan kesempatan kejadian di Yaman diekspos keluar dengan melakukan sensor ketat.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: