Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Apakah setiap kebenaran harus diungkapkan?

Posted by infosyiah pada 0, Mei 18, 2007

Soal: Apakah setiap kebenaran harus diungkapkan?

Jawab: Menyembunyikan kebenaran haram hukumnya. Namun, mengucapkan kebenaran juga harus pada kondisi tertentu. Banyak ucapan benar dan kebenaran yang bila tidak dipersiapkan terlebih dahulu kondisinya, malah menghasilkan kerusakan.

Gula rasanya manis. Namun, bila gula ini dimasukkan satu sendok ke mulut bayi, ia bisa tersedak. Kita tidak perlu menjelaskan kepada anak bayi bahwa ini adalah gula dan rasanya manis serta bermanfaat buat badan. Yang harus dilakukan adalah melarutkannya dalam sebuah air dan secara bertahap air gula itu diberikan kepada bayi.

Sangat banyak kebenaran yang harus diucapkan, namun cukup pengantarnya saja. Karena tidak semua orang siap menerima ucapan tentang kebenaran. Orang yang hendak mandi pertama kali yang dilakukan adalah menyiramkan air ke kepala. Namun, bila tidak ada kesiapan karena dingin dan Anda menyiramkan air dari sebuah gelas sekalipun agar ia siap menghadapi dinginnya air, hal itu akan membuat ia marah.

Salah satu sebab mengapa masyarakat mencium tangan ulama, mengeluarkan zakat, khumus dan sedekah, sementara terkadang lari dari pajak yang ditetapkan pemerintah karena cukup lama mereka mendengar tentang kewajiban-kewajiban itu di mana ayat-ayat dan riwayat yang disampaikan oleh orang-orang yang menjadi panutan mereka. Dari sisi budaya ini memberikan sebuah kesiapan kepada mereka untuk membayar kewajiban-kewajibannya.

Begitu pula dengan melakukan ziarah kepada Nabi Muhammad saw yang telah mereka kenal siapa manusia sempurna ini. Dengan mudah mereka menyiapkan ongkos untuk melakukan keinginan mereka. Namun, bila kita tidak mengenal seseorang, untuk mengucapkan salam saja sangat sulit. Oleh karena itu, kesiapan secara keyakinan dan pemikiran merupakan syarat yang lazim.[infosyiah]

4 Tanggapan to “Apakah setiap kebenaran harus diungkapkan?”

  1. Wibi said

    Salam,
    kritik membangun buat infosyiah, kalo mempublikasi artikel itu sumber referensinya di cantumin juga dong. kalo ga salah artikel di kolom hikmah ini banyak ambil di bukunya Mohsen Qara’ati yang judulnya Anda bertanya Anda Menjawab kan? dan juga artikel berita2 juga kalo bisa sumbernya di cantumin, misal dari koran2 timur tengah atau media elektronik tivi2 timur tengah dengan menuliskan nama medianya dan kalo bisa halaman2nya. biar informasi yang dipublikasi di infosyiah itu jelas dan professional. afwan

    Wassalam
    wibi

  2. infosyiah said

    Salam kenal buat Mas Wibi,

    Terima kasih atas kritik membangunnya. Infosyiah senantiasa menanti kritik yang seperti ini.

    Untuk artikel di kolom hikmah itu memang terjemahan dari bukunya Mohsin Qara’ati. Namun, terjemahannya langsung milik infosyiah dan tidak mengambil dari terjemahan yang judulnya “Anda bertanya Anda menjawab”. Mengapa infosyiah tetap melanjutkan terjemahan itu, karena faktor tidak setiap orang punya akses ke buku. Lagi pula bila dimuat langsung dari buku itu, pertanggungjawaban copy right-nya menjadi agak sulit. Karena itulah mengapa infosyiah memuatnya di blog ini, selain manfaatnya yang luar biasa. Setuju?
    Setelah selesai menerjemahkan semua, infosyiah akan menyiapkan kolom sendiri untuk mendownload apa yang telah diusahakan oleh infosyiah. Karena ke depannya artikel yang infosyiah muat secara berurutan memang dari sebuah buku.

    Untuk usulan yang kedua, memang infosyiah punya rencana ke arah sana. Terima kasih atas pesannya. Tentunya infosyiah menunggu bantuan doanya.
    Wassalam

    infosyiah

  3. Wibi said

    O ic ic..
    ok deh kalo gitu, smoga infosyiah bertambah sukses dan selalu sukses dalam menyebarkan kebenaran Rasul SAW dan Ahlulbait. Afwan:)

    Wassalam
    Wibi

  4. roy said

    ass wr wb.

    saya ingin menanyakan, siapa yang disebut ahlulbait, dan kenapa istri rasulallah bukan ahlilbait? menurut sepengetahuan saya ahlulbait adalah rasulallah, istri rasulallah dan anak2 rasulallah bukan menantu. mohon penjelasannya. trimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: