Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Mufti Mesir: Boleh mencium kuburan Imam Husein as

Posted by infosyiah pada 0, Mei 24, 2007

Mufti Mesir: Boleh mencium kuburan Imam Husein as

Mufti Mesir DR. Ali Ali Jumu’ah dalam pernyataan terbarunya mengumumkan bahwa boleh mencium kuburan Imam Husein as.

Jumu’ah dalam pernyataan terakhirnya yang dimuat di koran hari Rabu al-Mishr al-Yaum mengatakan: “Saya mengeluarkan fatwa ini setelah ditanya oleh salah seorang penduduk di masjid Sultan Hasan. Penanya bertanya kepada saya: “Apakah mencium besi yang melingkari kuburan Imam Husein (Dharih) tergolong perbuatan syirik atau tidak?” Saya menjawab: “Ini tidak termasuk perbuatan syirik, karena perbuatan ini merupakan bentuk aplikasi kecintaan seseorang terhadap yang dicintainya. Saya tidak memerintahkan kepada masyarakat untuk pergi melakukannya. Karena orang-orang Arab mencium orang-orang kesayangannya di rumahnya.

Shia-news menukil berita ini dari Alarabiya dan DR. Jumu’ah menambahkan: “Dengan fatwa ini saya ingin menegaskan bahwa perbuatan itu dengan sendirinya tidak syirik. Karena Syirik fondasi aksi terorisme dan pertumpahan darah.[infosyiah]

2 Tanggapan to “Mufti Mesir: Boleh mencium kuburan Imam Husein as”

  1. Haji Muhammad Abdullah said

    Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat

    Kasih Sayang dan cinta kasih adalah bagian dari Aqidah Madhab Ahlul Bait (Syi’ah); sehingga pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi’ah) sering mencium AlQuran; setelah mereka membaca AlQuran; karena cinta mereka kepada Allah.

    Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi’ah) juga rajin mencium ke dua orang tua mereka; karena Kasih Sayang dan Cinta Kasih adalah bagaian dari Aqidah Madhab Ahlul Bait (Syi’ah).

    Ketika pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi’ah) melakukan ibadah Haji atau ibadah Umroh; mereka berusaha mencium kuburan Nabi Muhammad di dalam Masjid Nabawi di Madinah; karena mereka mencintai Nabi Muhammad.

    Ketika pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi’ah) melakukan perjalanan ke Karbala Iraq; mereka juga mencium kuburan Imam Husain berdasarkan cinta dan kasih sayang.

    Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi’ah) banyak yang pintar dan banyak juga yang bodoh.

    Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi’ah) yang pintar; mereka akan selalu mencium AlQuran, kedua orang tua mereka, kuburan Rasulullah, kuburan Imam Husain berdasarkan cinta dan kasih sayang.

    Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi’ah) yang bodoh; mereka akan selalu mencium kuburan Nabi Muhammad dan kuburan Imam Ali Ibn Tholib dan kuburan Imam Husain berdasarkan SYIRIK (dosa terbesar yang tidak akan diampuni oleh Allah).

    Kitab Nahjul Balagho, Nasihat no 441
    Imam Ali Ibn Tholib berkata: “Mereka yang beriman, sangat mencintai Allah, sehingga mereka tidak tergoda oleh kekayaan dunia ini. Mereka yang tidak beriman sangat mencintai dunia ini, sehingga mereka tidak mencintai Allah. Mereka yang mencintai Allah berpegang kuat kepada AlQuran dan mereka yang mencintai dunia ini menolak AlQuran dengan kuat!”

    Kitab Nahjul Balaghoh, Nasihat no 112
    Imam Ali Ibn Tholib berkata: “Barangsiapa yang mencintai kami (Muhammad, Ali, Fatimah, Hasan dan Husain) harus memberikan harta mereka kepada orang2 miskin, janda2, anak2 yatim/piatu, orang2 yang sakit parah untuk berobat, sehingga pengikut2 Ahlul Bait (Syi’ah) tidak pernah menjadi orang2 kaya!”

    Kitab Nahjul Balaghoh, Nasihat no 117
    Imam Ali Ibn Tholib berkata: “Ada dua golongan manusia yang akan dimasukan ke dalam neraka Jahannam oleh Allah. Pertama adalah mereka yang mencintai Ahlul Bait (Muhammad, Ali, Fatimah, Hasan dan Husain) melebihi cinta mereka kepada Allah. Kedua mereka yang membenci Ahlul Bait (Muhammad, Ali, Fatimah, Hasan dan Husain) dengan keras!”

    Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi’ah) yang bodoh akan selalu mencintai Muhammad, Ali, Fatimah, Hasan dan Husain berlebih-lebihan; sehingga mereka yang bodoh lebih mencintai Ahlul Bait (Muhammad, Ali, Fatimah, Hasan dan Husain) dari pada mereka mencintai Allah.

    ALQURAN 3:32
    Katakanlah (Muhammad): “Taatilah Allah dan Rasul; jika mereka berpaling; sesungguhnya Allah tidak mencintai orang orang yang kafir!”

  2. infosyiah said

    Salam,
    Ini ada komentar yang masuk kategori spam

    salafy indonesia, salafyindonesia.wordpress.com Mei 24, 2:02 PM

    Ya jelas bukan syirik donk…khan hanya Wahaby saja yang menfatwakan bahwa hal itu syirik, sedang yang di al-Azhar khan kebanyakan adalah Ahlusunah, bukan Wahaby, makanya pantes kalau menfatwakan hal itu…dalilnya? Silahkan kunjungi blog saya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: