Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Surat terbuka al-Hautsi

Posted by infosyiah pada 0, Mei 29, 2007

Surat terbuka al-Hautsi

Bismillahirrahmanirrahim

Kepada seluruh saudara-saudara masyarakat Yaman, ulama, para ilmuwan, para tokoh dan partai-partai politik!

Sekaitan dengan gencatan senjata dan adanya kesempatan untuk melakukan perundingan sesuai dengan yang diumumkan oleh pemerintah, beberapa poin berikut ini merupakan penegasan dari kami:

1. Serangan dari pihak pemerintah belum dihentikan. Pasukan pemerintah masih menyerang masyarakat di kota Alu al-Shaifi dan Alu Mazru’. Pasukan pemerintah dengan diperkuat oleh kendaraan berlapis baja membunuh masyarakat di kota itu.

2. Sebagaimana yang telah kami umumkan sebelumnya, kami siap untuk berunding, memahami pihak lain, menerima solusi yang adil agar perang dihentikan. Kami siap untuk menghindari pertumpahan darah. Kami berperang karena membela diri dan membela diri merupakan hak asasi kami.

3. Kami menegaskan, demi mencapai tujuan kami, tidak pernah kami memulainya dengan perang. Kami berperang karena sebagai bagian dari usaha membela diri kami dari agresi militer pemerintah. Kami menekankan agar dibentuknya sebuah komite adil yang terdiri dari orang-orang yang bersifat independen, jujur, tangan mereka tidak dilumuri oleh darah orang-orang tidak berdosa dan hanya memihak pada Allah dan kebenaran. Hasil dan keputusan mereka bahwa siapa yang melakukan agresi terlebih dahulu dan melakukan kezaliman harus diterima.

4. Keinginan kami jelas. Beberapa kali kami mengumumkan sikap kami lewat pihak ketiga. Klaim pemerintah bahwa keinginan kami tidak jelas hanyalah sebuah kebohongan yang nyata. Kami berperang bukan karena ingin sampai pada keinginan kami. Perang bagi kami adalah sebuah upaya membela diri dari agresi. Keinginan kami juga telah kami sampaikan lewat pihak ketiga yang dalam hal ini adalah Qatar dan kami menanti jawaban resmi. Keinginan kami adalah hak-hak asasi kami.

5. Sekali lagi, kami menekankan agar serangan militer ke daerah-daerah Alu al-Shaifi dan Alu Mazru’ segera dihentikan. Serangan militer sangat mempengaruhi perundingan yang akan diadakan, bahkan dapat menggagalkannya. Serangan militer yang masih berlanjut menunjukkan ketidakjujuran pemerintah dan tidak adanya keinginan yang serius untuk berdamai. Pemerintah dengan sikapnya ini menunjukkan perusakan dan kebencian terhadap masyarakat.

6. Pada tanggal 21 Mei 2007, kami telah mengirimkan surat kepada komite ulama yang datang ke Sa’da. Dalam surat itu, kami mengumumkan sikap kami mengenai kesiapan kami untuk menghentikan peperangan dan mulai berunding. Penghentian serangan dari pihak militer Yaman berarti terhentinya peperangan.

Wallahu Musta’an / Hasbunallahu wa Ni’mal Wakil

Saudara Anda

Abdul Malik Badruddin al-Hautsi

25 Mei 2007[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: