Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Upaya memperburuk citra kunjungan Pirouzniya di Yaman

Posted by infosyiah pada 0, Juni 1, 2007

Upaya memperburuk citra kunjungan Pirouzniya di Yaman

Pirouzniya utusan Iran dari Kementrian Luar Negeri Iran tiba di Yaman pada hari Senin dalam rangka menjelaskan sikap Iran terkhusus masalah krisis Sa’da. Pirouzniya pada dari tahun 91-95 merupakan Duta Besar Iran di Yaman. Pada masa tugasnya ia cukup punya peran penting dalam mendukung persatuan Yaman. Lewat dia Iran menyampaikan sikap resmi mendukung persatuan Yaman.

Pada masa itu, Ali Abdullah Saleh dengan tidak menghiraukan hak-hak penduduk Yaman Utara, ia mengeruk semua keuntungan dari upayanya itu demi kepentingan diri dan partainya. Perang berlangsung selama tiga bulan dan negara miskin Yaman harus menanggung semua akibatnya. Hasil dari perang yang dilakukannya membuat anggota asli kelompok komunis lari mengungsikan dirinya ke negara-negara tetangga. !7 tahun berlalu dari peperangan itu, namun sampai saat ini hak-hak penduduk Yaman Utara masih saja dipandang sebelah mata dan mendapat perlakukan diskriminasi yang selalu menguntungkan penduduk Yaman Selatan.

Koran Akhbar Alyaum yang berafiliasi ke Keamanan Nasional Yaman dan Kantor Kepresidenan berusaha untuk memperburuk citra kunjungan utusan khusus Iran.

Akhbar Alyaum menulis, Pirouzniya adalah duta besar Iran pertama yang punya hubungan dekat dengan pemimpin pengikut al-Hautsi. Ia berpuluh-puluh kali melakukan kunjungan ke Sa’da dalam rangka mendirikan Republik Persia di sana. Pirouzniya juga punya hubungan baik dengan Hasan Shaffar pemimpin orang-orang Syiah di Arab Saudi. Hubungan baik ini akan ditingkatkan dengan mendirikan pusat-pusat Syiah untuk menentang pemerintah Arab Saudi. Perjalanan Pirouzniya saat ini punya arti penting untuk menggerakkan semangat rakyat untuk lebih berani melakukan kontak senjata dengan pasukan keamanan. Rakyat dan pasukan keamanan Yaman menginginkan agar Pirouzniya dan Husein Kamaliyan Duta Besar Iran sekarang untuk Yaman segera meninggalkan Sa’na”.

Tuduhan koran Akhbar Alyaum bukan sesuatu yang aneh. Beberapa tahun sebelumnya dengan enteng koran ini melecehkan Iran, mazhab Syiah dan bahkan kepada para marja Syiah. Hari Kamis Minggu kemarin, Menteri Dalam Negeri Yaman dalam sebuah wawancaranya mengatakan, beberapa tahun lalu Duta Besar Iran dan rombongan melakukan perjalanan untuk menunaikan haji melewati jalan darat lewat Sa’da. Menurutnya, perjalanan ini punya tujuan lain untuk menjalin hubungan lebih erat dengan pengikut al-Hautsi.

Tiga tahun lalu, Allamah Yahya al-Dailami memimpin aksi mogok di Universitas al-Syaukani menentang perang di Sa’da. Pemerintah menyebutkan bahwa aksi mogok yang dilakukannya karena sempat ikut dalam undangan makan siang di rumah Duta Besar Iran, ikut dalam konferensi Intifadhah di Teheran dan ia punya hubungan dengan bagian budaya kedutaan Iran di Yaman. Tuduhan ini menghantarkan ia ke pengadilan dan dijatuhi hukuman mati. Hukuman mati itu tidak jadi dan ia dibebaskan setelah muncul tekanan dan protes baik dari dalam maupun luar negeri.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: