Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Pemerintah Yaman mengancam wartawan asing

Posted by infosyiah pada 0, Juni 2, 2007

Pemerintah Yaman mengancam wartawan asing

Situs Aleshteraki menurunkan laporan, Ahmad al-Syalafi salah seorang wartawan Aljazeera sekaligus warga Yaman asli di Sa’na dalam wawancaranya berkata, tidak diliputnya perang Sa’da oleh wartawan-wartawan televisi negara-negara Arab dikarenakan ancaman dari pemerintah semenjak dimulainya krisis Sa’da dan bukan dikarenakan upaya penyuapan dari pihak Yaman.

Ia menambahkan, masalahnya bukan uang. Saya ingin menjelaskan masalah secara terbuka, sejak awal perang pemerintah Yaman mengancam kami bahwa keselamatan kami dalam bahaya. Tolong tuliskan, “Para pejabat Yaman sejak dimulainya perang secara terpisah bertemu dengan satu-satu wartawan baik dari televisi maupun media dari negara-negara Arab. Dalam pertemuan terpisah itu pemerintah Yaman disampaikan kepada kami bahwa keselamatan kalian dalam bahaya dan dalam hal ini kami tidak bertanggung jawab”.

Ahmad al-Syalafi melanjutkan, Mereka menyampaikan kepada saya bahwa al-Hautsi mencari saya untuk dibunuh. Setelah itu, tentara Yaman juga mengancam saya untuk dibunuh. Ini cukup untuk dimengerti oleh kami yang berprofesi sebagai wartawan apa maksud dari pernyataan mereka itu”.

Ketika ia ditanya, mengapa Anda tidak memberitakan yang sebenarnya bahwa pemerintah Yaman mengancam keselamatan Anda? Ia menjawab, Kami telah mengabarkan ancaman dari pemerintah Yaman ini kepada kantor pusat Aljazeera. Jawabannya yang kami dapat adalah “Keselamatan kalian lebih penting buat kami, ketimbang meliput berita”.

Sangat disayangkan al-Syalafi tidak menjawab mengapa DVD yang memuat berita perang Sa’da yang telah dikirimkan ke kantor pusat Aljazeera sampai saat ini tidak ditayangkan. Padahal sebagai perbandingan bagaimana Aljazeera menayangkan ucapan Al-Zhawahiri, Al-Qaeda, pengadilan Islam Somalia, Fath al-Islam di Nahr al-Barid. Para analis politik yakin tidak diliputnya perang Sa’da oleh televisi Aljazeera terkait erat dengan kebijakannya atas gerakan politik di dunia Islam dan Arab.

Penjelasan al-Syalafi bahwa para wartawan diancam keselamatannya tidak bertentangan dengan berita yang diturunkan oleh situs Aleshteraki mengenai penerimaan uang suap oleh sebagian wartawan. Itu dikarenakan selama ini pemerintah Yaman senantiasa melakukan apa saja untuk mencapai tujuan-tujuannya. Sangat mungkin sebagian diancam dan sebagian lainnya disuap. Mereka yang dapat didiamkan dengan ancaman, maka cara itu yang dipakai, sementara mereka yang dapat didiamkan dengan suap, maka itulah yang dipakai. Tujuannya agar kezaliman dan pembantaian mereka terhadap orang-orang Syiah di Sa’da tidak terekspos dan dunia internasional diam tidak mengambil sikap. Akan tetapi mereka lupa Allah berfirman, “Mereka berbuat makar dan Allah juga melakukan makar. Dan Allah adalah sebaik-baik pelaku makar”.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: