Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Tentara Yaman menyuap wartawan asing

Posted by infosyiah pada 0, Juni 2, 2007

Tentara Yaman menyuap wartawan asing

Tiga jaringan informasi satelit terkenal (salah satunya berafiliasi ke salah satu negara Teluk Persia) yang menurunkan wartawan di Yaman memulai penyidikan terhadap para wartawannya setelah ada berita bahwa mereka disuap untuk mengirimkan berita ke pusat oleh pemerintah dan militer Yaman. Dikabarkan, semenjak perang dimulai hingga sekarang, sekitar 4 bulan, setiap harinya mereka mendapat bayaran 250 dolar dari pihak militer Yaman. Mereka cukup memberitakan ke kantor pusatnya laporan-laporan yang sesuai dengan kebijakan pemerintah Yaman. Perang dan korban yang jatuh harus diberitakan sedemikian rupa sehingga kredibilitas militer Yaman tetap dapat dipertahankan. Selama 4 bulan peperangan berjalan antara pasukan pemerintah dan pengikut al-Hautsi kebanyakan pemirsa tiga media ini merasa heran karena tidak mengabarkan yang sebenarnya terjadi dalam perang Sa’da.

Pada hari Senin tanggal 28 Mei, Yahya Badruddin al-Hautsi menulis surat kepada Muqtada Shadr sebagai ucapan terima kasihnya atas dukungan terbuka Muqtada Shadr terhadap gerakan Syiah di Sa’da. Ia juga meminta kepada ulama sedunia mengutarakan dukungannya dan mengutuk pembantaian rakyat tidak berdosa yang dilakukan oleh tentara Yaman. Dalam surat itu ia membuka kedok pemerintah bahwa sebelumnya, pemerintah Yaman meminta dari orang-orang Syiah Sa’da agar mengirimkan pemuda-pemuda Yaman ke Irak dan berperang dengan Amerika sebagai sikap penentangannya terhadap Amerika. Ia meminta kepada para pemuda Yaman yang dikirim ke Irak agar tidak tertipu dengan bualan pemerintah. Ia meminta agar mereka tidak melakukan aksi-aksi bom bunuh diri. Dengan tindakan kriminal hendaknya mereka tidak menghancurkan kehidupan rakyat Irak. Mereka hendaknya tidak menjadi alat dari kekuatan-kekuatan yang hanya memikirkan posisinya.

Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dalam wawancaranya dengan media Assyarq milik Qatar yang dimuat dalam situs 26 September yang berafiliasi ke Kementrian Pertahanan Yaman, ia berkata, para pengacau berada di sebuah kawasan yang luasnya tidak lebih dari 2 kilo meter persegi. Pasukan pemerintah telah mengepung mereka di kawasan itu. Sampai saat ini pasukan pemerintah belum turun tangan menyerang dan menghancurkan mereka karena tidak ingin terjadi pertumpahan darah baik dari masyarakat sipil dan tentara. Mungkin dengan cara ini mereka mau menyerahkan diri.

Pernyataan presiden Yaman ini disampaikan dalam kondisi di mana konflik bersenjata masih terus berlangsung di daerah Ketaf di Timur propinsi Sa’da sampai ke Razih yang terletak di Barat Sa’da.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: