Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Politikus dan militer berlomba-lomba menghentikan perang

Posted by infosyiah pada 0, Juni 5, 2007

Politikus dan militer berlomba-lomba menghentikan perang

Kunjungan yang cukup padat antara Teheran, Doha dan San’a pada Minggu kemarin, pada komandan angkatan bersenjata Yaman berusaha keras untuk menghentikan perang Sa’da. Perdana Menteri Yaman sendiri bersikeras untuk mengunjungi Doha agar upaya Qatar sebagai pihak penengah tidak gagal di tengah jalan. Demikian pula diberitakan akan adanya kunjungan dari Iran ke San’a.

Berita terakhir yang muncul adalah angkatan bersenjata Yaman dalam kondisi siaga. 400 anggota pasukan elit Yaman telah dikirim ke pegunungan Razih. Media-media yang berafiliasi ke pemerintah mengabarkan bahwa pasukan Yaman telah berhasil menguasai daerah Alu al-Shaifi. Sementara media independen menolak pemberitaan itu. Bahkan mereka memberitakan bahwa empat hari lalu dalam konflik senjata, pasukan pemerintah mengalami kerugian yang besar karena sebuah tank mereka dihancurkan dan sebuah pasukan dihancurkan oleh pengikut al-Hautsi. Begitu juga ada konflik bersenjata di kota Sa’da.

Berita Minggu kemarin menyebutkan Syaikh Faris Mina’ pedagang senjata terbesar di Yaman yang asli orang Sa’da bersama pasukannya menuju kawasan Alu al-Shaifi untuk mencoba keberuntungannya berhadapan dengan pemuda-pemuda Syiah. Namun, lima orang dari anggota tewas menyebabkan ia melarikan diri dari Alu al-Shaifi. Saudaranya Syaikh Hasan Mina’ merupakan pemodal dan orang kaya di Sa’da. Karena permusuhannya dengan orang-orang Syiah ia beberapa kali berhasil selamat. Pada dekade 70-an, ayahnya, paman-pamannya dan seluruh anggota keluarga Mina’ memusuhi Imam Zaidi.

Sebuah ledakan di gudang senjata militer Yaman pada hari Kamis terjadi di sebelah Timur San’a membuat ibu kota San’a diliputi ketakutan. Harga-harga melonjak di ibu kota Yaman membuat masyarakat kesulitan. Partai Sosialis menunjukkan kepeduliannya terhadap para wartawan yang dipenjara dan media yang ditutup pada bulan lalu. Mereka mengkoodinir pemogokan di seluruh propinsi agar dapat lebih menekan pemerintah.

Di Yaman Selatan, Said Syahturi seorang pensiunan Kolonel tiga hari yang lalu melakukan serangan ke sebagian markas polisi dan begitu juga penyerbuan bersenjata di daerah Mahfa di Selatan Yaman. Hari-hari ini perang tahun 1994 kembali terlihat tanda-tandanya. Syahturi mengumumkan agar pemerintah memilih di antara dua; kepentingan Yaman Selatan dalam perjanjian persatuan harus didefinisikan ulang atau kematian secara terhormat dalam perang.

Situs Aleshteraki memberitakan serangan yang dilakukan oleh pengikut al-Hautsi di daerah al-Shafra’ menunjukkan hasilnya dengan menguasai gunung ‘Akwan. Begitu juga empat anggota pasukan Syaikh Qaid Syuwaith, salah seorang tokoh yang pro pemerintah di propinsi Sa’da, tewas dalam baku tembak dengan pengikut al-Hautsi pada hari Kamis di daerah al-Shafra’.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: