Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Mengapa kebanyakan ilmuwan yang meneliti fenomena alam tidak beriman kepada Allah?

Posted by infosyiah pada 0, Juni 8, 2007

Soal: Mengapa kebanyakan ilmuwan yang meneliti fenomena alam tidak beriman kepada Allah?

Jawab: Menyembah Allah itu kembali pada kehendak manusia dan bukan kepada ilmu manusia. Seorang tukang yang sehari-harinya membuat tangga, ia tidak pernah menaikinya. Karena ia tidak punya keinginan untuk menaikinya tapi membuatnya.

Jarum yang dapat menjahit semua baju ia sendiri tidak memiliki baju. Seorang penjual cermin setiap hari kerjanya berputar-putar di antara cermin-cermin yang dimilikinya dan sangat mungkin ia lupa tidak meluruskan kerah bajunya. Sementara orang yang lalu lalang dengan melihat pada cermin yang ada, ia akan merapikan wajah dan pakaiannya.

Kebanyakan dari para ilmuwan mengetahui rahasia dibalik fenomena yang ada, namun tidak pernah punya niat untuk mengetahui siapa pencipta fenomena yang tengah ditelitinya.[infosyiah]

7 Tanggapan to “Mengapa kebanyakan ilmuwan yang meneliti fenomena alam tidak beriman kepada Allah?”

  1. Sakinah Syauqi said

    Ini bukan cara orang Syiah menjawab. Jawaban yang sangat diada-adakan.

  2. arul said

    kemaren dengar khotbahnya Pak Abdullah Shahab… banyak menerangkan kenapa banyak org yg disajikan data empirik blum tentu beriman….

  3. adri said

    Setahu saya semakin orang berilmu, semakin dia mencari rahasia dibalik fenomena alam dan asal muasal terjadinya alam semesta ini, dan tidak jarang mengkaitkan dan menghubungkannya dengan Kitabullah/Kitab-kitab Allah sehingga jawabannya menjadi jelas dan sempurna. maaf jawaban diatas tidak masuk akal.

  4. dewi said

    sains itu adalah sesuatu yang berdasarkan obyektivitas dan data empirik, sementara belief itu berdasar sesuatu yang lebih pribadi.

  5. upi said

    komentar infosyi’ah maksudnya apa ?
    ilmuwan tuh srg menganggap kl semua hal bs diukur lwt science, dan sygnya mrk merasa “cukup” dg ilmu yg uda mrk py, pdhl kl saja mereka mau trs mengkaji, mrk akan sadar kl sbnrnya manusia hy memanfaatkan yg udah Allah ciptakan. Allah ciptakan air, manusia manfaatkan air, Allah ciptakan api, manusia manfaatkan api, dan semua fenomena alam tiada lain adalah kekuasaan Allah yg gk akan pnh bs manusia tiru…

  6. Irwin Alex Wahab said

    BismiLLAHi.Rh.Rhim.
    Allahu Akbar..
    Allah Penggenggam Jiwa, dg Kehendaknya merubah keadaan Hati Manusia yg di kehendaki, dengan ketentuan si Jiwa tersebut niatkan Untuk mencari kebenaran Ilahia…
    SubhanaLLAH…
    Wasslam..

  7. denjaka syiah said

    kebanyakan mereka atheis ya?
    tapi sebenarnya sudah tidak ada lagi atheis mutlak yang ada hanya atheis parsial saja dan biasanya berkenaan dengan satu sifat Allah yang sering terjadi perdebatan di kalangan theis dan atheis yaitu “Iradah” yaitu Allah Maha Berkehendak. nah dalam islam yang theis telah dibahas dalam perbandingan antara pandangan dunia Illahiah dan pandangan dunia Materialisme. dalam hal Wujud sebenarnya kedua aliran ini sama, makanya saya kasih huruf M besar pada kata Materialisme. tetapi kekurangan mereka adalah tidak adanya sifat Iradah dalam Wujud. bahwa materi tidak berkehendak, tidak memiliki niat, tidak merencanakan penciptaan. dan proses alam ini seperti sebuah kemungkinan statistik saja, atau wujud ciptaan itu seperti kocokan pada dadu undian saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: