Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Yaman: Pemerintah maling untuk maling

Posted by infosyiah pada 0, Juni 16, 2007

Yaman: Pemerintah maling untuk maling

Pemerintah Yaman secara khusus dapat dikategorikan sebagai pemerintah minoritas. Karena mereka yang memerintah sebagai minoritas, sebagian lain mengatakan bahwa ini adalah “pemerintah maling untuk maling”. Mereka yang berkuasa memanfaatkan dana-dana program pembangunan untuk menumpuk kekayaan pribadinya.

Sebuah Badan Peneliti Timur Tengah di Washington pada hari Rabu kemarin mengeluarkan laporan. Sistem politik di Yaman tidak menyerupai sebuah negara modern, tapi lebih menyerupai sistem khilafah. Perlu diadakan perubahan dan perombakan secepatnya untuk memacu perkembangan masyarakat Yaman.

Pemerintah Yaman yang dipimpin oleh Ali Abdullah Saleh tidak memiliki kelayakan dan kekuatan untuk melakukan reformasi politik dan ekonomi yang dibutuhkan oleh Yaman. Sistem Yaman yang ada sekarang ini tidak mampu menyediakan lapangan kerja menyesuaikan dengan lonjakan pertambahan penduduk. Angka statistik yang disembunyikan mengenai pengangguran, kemiskinan dan buruknya gizi rakyat selama sepuluh tahun lalu meningkat drastis.

Laporan yang disusun oleh Robert Broz peneliti masalah Yaman menyebutkan, “Kehidupan bagi mayoritas penduduk Yaman telah berubah menjadi sebuah perjuangan untuk mendapatkan pemasukan agar dapat membeli barang-barang yang sangat dibutuhkan. Saat ini, rasa pesimis dan putus asa melanjutkan hidup semakin merebak di kalangan masyarakat”.

Ia menyebutkan, “Pemerintah Yaman secara khusus dapat dikategorikan sebagai pemerintah minoritas. Bahkan dapat dikatakan bahwa pemerintah Yaman adalah “pemerintah maling untuk maling”.

Laporan ini dimuat dalam jurnal Middle East yang kemudian diterjemahkan ke bahasa Arab oleh koran al-Shahwah. Disebutkan bahwa saat ini tengah muncul fenomena baru mengenai keberadaan beberapa ketua direksi dan pemimpin BUMN di sana yang memiliki pengaruh dan kekuasaan. Generasi baru dari kelompok ini dengan tenang menanti kesempatan untuk naik dan menempati jabatan-jabatan strategis. Para pemimpin generasi ini disebut sebagai “Maling Modern Yaman”. Mereka menguasai sumber-sumber minyak sebagai sarana untuk mengayakan diri dan keluarga. Yang lebih buruk lagi adalah mereka berusaha menghalangi pertumbuhan negara.

Laporan ini berharap agar segera terjadi reformasi untuk mengubah keadaan yang sudah sangat buruk. Bila reformasi tidak segera dilakukan, maka bahaya besar sedang mengancam negara ini.

Solusi Broz agar Yaman keluar dari kondisi krisis semacam ini adalah perlunya sebuah kekuatan oposisi yang tidak dapat dipandang remeh oleh pemerintah, dalam bidang politik mereka juga berperan secara aktif. Mereka tidak boleh memboikot pemilihan umum. Pada pemilihan umum tahun 2006 telah menunjukkan hasilnya bagaimana Ali Abdullah Saleh tidak dapat memaksakan anaknya sebagai pemimpin pada pemilihan tahun 2013.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: