Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Ini lho tujuannya Fatah

Posted by infosyiah pada 0, Juni 19, 2007

Ini lho tujuannya Fatah

substansi-fatah.jpg

4 Tanggapan to “Ini lho tujuannya Fatah”

  1. pervez said

    begitulah orang yang tidak jelas ideologinya, sesama saudara saling menghabisi, bahkan menjual saudaranya untuk orang-orang kafir (zionist dan imperialis ), begitulah contoh buruk sistem khilafah yang didengung dengungkan oleh orang-orang yang mengaku islam ( sunni ), karena landasan filosofis yang tidak kuat, bahkan cenderung saling menguasai satu sama lain, tidak ada rasa kasihan dan bisa disebut bahlul.

    contoh donk hisbullah dan pasukan elit iran al quds, mereka saling bahu-membahu melawan zionist, bukan saling menjatuhkan seperti sebagian besar negara-negara arab sekarang.

    ehh…indonesia ikut-ikutan menjatuhkan saudaranya sendiri melalui resolusi 1747, …betul-betul sunni, tidak ada ideologi jelasnya, selalu saling menjatuhkan dan pembunuh saudaranya sendiri, pemakan bangkai saudara sendiri meskipun jelas-jelas saudaranya mengucapkan dua kalimat syahadat. please sadarlah ….

  2. pervez said

    Memahami Peristiwa di Gaza

    dikutip dari http://www.infopalestina.com

    Fahmi Huwaidi

    (Asy-SyarqQatar)

    Apakah yang terjadi di Gaza merupakan kudeta atau aborsi bagi aksi kudeta? Pertanyaan ini menggelitik penulis ketika terhimpun sejumlah kesaksian dan data penting terkait dengan masalah ini. Berikut adalah kesimpulan data-data itu untuk kemudian dipikirkan jawaban atas pertanyaan di atas.

    (1)

    Kamis (14/06) lalu, harian Youngjavalit Jerman mengeluarkan laporan dari komentator politiknya, Volvo Renhanrt dia menyatakan bahwa pemerintah Amerika George W. Bush sudah sejak lama merencanakan ‘peledakan’ situasi internal Palestina dan memprovokasi kelompok kudeta yang loyal kepada mereka di dalam Fatah untuk melakukan pembantaian fisik terhadap pimpinan militer gerakan Hamas. Dalam hal ini Jenderal Amerika Daytona, pejabat penghubung militer Amerika yang tinggal di Tel Aviv terang-terangan menyatakan dalam sidang dengar pendapat yang diadakan akhir Mei lalu yang diadakan oleh komisi Timur Tengah di Kongres Amerika.

    Dalam kesaksiannya, Jenderal Daytona menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki pengaruh kuat terhadap semua kelompok-kelompok di gerakan Fatah dan situasi akan meledak dalam waktu dekat di Jalur Gaza. Dan ledakan itu katanya sangat keras tanpa ampun. Ia mengatakan, pihak Dephan Amerika dan Badan Intelijen Pusat (CIA) memberikan apa saja yang ia miliki kepada sekutu Amerika dan Israel di dalam gerakan Fatah. Demikian halnya dengan mobilisasi keamanan dan militer di bawah presiden Palestina yang anti Hamas merupakan pilihan strategis bagi pemerintah Amerika sekarang. Ini yang menafsirkan bahwa Kongres Amerika tidak pernah ragu-ragu memberikan dana sebesar 59 juta Euro untuk melatih pasukan keamaman presiden di sebagian negara tetangga Palestina dan menyiapkan mereka bertempur dengan Hamas.

    Pengamat politik di harian Jerman ini menambahkan, kelompok loyal Amerika Israel di dalam tubuh Fatah tidak berhasil meski dengan dukungan melimpah untuk menghancurkan kekuatan Hamas. Inilah yang mendorong CIA menggunakan pengalamannya di republic Salvador dan diterapkan kepada unsure Fatah untuk membentuk Pasukan Maut untuk membunuh pimpinan dan kader Hamas. Renhart berbicara di titik ini soal garis-garis yang mengikat (menyatukan) antara Pasukan Maut dan pasukan keamanan presiden Palestina dan penasehat keamanan Mohamad Dahlan. Mengutip ucapan pakar rencana politik di universitas Israel Dr. Haija Yao Majartan bahwa Dahlan ditugaskan dari CIA dan badan keamanan Amerika lainnya untuk melakukan agenda-agenda tertentu yaitu menghabisi sekelompok pejuang perlawanan di dalam dan luar gerakan Hamas.

    (2)

    10 Januari lalu PM Palestina Ismael Haniya menyampaikan surat kepada Abu Mazen yang isi lengkapnya sebagai berikut:

    Kami sampaikan penghormatan terbaik dan kami meminta kepada Allah taufiq-Nya dan kebenaran bersikap. Informasi yang kami terima belakangan ini mengisyaratkan bahwa ada rencana keamanan bertujuan melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah dan terhadap pilihan demokrasi rakyat Palestina. Ringkasan informasi itu sebagai berikut:

    – Pasokan senjata dalam jumlah besar dari luar untuk kepentingan keamanan presiden dengan sepengetahuan Amerika dan Israel.

    – Pembentukan pasukan khusus dari keamanan nasional yang diperkirakan sebanyak ribuan personel untuk menghadapi pemerintahan Palestina dan pasukan eksekutif yang bermarkas di pusat Anshar di Gaza.

    – Melengkapi pasukan itu dengan mobil, tank, senjata, peledak, dan gaji penuh bagi anggotanya.

    – Akan dilakukan sejumlah pertemuan keamanan yang bersifat sensitive oleh komandan keamanan Palestina di kantor kedubes Amerika untuk membicarakan rencana kerja.

    – Mulai melakukan sejumlah tindakan untuk memecat sejumlah komandan dan diganti dengan sosok lain oleh komisi komandan. Juga menunjuk Mohamad Dahlan sebagai komandan umum aparat keamanan. Dalam hal ini ada pelanggaran hukum.

    – Mengancam menteri dan kepala baldah untuk dibunuh. Bahkan menteri urusan tahanan Wasfi Kabha sudah mengalami ancaman itu melalui asistennya. Juga seorang milyarder Fatah di Gaza ditugaskan untuk membunuh menteri Abdurrhaman Zaidan dan menteri tenaga kerja dan kependudukan dengan upah 30.000 USD.

    Saudara presiden, berdasarkan itu dan informasi lainnya yang kami miliki, maka kami menyampaikan penyesalan kami atas hal itu sebab hal itu mengancam system politik Palestina, rajutan nasional dan social serta mengancamnya. Kami berharap agar Anda dapat melakukan tindakan semestinya untuk menjaga rakyat dan masalah kami dan kami setia serta bersemangat untuk menjaga kesatuan rakyat ini. Terimalah penghormatan kami yang melimpah ini.

    Pada saat Ismael Haniya mengirim surat ini kepada Abu Mazen, sang presiden Palestina di hadapannya ada sejumlah informasi pasti soal detail persiapan rencana keamanan, di antaranya; penunjukan Mohamad Dahlan sebagai komandan umum badan keamanan Palestina, pemilihan 15.000 personel loyal untuk membentuk pasukan khsusu di badan keamanan nasional untuk menghadapi Hamas, masuknya 150 mobil Jeep dibekali alat komunikasi Laslky, pemberian 2000 senapan Klasnicov ditambah 3 juta pistol, pemberian baju perang khusus bagi personel baru, melakukan restrukturisasi semua aparat keamanan, memecat 10 komandanya dan diganti dengan komandan yang loyal, memecat komandan keamaman nasional tanpa memperhatikan keahlian mereka.

    Di samping informasi-informasi tersebut, ada sebuah memo soal rencana pasukan Abdur Razaq Al-Mujayadah, coordinator pasukan keamaman yang menulis surat dengan stempel dewan presiden. Di sana dibahas soal tuntutan kepada pasukan keamanan nasional yang berisi tujuh pasal di antaranya soal rencana operasi dan pelantikan 15.000 personel calon pasukan baru dan pelengkapan senjata dan bahan peledak yang mencukupi.

    Dalam situasi yang penuh kebimbangan ini, kementerian dalam negeri menerbitkan pernyataan persnya pada 06/02 lalu yang menyatakan penolakannya dan kecamannya terhadap cara-cara memasukkan mobil dan logistic dari perlintasan perbatasan Palestina dengan cara rahasia. Siaran pers kementerian dalam negeri ini menyebutkan, pihak yang berada di belakang semua ini bertanggungjawab penuh terhadap akibat semua itu baik di hadapan hukum.

    (3)

    Harian Haaretz edisi 06/06 melansir bahwa pihak-pihak di gerakan Fatah belakangan pergi ke lembaga keamanan di Israel meminta diperkenankan kepada gerakan ini untuk memasukkan perlengkapan militer dalam jumlah besar dari salah satu negara tetangga ke Gaza untuk membantu gerakan ini dalam perang melawan Hamas. Harian ini menambahkan, daftar senjata dan sarana peperangan mencakup puluhan peralatan tank, ratusan rudal anti tank jenis RPG, ribuan bom granat, dan jutaan pistol. Juga disebutkan seorang pejabat Fatah yang meminta langsung bertemu dengan pejabat Israe untuk menyampaikan tuntutannya.

    Harian ini menambahkan, Israel memberikan izin kepada Fatah untuk menerima senjata dalam jumlah besar mencakup 2500 senapan dan jutaan pistol. Dan mobil perang sudah terbukti terkirim. Namun sangat sulit meminta roket karena khawatir jatuh ke tangan Hamas.

    Harian ini mengutip pernyataan presiden Abu Mazen dalam perbincangan tertutup bahwa harapannya hancur karena penolak Israel memberikan izin memasukkan senjata yang diinginkan untuk Fatah. Ia menambahkan, ada konflik opini di internal lembaga keamanan Israel dalam masalah ini. Terutama soal mayoritas pakar keamanan Shabak dan kantor koordinasi urusan Israel meyakini bahwa Fatah sangat lemah di Jalur Gaza bahkan bisa jadi hancur ketika melawan Hamas. Meski upaya yang dilakukan Mohamad Dahlan begitu gencar dalam membentuk dan memperkuat pasukan bersenjata baru di Fatah yang disebut pasukan eksekutif meniru nama Hamas.

    Harian Maarev edisi 13/06 melansir sumber-sumber keamanan menyebutkan bahwa jatuhnya pos-pos keamanan ke tangan Hamas menunjukkan kesalahan opini yang menyatakan wajibnya memberikan dukungan militer kepada gerakan Fatah. Sebab senjata yang diberikan kepada mereka akan menjadi barang rampasan Hamas. Pendapat inilah yang dipegang oleh Avarem Saneh, wakil menteri pertahanan Israel yang menekan menhan untuk memberikan senjata berat kepada Fatah. Harian ini menambahkan, semua pimounan keamanan Israel menginginkan kemenangan Fatah namun mereka menilai bahwa sebuah kesalahan bila tidak hati-hati atas akibat kemenangan Hamas.

    (4)

    Jumat (15/06) hari dimana Hamas menguasai seluruh pos-pos keamanan di Gaza. Sebuah halaman situs Haaretz menyebutkan, Amerika dan Presiden Mahmod Abbas setuju rencana menjatuhkan pemerintahan Hamas dengan cara menciptakan situasi yang mendorong massa Palestina di Jalur Gaza melakukan revolusi terhadap gerakan ini. Situs ini mengisyaratkan rencana itu berisi:

    Pembubaran pemerintahan persatuan dan mengumumkan pemerintah darurat untuk mencabut legalitas semua lembaga pemerintahan yang dikuasai Hamas saat ini di Jalur Gaza.
    Memisahkan Jalur Gaza dari Tepi Barat dan memperlakukan Jalur Gaza sebagai problem tersendiri (terpisah) dimana Amerika dan Abbas bermusyawarah dengan Israel serta kekuatan regional dan Uni Eropa untuk mengatasi masalah ini. Rencana ini tidak menutup kemungkinan mengundang pasukan internasional ke Jalur Gaza.
    Israel membebaskan sejumlah pajak dan diberikan kepada Abbas untuk kesejahteraan Tepi Barat disamping Amerika beruapaya meyakinkan Israel soal situasi warga di Tepi Barat agar warga Palestina di Jalur Gaza merasa kondisinya bertambah parah karena dikuasai Hamas. kondisi harus didorong menjadi sangat buruk di Jalur Gaza sehingga massa Palestina di sana akan melakukan pembelotan terhadap Hamas.
    Abbas dan Amerika sepakat untuk menggelar operasi penangkapan terhadap aktifis Hamas di Tepi Barat untuk menjamin perpindahan chaos dari Jalur Gaza ke Tepi Barat.
    Menghidupkan perundingan antara Israel dan pemerintahan yang dibentuk oleh Abbas setelah ia mengumumkan pembubaran pemerintah nasional.
    Situs ini mengisyaratkan bahwa Abu Mazen berambisi menyampaikan kepada Mesir dan Jordania soal dekritnya sebelum diumumkan dan meminta kepada dua negara itu untuk mendukungnya serta memutus hubungan dengan pemerintah Hamas di Jalur Gaza.

    Pada saat yang sama pejabat tinggi Israel mendukung penuh dekrit Abu Maen. Menteri Peperang Israel, Amer Perets menyatakan keputusan itu membantu meminimalisir dampak negative penguasaan Hamas di Jalur Gaza dan menilainya sebagai langkah representative untuk kepentingan strategi Israel.

    Di sisi lain harian Maarev edisi Jumat (15/06) menyebutkan, pada saat mengeluarkan dekrit terbsebut, Israel mempelajari kemungkinan positif pajak yang selama ini ditahan untuk diberikan kepada pemerintahan baru bentukan Abu Mazen. Dan Israel akan mengumumkan kepada Jalur Gaza sebagai berstatus entitas musuh yang akan diputus pasokan listrik dan air terutama jika terus melepaskan roket-roketnya.

    Di sisi lain. Israel meminta jaminan secara paksa adanya kerja sama dengan negara-negara Arab dan presiden Palestina agar tidak memberikan kesempatan kepada Hamas untuk memanfaatkan aksi militernya demi kepentingan politik. Israel menilai perkembangan terakhir memberikan perubahan regional yang mengancam Israel. Jenderal Amoz Jalad, kepala dinas keamanan di pertahanan Israel menyatakan soal Tepi Barat dan Jalur Gaza bahwa Israel membutuhkan bantuan negara-negara Arab terutama Mesir untuk mencekik Hamas terutama karena berhasil menguasai Jalur Gaza secara penuh. Ia menilai jika legalitas Hamas tidak dicabut dari pemerintahan sekarang maka akan berdampak negative sekali kepada Israel. dalam wawancara dengan radio Israel, Jumat (15/06) Jalad menyebutkan sejumlah tuntutan Israel kepada negara Arab; tindakan mencekik (isolasi) gerakan Hamas, embargo politik dan ekonomi adalah tuntutan Israel paling utama. Jalad memperingatkan bahwa jika negara Arab tidak mendukung langkah ini maka kebanyakan negara dunia akan mengakui eksistensi Hamas di pemerintahan kemudian akan mengucurkan dananya.

    Jalad juga menambahkan Abu Mazen menjadi orang penting sekali bagi Israel sekarang karena ia satu-satunya yang mampu meminimalisir semua efek negative penguasaan Hamas atas Jalur Gaza. Namun, Benjamen Elaz, menteri pembangunan Israel mentatakan kepada radio Israel bahwa pemerintah colonial berhati-hati akan adanya situasi dramastis yang akan terjadi. Ia menegaskan pentingnya mengerahkan tenaga untuk meyakinkan negara-negara Arab untuk mendukung perang melawan Hamas. Pada saat yang sama, Uwaid Jaranut, pengamat politik urusan Arab di TV 1 Israel menyatakan Jumat (15/06) siang bahwa keputusan Abu Mazen membubarkan pemerinahan persatuan nasional adalah untuk kepentingan Israel sebagai sebuah aksi menutup sandiwara Kesepakatan Mekah dengan Hamas.

    Pembaca sudah paham apa yang penulis pahami? (atb)

  3. Abu Aqli said

    Sungguh berbeda antara Kemurnian Tujuan membebaskan diri dari pendudukan Zionist dengan Kemurnian Persaudaraan dengan Kaum yang tunduk di Bawah ‘bendera Zionist’

    Hanya bagi mereka yang faham akan tertawa dengan ‘dagelan’ Amerika dan Kroninya di Dunia ke 3

  4. Quito Riantori said

    Fatah itu sudah tdk diragukan lagi antek AS & Zionis, Mbah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: