Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Talebani: Negara-negara Arab takut mendengar kata demokrasi

Posted by infosyiah pada 0, Juli 3, 2007

Talebani: Negara-negara Arab takut mendengar kata demokrasi

Setelah Irak bebas dari cengkeraman diktator Saddam Husein, Irak masuk dalam periode di mana kelompok teroris dari berbagai negara Arab seperti Maroko, Libia, Mesir, Yaman, Arab Saudi, Yordania dan Syria menguasai negara ini. Mereka memanfaatkan kelemahan negara mereka untuk masuk dan berperang dengan sistem demokrasi Irak. Kelompok-kelompok teroris ini dibiayai dengan dana besar-besaran dari organisasi-organisasi yang ada dan melakukan aksinya dengan atas nama agama Islam.

Presiden Irak Jalal Talebani menuduh negara-negara Arab memiliki permusuhan dengan orang-orang Syiah dan Kurdi. Negara-negara Arab tidak senang melihat orang-orang Kurdi mendapatkan hak-hak mereka dalam bentuk negara federal sehingga menjadi daerah yang aman dan tenang.

Talebani dalam pidatonya pada hari Jumat di Geneva mengatakan: Negara-negara Arab melakukan konspirasi menentang pemerintah Irak. Mereka takut bila demokrasi dapat diterapkan di Irak, maka rakyat mereka akan menuntut hal yang sama dari pemerintahnya.

Ia melanjutkan: Negara-negara Arab ini kemudian mensuport kelompok-kelompok teroris dari seluruh dunia untuk datang ke Irak.

Talebani mengatakan: Setelah Irak bebas dari cengkeraman diktator Saddam Husein, Irak masuk dalam periode di mana kelompok teroris dari berbagai negara Arab seperti Maroko, Libia, Mesir, Yaman, Arab Saudi, Yordania dan Syria menguasai negara ini. Mereka memanfaatkan kelemahan negara mereka untuk masuk dan berperang dengan sistem demokrasi Irak. Kelompok-kelompok teroris ini dibiayai dengan dana besar-besaran dari organisasi-organisasi yang ada dan melakukan aksinya dengan atas nama agama Islam.

Talebani meminta dari 161 partai dan organisasi anggota Sosialisme Internasional untuk mempengaruhi pemerintah mereka masing-masing menekan negara-negara di Timur Tengah. Hal itu agar mereka tidak lagi ikut campur tangan dalam urusan dalam negeri Irak dan mencegah pendanaan kepada kelompok-kelompok teroris.

Ia tidak menyebutkan negara-negara tersebut tapi para analis politik tahu bahwa maksudnya adalah negara Arab Saudi dan Yordania.[infosyiah]

2 Tanggapan to “Talebani: Negara-negara Arab takut mendengar kata demokrasi”

  1. infosyiah said

    Salam,

    Ini ada komentar yang masuk kategori spam.

    Sastro, Jul 5, 2:51 PM

    “para analis politik tahu bahwa maksudnya adalah negara Arab Saudi dan Yordania” >>> Lagi-lagi Saudi yang Wahaby. Mereka takut kalau kursi kerajaan Saudi yang hasil pemberian Inggris itu hilang dengan sistem demokratisasi pemerintahan.

  2. Tito Pinto said

    kalo menurut pendapat saya, memang benarlah bahwa negara-negara Arab takut pada kata Demokrasi, dimana kalo kita kaji lebih mendalam, kata demokrasi ini sangat identik sekali dengan negara super power USA. Yang mana negara ini sering mengintervensi setiap kebijakan suatu negara yang menganut asas yang sama. dan hal ini tentunya ada kepentingan tertentu. perlu kita ketahui bahwa negar USA kini dibenci oleh negara-negara Arab karena mencap mereka sebagai negara Teroris.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: