Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Kehidupan Dalam Goa di Al-Khalil, Palestina

Posted by infosyiah pada 1, Februari 3, 2008

Kehidupan Dalam Goa di Al-Khalil, Palestina

Foto-foto ini terkait dengan sebuah keluarga yang hidup di salah satu goa dalam bukit di daerah Selatan Al-Khalil, Tepi Barat sungai Jordan, Palestina.  Secara keseluruhan tempat kediaman mereka terdiri dari batu yang bersambung dengan goa. Panjangnya kira-kira 5 meter. Di dalamnya masih terdapat sedikit sinar matahari dengan hawa yang sejuk.

gunung1.jpg

Goa ini terbagi menjadi tiga bagian; pertama untuk hewan ternak, kedua untuk melaksanakan kehidupan  sehari-hari dan ketiga untuk dapur. Setiap keluarga hidup dalam sebuah goa. Disebutkan, goa-goa ini sebagai tempat dikuburkannya Nabi Ibrahim as, Ya’qub as, Ishaq as, dan istri-istri mereka.

gunung2.jpg

Mayoritas ibu-ibu yang hamil, melahirkan anak-anaknya di dalam goa ini juga dengan kondisi kesehatan yang sangat memprihatinkan. Bidan yang membantu kelahiran juga hanya memiliki kecakapan minim dengan peralatan yang seadanya.

gunung3.jpg

Mayoritas anak-anak yang lahir di sana tidak pernah mengenal bangku sekolah. Mereka sibuk mengurusi hewan-hewan ternaknya dan pekerjaan rumah lainnya.

gunung4.jpg

Salah seorang penghuni goa tengah melaksanakan salat. Keluarganya di ruangan kecil ini melakukan segala aktifitas seperti makan, salat dan tidur.

gunung5.jpg

Mereka yang tinggal di goa ini tidak punya banyak perabot rumah tangga. Mereka menyimpan barang-barang mereka di undakan atau lekukan batu yang terpahat di goa itu. Goa ini gelap dan bau asap lampu dari parafin menguasai seluruh ruangan.[infosyiah]

Satu Tanggapan to “Kehidupan Dalam Goa di Al-Khalil, Palestina”

  1. teeway said

    Di negeri kita juga ada suku anak dalam, yang hidupnya juga tidak terlalu beda dengan mereka, pertanyaan gue : “Bisakah mereka merubah kebiasaan mereka?”, karena kadang kala mereka sendiri sudah nyaman dengan keadaan mereka saat ini.
    Mungkin apa yang menurut kita baik dimata mereka tidak, jadi tinggal bagaimana mensosialisasikan peradaban yang lebih modern didalam syariah yang mereka anut.

    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: