Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Arab dengan Iran Benar-benar Beda, Apanya?

Posted by infosyiah pada 1, Februari 11, 2008

Arab dengan Iran Benar-benar Beda, Apanya?

Sebuah koran Bahrain memuat sebuah artikel yang mengritik orang-orang Arab dan disebutnya sebagai bangsa yang tertinggal dalam bidang sains dan teknologi ketimbang Iran.

Menurut laporan situs Al-Borz, makalah yang ditulis oleh Qasem Hussein di koran Al-Wasat menjelaskan soal pembangunan pusat antariksa Iran yang disusul dengan mengkaji kemajuan Iran dan terkebelakangnya Arab. Qasem menulis, televisi Iran menayangkan gambar detik-detik peluncuran roket Iran yang bakal membawa satelit Omid (harapan) Iran ke ruang angkasa yang berbarengan dengan usaha mati-matian Amerika untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran.

Seraya menyebutkan pengalamannya selama di Iran Qasem menilai, kendaraan yang dikonsumsi Iran sekitar 80 persen di produksi di negaranya sendiri. Namun kemajuan yang diraihnya di bidang nuklir jauh lebih berarti ketimbang kemajuan industri otomotifnya. Orang-orang Iran memulai industri otomotifnya dengan memroduksi mobil Paykan dan kini, mereka telah sampai pada tahap mampu memroduksi mobil-mobil mahal yang bakal bersaing dengan Jepang dan Jerman. Iran bahkan telah mengekspor mobilnya ke 36 negara dan memiliki lebih dari 30 pabrik di Rusia, Venezuela, Azerbaijan, Senegal… dan yang terakhir di Suriah.

Penulis sambil mengisyaratkan pada peluncuran roket pembawa satelit Iran dan pernyataan Ahmadinejad menulis, sebelumnya Iran adalah negara pengimpor gandum, namun sekarang mereka telah berswasembada dan bakal menjadi negara pengekspor gandum. Qasem juga menulis, di Iran tidak ada seorang miskin yang malamnya tidur dengan kelaparan.

Selanjutnya dia mulai melakukan perbandingan dengan bertanya, sekarang, di mana posisi orang-orang Arab bila dibandingkan dengan Iran?

Mereka menerapkan kebijakan ekonomi hemat demi membangun negaranya, sementara devisa negara-negara Arab dipakai untuk membangun pusat-pusat pariwisata dan kota-kota perfilman yang dapat dihuni oleh kalangan jetset.

Para pemuda Iran bertanding dalam olimpiade matematika, sementara para pemuda Arab lebih senang berlomba di acara-acara televisi yang kebanyakan pesertanya adalah penyanyi dan bintang film.

Iran telah berhasil membuat pesawat sipil Iran 140, tank Dzul Fiqar dan satelit Omid, sementara kita memenuhi ruang angkasa dengan satelit-satelit yang mengisi acara televisi kita dengan joget dan tari perut.

Iran berhasil melakukan pengayaan uranium, sementara kita berhasil memperkaya hewan-hewan seperti onta dankuda untuk mengikuti lomba-lomba adu cepat.[infosyiah]

23 Tanggapan to “Arab dengan Iran Benar-benar Beda, Apanya?”

  1. hildalexander said

    itulah orang Arab. Bodoh dan jahil……namun celakanya, sampai saat ini banyak yang masih mempersepsikan Arab=Islam atau Islam=Arab….iiiiih sebel!!!

  2. ciptabiru said

    Bener banget tuh. Coba semua negeri muslim seperti Iran. pasti para pengikut dajjal bakal berpikir seribu kali untuk menindas kita.
    Ayo tiru semangat Iran. Matikan televisi dan baca buku!

  3. Abdul Rahman Riza said

    Saya pernah dengar riwayat ketika Nabi SAWW berbicara diantara sahabatnya, Beliau SAWW berkata, “Jika orang Arab sudah tidak mengindahkan ilmu lagi niscaya orang ini (sambil menepuk bahu Salman yang duduk di sampingnya) dan bangsanya akan menggapai ilmu pengetahuan meski terdapat pada bintang di langit”

    To Infosyiah atau rekans mungkin bisa memberikan sumber rujukannya.

  4. Hedwig™ said

    Ternyata Iran jauh lebih maju dari Indonesia juga 🙂

  5. Gyl said

    Setujuuuuuu !

    Arab itu…. Hmm… agak aneh…

  6. neng Noer said

    Arab = arab (areb)mangan, areb turu, areb ngombe. lihat saja badan mereka gede2 and perut gendut2. padahal tetangganya sendiri orang2 Palestina lagi kesusahan, nggak ada yang peduli….

  7. dobelden said

    terlalu dimanja oleh amerika kali yaks

  8. hendra_ku said

    Kapan yah Negeriku Indonesia Raya bisa maju….

  9. wedulgembez said

    @Hildalex

    wah mbak, ya jangan gitu…Nabi sendiri kan Orang Arab. Jangan menyamaratakan….hehehe.
    ================================================================
    Yah itulah, kalau udah kaya, biasanya malas berusaha…coba kalau minyak belum ditemukan,..mungkin orang Arab bisa semaju jaman awal nabi dan sahabat.

    kalau Arab sama Jepang pasti beda segalanya ya?…kekekek

  10. widy4nto said

    iran dan china, dua kekuatan baru dunia

  11. evrian said

    salam’alaika…

    Iran, satu-satunya negara islam yang berani berteriak menentang imperialisme USA. Arab yang mengklaim sebagai negara “paling islam” hanya terdiam ketika zionis USA berusha menghegemoni dunia. Malaysia, turki, dan negara-negara islam lainnya pun setali dua uang dengan Arab.

    “Setiap hari adalah ASY-SYURA, setiap tempat adalah KARBALA”

  12. Yoyo said

    tenang..tenang…Indonesia sudah lebih maju Iran…kita punya tayangan mamamia…superdut…etc…apa Iran punya ? he..he..

  13. Abi Hawra said

    Masalahnya bukan Arab vs non Arab atau Persia dengan non Persia, tetapi disini yang ditekankan adalah masalah Kepemimpinan dan sikap Rakyatnya terhadap pemimpin. Apakah mereka setuju dengan kepemimpinan seperti itu atau mereka tunduk dengan jenis pemimpin seperti itu.
    Perbedaan antara Iran dan Arab adalah Sikap pemimpin Iran yang tegas dalam berkonfrontasi terhadap penindasan serta kedzoliman yang dilakukan kaum Mustakbirin. Sedangkan pemimpin Arab Patuh dan tunduk terhadap sistem penindasan yang dilakukan oleh para Kapitalis Global yang menjelma menjadi Fir’aun Abad ini. Dan kita perlu mendukung pemerintahan seperti Iran yang berani dan tegas menyatakan TIDAK pada penindasan yang di lakukan oleh Amerika dan kroco-kroconya termasuk raja-raja arab saat ini yang di dukung oleh ulama-ulama bayarannya.

    INGAT Imam Mahdi juga dari keturunan Rassullah saw. Dan Rassul adalah keturunan Kaum Arab. dan para Habaib / Sayid yang berada di Indonesia, Iran/Persia , Pakistan berasal dari Rassullah

  14. wade said

    saya sangat kagum dengan kemajuan Iran, alangkah bijaknya jika pemerintah bersama seluruh rakyat Indonesia membaca artikel ini serta mengkaji lalu belajar dari perbedaan kedua negara ini . . saya yakin bangsa indonesia yang mayoritas beragama Islam ini untuk mengikuti jejak Iran yang saat ini sedang populer dan menjadi sorotan dunia karena kemajuan ekonomi hingga teknologi yang dicapai mereka.

    Sebagai contoh kecil, disini saat ini saya sedang berada di Hongkong dan sebelumnya di Shenzhen China, orang ramai membicarakan dukungan mereka (yang mayoritas agamanya apa) terhadap Iran serta Ahmadinejad nya yang terkenal dengan nuklir yang ditakuti amerika. . .

    Ayolah Indonesiaku . . kalo ga bisa bercermin pada negara sendiri, bercerminlah pada kedua perbedaan Iran dan Arab ini . . .

  15. subhanallah. beginilah yang harusnya kita ikuti.negara kita besar omong aja,,ulama2nya setiap hari menina bobokan rakyat karena ulama bayaran dari pemerintah RI.ayo bangunlah saudara2 ku contohlah negara Iran itu..

  16. sahara said

    gua sih sangat dendam sama orang arab
    banyak saudara saudara yang tkw diperkosa
    bahkan mereka datang dan pulang ke kampung sambil bawak anak
    moral bangsa arab benar benar bejat, sadis dan anehnya mereka kok menyandarkan ke islam..
    mestinya orang arab yang di indonesia juga malu tuh

  17. Badari said

    Salam ‘alaykum.
    Saya setuju dgn Wedulgembez; Janganlah kita pukul rata semua orang Arab bodoh; Nabi Muhammad saw., putrinya -Al-Zahra-, & ke-12 imam Ahlul-Bayt a.s. tentu adalah orang2 Arab yg cerdas, pintar, berwawasan luas; begitu juga murid2 terpercaya mereka baik yg Arab maupun yg bukan Arab.

    Saya kira lebih tepat kalau dikatakan bhw jazirah Arab sekarang ini sedang di bawah kekuasaan A’rab (orang Arab badui) yang berwawasan sempit, bervisi pendek, kemampuan berpikir abstrak yg lemah (kayak kanak-kanak, tapi sok pinter menghakimi pihak lain), plus mesra-mesra-an sama penguasa USA yg zhalim. Tapi, memang ada 1 pinternya mereka, yaitu pinter puter otak untuk puter2 duit supaya makin banyak sampai duitnya bisa puterin bola bumi beberapa kali. 😀

  18. Bagir said

    Salam…

    Yah benar..NEGARA arab beda dengan NEGARA Iran (PERSIA).
    Tapi Satu hal perlu di ingat..bahwa Pemimpin Tertinggi dan yang memacu mereka menjadi seperti sekarang ini adalah ORANG ARAB JUGA..

    1. Imam Khumaini (adalah sayyid.. berarti ORANG ARAB)
    2. Sayyid Ali Khamane’i ( udah jelas sayyid dan sayyid adalah orang Arab..) dan masih banyak lagi.

    Inna akromakum indallahi atqokum

    Wassalam

  19. Bagir said

    Tambahan

    Jika pemimpin suatu negara adalah orang2 Fasik dan munafik, entah mau di Arab, di Persia (IRAN) di indonesia dll maka hancurlah rakyatnya, karena apa..? karena Pemimpinnya ga bisa jadi panutan..

    dan di sebagian negara arab terutama saudi, pemimpinnya adalah WAHABI..sudah jelas siapa itu WAHABI alias NEO KHAWARIJ..!

    namun tidak semua rakyat Saudi adalah wahabi..banyak orang syiah disana..walaupun kecil dibanding wahabi dalam jumlah.

  20. Arif said

    y mgkn yg dmksd mb hilda itu saudi arabia n scr lbh khusus rezim kerajaan saud yg pro amerika..btw sy prnh bc artikel ttg imam mahdi,bhw negeri yg prtma x dihncrkn imam,y saudi itu..bahkan masjd haram n masjid nabi saww akan dkmblkan bentuk dan ukuranx sprti keadaan awal ktka nabi diangkt sbg rasul..g sprti skrg yg megah..saudi yg wahhabi ini udah bnr2 jahil,senang liat saudara mslm lain susah (palestina,sudan,somalia dll) n susah liat saudara mslm lain senang (maju dlm iptek,dlm hal ini iran)..uang saudi untk bntu kekafiran as dan jg menyesatkan muslim lainx dgn paham (wahhabi,salafi) yg jelas2 memusuhi dan merendahkan kedudukan rasul saww..fatwa2 ulama wahhabi saudi sll menyesatkan,g ada yg brs..disaat rahbar menyeru kepada prstuan muslim,eh ulama wahhabi menghalalkan darah saudara2 syiah n wajib dibunuh jika saudara2 syiah menunaikan haji..itulah bbrp prbdan tmbhn lain antara iran dan saudi..maju terus persaudaraan syiah-sunni,qt smua menunggu kedatangan imam mahdi..allahuma shali ala muhammadin wa ali muhammad..

  21. pulpen said

    sahara Berkata:
    1, Mei 31, 2008 pada 5: 56 pm

    gua sih sangat dendam sama orang arab
    banyak saudara saudara yang tkw diperkosa
    bahkan mereka datang dan pulang ke kampung sambil bawak anak
    moral bangsa arab benar benar bejat, sadis dan anehnya mereka kok menyandarkan ke islam..
    mestinya orang arab yang di indonesia juga malu tuh

    Gimana komentar orang luar kalo baca halaman depan koran pos kota ya..?? bisa ancur lebur tuh imej moral bangsa kita (…andaikan metode berpikir yang digunakan si pembaca koran tersebut sama dengan metode berpikirnya sahara)

  22. wresni wiro said

    Kalau mau saya sebagai orang muslim sih negara-negara Arab tuh kalu bisa jadi panutan kita baik dari segi Teknologi, Agama, kebudayaan dsb tapi sayang sekali itu tak terjadi, karena Bom minyak membuat orang arab sekarang jadi pemalas dan tidak kreatif. Saya punya teman Phlipina yang kerja di Dubai. Dia enggak suka orang Arab katanya mereka itu Idiot dan pemalas, betulin pintu rusak aja gak bisa. Beda banget dengan orang-orang Arab Zaman Nabi Muhammad SAW atau sebelum minyak Bumi mereka itu orang-orang yang dapat diandalkan. Mereka tuh banyak duit kenapa enggak pada belajar sih ke Amerika, China, India dsb. Bangun Industri ini dan itu, berfikir kreatif. Ingat loh negara-negara yang menang perang adalah negara-negara yang industrinya maju. Saya khawatir nanti kalau perang dunia III meletus orang-orang Arab akan jadi budak orang barat dan Kabah akan dikuasai oleh orang-orang kafir.

  23. Arif Wibowo said

    saya orang Islam asli Jawa, bukan Arab bukan Persia, jadi gak ada kepentingan dengan pertarungan Arab Persi. Islam buat siapa saja, apapun sukunya, dan tak perlu bikin Islam Jawa. pertarungan Arab dan Persi lebih banyak merugikan, liat saja sejak dulu, saling serang dan bunuh-bunuhan. Yang rugi dunia Islam. Syi’ah ego persi nya sangat menonjol, susahnya orang bandung yang persi juga bukan kayak Jalal kok ikut-ikutan. Wahaby arabnya sangat nonjol, makanya ustadz wahaby banyak imporan dari Arab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: