Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Raul Castro, Presiden Baru Kuba

Posted by infosyiah pada 1, Februari 26, 2008

Raul Castro, Presiden Baru Kuba

Seperti yang sudah diprediksikan, Raul Castro terpilih sebagai Presiden Kuba. Hari Ahad, Parlemen Kuba memutuskan Raul Castro sebagai sosok yang pantas menjabat sebagai pimpinan tertinggi di negara yang beraliran sosialis ini. Dengan demikian, Raul yang berumur 76 tahun, juga akan menjabat sebagai Ketua Dewan Menteri dan Panglima Tinggi Militer Kuba.

Keputusan Parlemen Kuba yang memilih Raul sebagai pengganti saudara kandungnya, Fidel Castro, telah mengakhiri masa transisi kepemimpinan di negeri ini. Sebelumnya, Fidel Castro menjabat sebagai Presiden Kuba selama 49 tahun. Fidel Castro akhir-akhir ini tak dapat mengendalikan negaranya dengan baik mengingat kondisi kesehataannya yang kian memburuk. Dalam kondisi seperti ini, Raul Castro diberi wewenang sementara untuk melakukan tugas-tugas saudaranya. Pada akhirnya, otoritas negeri musuh bebuyutan AS ini sepenuhnya diberikan pada Raul Castro, melalui pengunduran resmi Fidel Castro sebagai Presiden Kuba. Pernyataan pengunduran diri Fidel Castro yang dilakukan pekan lalu membuat Castro yunior kebagian kekuasaan yang dirintis oleh saudaranya.

Menurut para pengamat, peralihan kekuasaan di Kuba sama sekali tak akan menyebabkan perubahan yang mendasar, baik dari sisi politik maupun ekonomi. Cita-cita revolusi tahun1957 terus berlanjut. Kesetiaan mempertahankan ideologi sosialis beberapa kali dinyatakan oleh Raul Castro. Ia menyatakan, “Kalau pun ada perubahan, kapitalisme bukan merupakan pilihan yang cocok bagi Kuba sekarang. ” Dikatakannya pula, setiap perubahan akan menjadi kesempurnaan sosialisme kami.

Fidel Castro jauh hari sudah memikirkan generasi yang bakal mewarisi ideologinya. Bahkan, Raul Castro sudah disiapkan semenjak awal tercetusnya revolusi di Kuba. Selama Fidel Castro menjabat sebagai Presiden Kuba, Raul Castro dipasrahi tanggung jawab untuk mengendalikan Departemen Pertahanan negara ini. Untuk itu, sangat lah wajar bila para pendukung sistem pemerintahan Kuba meyakini bahwa jalur Castro senior akan dilanjutkan dengan Castro yunior. Dengan demikian, Fidel Castro dapat meyakinkan para pendukungnya bahwa terpilihnya Raul Castro bukan semata-mata karena status saudara kandung, tapi karena kepiawaian dan loyalitas yang dimilikinya. Sementara itu, sejumlah pihak mengatakan, Raul Castro tak mempunyai kepercayaan diri sebesar saudaranya. Di pihak lain, para penentang sistem pemerintahan Kuba mengharapkan Raul dapat melakukan perubahan yang mendasar di Kuba.

Terlepas dari itu semua, pemerintahan Kuba saat ini memulai periode barunya di bawah kepemimpinan Castro yunior. Tak bisa dipungkiri, perubahan pasti akan terjadi. Akan tetapi yang patut dipertimbangkan, Raul sejauh mana akan melakukan perubahan di negeri penganut sosialis ini. Para analis mengatakan, Kuba cukup tangguh. Terlebih, negara ini dapat mengibarkan bendera sosialis di negara-negara Amerika Latin. Selain itu, tidak sedikit negara-negara di kawasan yang ingin menjalin hubungan dengan Havana. Kejayaan Fidel Castro inilah yang membuat negara tetangganya, AS, harus geram melihat perkembangan dan kepercayaan negara-negara Amerika Latin kepada Kuba. Selamat berjuang Castro yunior![infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: