Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Percakapan Imam Sajjad as. dengan Seorang Tua

Posted by infosyiah pada 1, Februari 29, 2008

Percakapan Imam Sajjad as. dengan Seorang Tua

Saat rombongan tawanan Karbala tiba di Damaskus, jalan yang bakal dilewati telah penuh sesak oleh orang-orang Syam yang berdiri menyaksikan para tawanan keluarga Nabi Muhammad saw. Ketika melewati kerumunan orang, seorang tua tiba-tiba mendesak ke depan dan berdiri tepat di depan, menghadang mereka. Dengan suara lantang ia berkata, “Syukur kepada Allah yang telah membinasakan kalian dan kota-kota Islam telah dibersihkan dari orang-orang jahat seperti kalian. Amirul Mukminin, Yazid telah dimenangkan atas kalian.”

Imam Zainal Abidin as. menatap orang tua itu dengan iba, karena pada usia setua itu orang tersebut telah termakan propaganda Bani Umayyah. Imam Sajjad as. kemudian bertanya kepadanya, “Wahai orang tua! Apakah engkau membaca al-Quran? Orang tua itu menjawab, “Iya.”

Imam Sajjad as. bertanya kembali, “Apakah engkau pernah membaca ayat Qul laa Asalukum ‘alaihi Ajran illa al-Mawaddata fi al-Qurba? Orang tua itu menjawab, “Iya, saya membacanya.”

Imam Sajjad as. berkata, “Kata al-Qurba yang berarti keluarga dan disebutkan Allah dalam ayat tersebut sebagai pahalanya adalah merujuk pada kami.”

Kemudian Imam Sajjad as. membacakan ayat al-Tathhir tentang kebenaran dan kesucian keluarga Nabi, “Innama Yuridu Allah Liyudzhiba ‘ankum al-Rijsa Ahla al-Bait wa Yuthahhirakum Tathhira.”

Orang tua itu kembali mengatakan, “Saya membaca ayat tersebut.”

Imam Sajjad as. mengatakan, “Maksud dari ayat itu adalah kami. Allah menjaga dan mensucikan kami baik secara lahiriah maupun batin.

Orang tua tersebut terkejut lalu menangis. Dia kemudian berkata, “Aaah, begitu jauh saya jauh dari kebenaran.” Kemudian kepada Imam Sajjad as. dia bertanya, “Bila saya bertaubat, apakah taubatku bakal diterima? Imam Sajjad as. mengiyakannya dan menyatakan bahwa taubatnya tetap diterima.

Orang tua itu setelah mengetahui kenyataan yang sebenarnya akhirnya syahid dibunuh oleh kaki tangan Bani Umayyah.(Syarh Jami’ Misbah al-Syari’ah wa Miftah al-Haqiqah, jilid 12) [infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: