Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Belum Kapok, Kini Amerika Lakukan Petualangan Militer di Lebanon

Posted by infosyiah pada 1, Maret 2, 2008

Belum Kapok, Kini Amerika Lakukan Petualangan Militer di Lebanon

Kembali Amerika menjadi pusat perhatian ketika menyatakan akan mengirimkan kapal perangnya, USS Cole di perairan Lebanon. Pengiriman ini menunjukkan Amerika bukannya mengambil pelajaran di Irak dan Afghanistan, tapi sikap keras kepala dan sifat campur tangan urusan dalam negeri negara lin memaksa AS ingin mencampuri urusan dalam negeri Lebanon. Pengiriman kapala perang AS di perairan Lebanon merupakan langkah baru Washington melanggar kedaulatan Lebanon sebagai negara berdaulat. Langkah ini juga menunjukkan AS tidak mampu menahan dirinya setelah selama ini setelah secara politik telah mencampuri urusan dalam negeri Lebanon, kini tampil lebih sangar dengan kehadiran kapal perangnya. Yang lebih menarik adalah pengumuman itu disampaikan saat kapal induk AS yang lain, USS Nassau tengah menuju laut Mediterania, di mana perairan Lebanon merupakan bagiannya.

Manuver Amerika ini menunjukkan ada konspirasi baru atas Lebanon, namun kesadaran rakyat Lebanon tidak akan membiarkan AS berbuat semaunya. Rakyat Lebanon mereaksi manuver baru AS itu dengan aksi unjuk rasa. Sulit dipahami apa maunya AS dengan mengirimkan di saat pihak-pihak regional dan dalam negeri tengah mengupayakan penyelesaian damai krisis politik yang terjadi di sana.

Mengamati secara cermat manuver Amerika ini membawa kita pada politik unilaterisme dan arogansi negara Paman Sam yang ingin mendikte Lebanon. Dan di sisi lain, semakin jelas kelompok mana yang pro nasionalisme dan kemandirian negara ini dari tangan-tangan kotor asing dan mana kelompok pro Barat. Selama ini, kelompok 8 Maret dicap pro Suriah, namun manuver AS ini menunjukkan apa yang dinyatakan Sayed Hasan Nasrullah, Sekjen Hizbullah selama ini bahwa kelompok 14 Maret, kelompok pemerintah mengambil perintah dari Amerika betula adanya. Sikap mereka mencerminkan politik Amerika di Lebanon, mereka yang semestinya bertanggung jawab atas berlarut-larutnya krisis yang terjadi di Lebanon.

Pengiriman kapal perang Amerika, USS Cole di perairan Lebanon bertujuan untuk campur tangan yang lebih luas dan itu adalah campur tangan militer di Lebanon. Tentu masih segar dalam ingatan bagaimana setelah kekalahan Rezim Zionis Israel di perang 33 hari atas Lebanon pada tahun 2006, AS gagal mewujudkan rencana Timur Tengah Baru yang dijanjikannya. Tentu bukan AS bila cepat berputus asa, ketamakan para pejabat Gedung Putih memaksa membuat mereka kembali ke Lebanon. AS berupaya untuk kembali menduduki Lebanon agar dapat mengembalikan kejayaannya di Timur Tengah. Namun tidak boleh dilupakan bahwa pengiriman kapal perang USS Cole di perairan Lebanon merupakan lampu hijau bagi Rezim Zionis Israel untuk melanjutkan agresinya di Lebanon.

Ala kulli hal, manuver AS kali ini masih dalam rangka ingin menyelamatkan wajahnya setelah kekalahan beruntun dari upayanya menciptakan krisis dan pertikaian di Lebanon. Kehadiran AS di Lebanon dimulai sejak dekade 80-an yang berakhir dengan jatuhnya banyak korban di pihaknya dan akhirnya AS menarik mundur pasukannya dari sana. Nasib Amerika itu menunjukkan sebuah kenyataan bagaimana rakyat Lebanon tidak berdiam diri menyaksikan adanya kekuatan asing, utamanya Amerika menguasai negaranya.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: