Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Haaretz: Kita Bantai Rakyat Palestina, Tapi Militer Israel Bakal Kalah

Posted by infosyiah pada 1, Maret 4, 2008

Haaretz: Kita Bantai Rakyat Palestina, Tapi Militer Israel Bakal Kalah

Koran Rezim Zionis Israel, Haaretz menulis, “Pada akhirnya militer Israel bakal kalah di Jalur Gaza.”

Koran ini menambahkan, “Siapa saja yang berpikir bahwa dengan membunuh 60 Palestina di Jalur Gaza itu berarti mampu menghentikan tembakan rudal di Israel Selatan (Palestina pendudukan), itu menunjukkan bahwa orang tersebut tidak mengetahui Palestina.” Disebutkan juga bahwa setelah serangan Israel ke Jalur Gaza, sikap kelompok-kelompok pejuang Palestina semakin keras dan kokoh.

Haaretz menulis, hanya dalam jangka waktu dua hari pertama serangan Israel ke Jalur Gaza, sekitar 125 rudal Palestina telah menjadikan 10 permukiman Zionis di sepuluh kota menjadi sasarannya dan mengakibatkan sedikitnya 70 orang cedera.

Masih dari Haaretz, ditembakkannya rudal-rudal model terbaru ini yang daya jelajahnya sampai mencapai 22 kilometer menciptakan ketakutan di tengah-tengah warga Israel. Bahkan berdasarkan laporan dari media-media Israel lainnya menyatakan bahwa para pejuang Izzuddin Qassam sangat profesional dan terorganisir dengan rapi. Mereka punya kemampuan yang cukup hebat. Media-media ini menambahkan, para mujahidin Izzuddin Qazzam melakukan pergerakannya dengan strategi yang jitu sehingga mampu menghantam pasukan Israel di Utara Jalur Gaza, bahkan sempat membuat pasukan Israel kebingungan menghadapi mereka.

Media-media massa Israel menyatakan bahwa militer Israel takjub dengan keberanian dan perlawanan yang luar biasa, karena dalam perang di Utara Jalur Gaza para pejuang Izzuddin Qassam hampi berhasil menawan tentara Israel. Para pejuang Palestina ini tidak berhasil karena digagalkan oleh serangan udara Israel. Situs-situs Rezim Zionis Israel menganalisa sisi kejiwaan para pejuang Palestina yang sampai saat ini tengah berperang sengit dengan militer Israel dengan mengatakan bahwa mereka adalah para pria yang meyakini apa yang tengah dilakukannya, sangat ikhlas dan tekad yang kuat.

Dalam kondisi yang demikian, badan sensor media Israel terpaksa memperbolehkan media-media negara ini untuk mempublikasikan korban jiwa dan harta yang dialami Israel. Sejumlah tentara tewas dan puluhan lainnya cedera dan beberapa orang dalam kondisi kritis.

Di sisi lain, para analis militer dan politik Israel pada hari Ahad (02/3) secara langsung menilai para komandan militer Israel tidak becus dan menganggap Ehud Barak, Menteri Perang dan Ehud Olmert, Perdana Menteri Israel sebagai yang paling bertanggung jawab atas kondisi yang ada.

Masih terkait dengan kekalahan memalukan militer Israel di Utara Jalur Gaza menghadapi brigade Izzuddin Qassam dan ketidakmampuan mereka masuk ke Jalur Gaza dalam bebera hari ke depan, para pengamat politik Israel berkeyakinan akan muncul gonjang-ganjing di tengah masyarakat Israel dan bahkan pemerintahnya. Sebagian lainnya malah meyakini bakal dibentuk lagi sebuah komite seperti komite Winograd untuk menyidik para komandan militer Israel.

Radio Israel malah menyebutkan bagaimana para komandan Israel begitu nervous menghadapi serangan rudal-rudal para pejuang Palestina yang senantiasa ditembakkan ke target-target di dalam Israel. Bahkan Organisasi Israel yang bergerak memberikan konsulstasi psikologi menyatakan bahwa mereka telah menyediakan nomor saluran khusus bagi mereka yang tertekan secara kejiwaan akibat serangan rudal Israel.

Militer Israel meminta kepada para penduduk di kota-kota yang berbatasan dengan Jalur Gaza seperti Sederot untuk sementara waktu tinggal di bunker-bunker.

Bertambahnya korban tentara Israel dalam kontak senjatanya dengan para pejuang Palestina di kawasan Jabaliya di Gaza membuat para pemimpin lembaga keamanan dan militer Israel meminta diadakannya sidang istimewa tingkat menteri.

Sumber-sumber Israel menegaskan bahwa dalam konflik senjata dengan para pejuang Palestina di Jabaliya, sedikitnya 5 tentaranya tewas sehingga sebagian komandan militer Israel menyebut perang itu sebagai Binti Jubail yang lain. Dalam perang masyhur pasukan Israel dengan Hizbullah di daerah Binti Jubail, musim panas tahun 2006, 40 tentara Israel tewas dan puluhan tank Merkava hancur.

Dan pada saat yang bersamaan, penduduk kota strategis Asqelon, Palestina pendudukan, melakukan unjuk rasa melihat lemahnya tentara Israel mencegah rudal-rudal para pejuang Palestina. Pada hari Sabtu malam (01/3) brigade Izzuddin Qassam menembakkan 9 rudal ke kota-kota permukiman Zionis.

Para pejuang Palestina bahkan berhasil menghancurkan sebuah tank Israel di sebuah bukit di Timur Jabaliya. Brigade Qassam menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan sebagai reaksi atas kebiadaban Israel.[infosyiah]

Satu Tanggapan to “Haaretz: Kita Bantai Rakyat Palestina, Tapi Militer Israel Bakal Kalah”

  1. daeng limpo said

    STOP WAR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: