Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Ayatollah Sistani: Kaum Muslimin di Barat Harus Hormati UU di Negara Tempat Tinggalnya

Posted by infosyiah pada 1, Maret 5, 2008

Ayatollah Sistani: Kaum Muslimin di Barat Harus Hormati UU di Negara Tempat Tinggalnya

sistani06.jpg

Sikap ekstrim dan kekerasan adalah terkutuk. Setiap muslim harus menghormati dan menaati undang-undang yang berlaku di negara tempat tinggalnya.

Menurut laporan Shiah Online, Ayatollah al-Uzhma Sayyid Ali Sistani, Marji Terbesar Syiah di Irak mengeluarkan fatwa kepada kaum muslimin yang berada di Barat agar mengikuti aturan yang berlaku di sana.

Salah satu marji dunia Syiah ini mengeluarkan fatwa kepada kaum muslimin di mana saja berada punya kewajiban untuk mengikuti undang-undang yang berlaku di negara yang ditinggalinya.

Teks fatwa tersebut berbunyi: “Kaum muslimin harus menaati undang-undang negara yang ditinggalinya.”

Fatwa beliau ini dibacakan dalam konferensi pemikir Syiah di Montreal, Kanada dan ditegaskan dalam fatwa tersebut agar kaum muslimin menjauhi sikap ekstrim.

Dalam fatwa tersebut, Ayatollah Sistani mengecam tindak kekerasan dan ekstrimitas serta meminta kepada para imam Jumat di negara-negara non Islam untuk lebih teliti mengatur masjid yang menjadi tanggung jawabnya.[infosyiah]

2 Tanggapan to “Ayatollah Sistani: Kaum Muslimin di Barat Harus Hormati UU di Negara Tempat Tinggalnya”

  1. Frodo said

    Semoga Allah memberi berkah umurnya …

    Barat tidak pernah memasukkannya sebagai “pemain” dalam ranah politik manapun. Termasuk elit dunia Islam. Dengan sedemikian cepat dan tidak hati2nya mereka menghitung tentang sepak terjangnya, sedimikian nekatnya juga Amerika masuk lebih jauh post sadam. Akibatnya …

    Irak-pun kacau (baca: gerakan total anti Amerika)dan betul2 sulit dikendalikan oleh pihak manapun (kecuali dirinya bersama Teheran).
    Sekian lama mampu mempertahankan keadaan Irak agar tidak terpecah2. Permainan good guys and bad guys versinya (lewat faksi2 yang sangat beragam), sejauh ini mampu menciptakan kemenangan masyarakat. Sementara hampir 8 Milyar US$ uang humus menjadi modal besar perjuangan berada ditangannya. Jumlah yang tidak terpaut jauh dari “celengan Imam Zaman” yang berada di Iran.

    Hampir 9 juta peziarah Muharam tahun ini berdatangan, menembus batas negara, batas2 keamanan, barikade embargo ekonomi/ penerbangan, dst …. sebuah jumlah yang fantastik.

  2. Bagir said

    Salam…

    Lihat Fatwa Ayatullah Sistani (dan bandingkan) dengan ucapan
    Al-Zhawahir :

    “Demi mendirikan negara Islam seorang mujahid punya nilai sedemikian tinggi sehingga menumpahkan darah orang tak berdosa TIDAK MASALAH.”

    Question..!~
    mana yg pantas disebut sebagai “Ulama sebagai pewaris Nabi”…??

    Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: