Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Dunia Internasional Prihatin Eskalasi Pembantaian Warga Palestina

Posted by infosyiah pada 1, Maret 6, 2008

Dunia Internasional Prihatin Eskalasi Pembantaian Warga Palestina

Tahun ini adalah tahun paling berdarah bagi rakyat Palestina di Jalur Gaza. Ratusan orang tewas dan cedera akibat serangan brutal Rezim Zionis Israel. Militer Israel tidak pandang bulu dalam membunuh warga Gaza, mulai dari tua-muda, pria-wanita bahkan anak-anak menjadi korbannya. Masih hangat televisi-televisi dunia menayangkan bagaimana pasangan suami isteri Palestina harus menarik tubuh bayi 6 bulannya dari reruntuhannya rumahnya, bayi itu tewas. Bayi yang ditunggu selama lima tahun baru lahir kedunia, harus menjadi korban kebiadaban tentara Israel.

Tragedi kemanusiaan ini sangat memprihatinkan opini dunia dan mayoritas lembaga-lembaga internasional. Terkait dengan hal ini, Organisasi Palang Merah Internasional mengeluarkan data statistika yang sangat mengenaskan. Organisasi ini menyatakan sejak awal tahun ini hingga sekarang, sekitar 234 warga Palestina menjadi korban kebiadaban Israel. Organisasi ini sangat prihatin dengan kondisi yang dialami warga Palestina di Gaza akibat eskalasi serangan militer Rezim Zionis Israel.

Apa yang dilakukan oleh serangan militer Rezim Zionis Israel dalam beberapa hari ini menunjukkan politik apartheid rezim paling rasialis di dunia ini. Aksi brutal dan tak manusiawi ini menjadi bukti substansi Rezim Zionis Israel. Target yang ingin dicapai oleh Rezim Zionis Israel dengan serangan brutalnya ini adalah menghancurkan setiap perlawanan terhadap aksi-aksi agresinya di tanah air Palestina. Namun, ada pihak-pihak lain yang turut bertanggung jawab atas kebiadaban Rezim Zionis dan itu adalah Amerika yang memberikan dukungan mutlak kepada Israel dan negara-negara Barat. Sementara itu, negara-negara Arab pro perdamaian dengan Rezim Zionis Israel tidak ingin ketinggalan, sikap mereka malah membuat Israel sewenang-wenang dengan rakyat Palestina. Namun yang paling bejat dari negara-negara ini adalah sikap Otorita Palestina yang dipimpin oleh Mahmoud Abbas.

Mahmoud Abbas tidak hanya mengikuti skenario Rezim Zions Israel untuk melakukan perundingan perdamaian, tapi lebih keji adalah menjadi kaki tangan Israel membungkam perlawanan warga Palestina. Cukup banyak pejuang Palestina, khususnya anggota Hamas, yang dijebloskan ke dalam penjara Otorita Palestina. Tanpa sadar, atau malah memang itu keinginannya, Otorita Palestina telah menjadi benteng pertama, sebelum berhadapan dengan dinding pembatas, Rezim Zionis Israel dalam menahan balasan para pejuang Palestina.

Kini, satu-satunya penghalang politik ekspansi Israel hanya para pejuang Palestina di Jalur Gaza. Oleh karenanya, di mata para pejabat Rezim Zionis Israel, satu-satunya cara adalah kembali menguasai Gaza yang lepas dari tangan mereka secara memalukan pada tahun 2005. Menariknya, dalam serangan lima hari militer Israel, kembali mereka harus malu dikalahkan para pejuang Palestina yang berjuang dengan gagah berani. Kembali lagi Tzipi Livni, Menteri Luar Negeri Israel menegaskan bahwa militer Israel akan kembali menyerang Gaza.

Keberanian Israel muncul kembali setelah Amerika menempatkan 6 kapal perangnya di Laut Mediterania, dekat perairan Lebanon. Ternyata Israel tidak punya cukup keberanian berhadap-hadapan dengan para pejuang Islam Palestina. Militer nomor satu di Timur Tengah itu telah menjadi ompong. Kebenaran ucapan Sayyid Hasan Nasrullah, Sekjen Hizbullah mulai terbukti. “Israel lebih lemah dari rumah laba-laba”.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: