Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Perang Membayang-Bayangi Timur Tengah

Posted by infosyiah pada 1, Maret 6, 2008

Perang Membayang-Bayangi Timur Tengah

Condoleezza Rice, Menteri Luar Negeri Amerika melawat Timur Tengah dan saat yang sama kapal-kapal perang Amerika hadir di Laut Mediterania, berdekatan dengan perairan Lebanon. Perjalan Menlu AS kali ini menebarkan aroma perang, sekalipun para komandan militer AS mengatakan, 6 kapal perang AS yang mengangkut ribuan marinir hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan Lebanon.

Namun pengalaman Afghanistan dan Irak mengajarkan kita bahwa kali ini George W. Bush, Presiden Amerika di tahun terakhir jabatannya ingin sekali lagi berpetualang di Lebanon dan Jalur Gaza. Para analis politik punya keyakinan bahwa ancaman Deputi Menteri Perang Rezim Zionis Israel yang akan menjadikan Jalur Gaza sebagai tempat pembantaian manusia dan holocoust. Perang kali ini tidak hanya menyangkut anak-anak dan penduduk sipil Palestina, namun brutalitas dan kebiadaban Israel yang didukung langsung Amerika akan melebar mencakup Timur Tengah. Setelah membantai warga Palestina di Jalur Gaza, Israel segera memobilisasi kembali pasukannya untuk memulai serangan lebih besar dengan dukungan 6 kapal perang Amerika di perairan Lebanon. Semua ini menunjukkan bahwa Rezim Zionis Israel akan melakukan perang baru dengan dukungan penuh Amerika.

Bila menengok lebih teliti laporan Komite Winograd, di sana disebutkan bahwa untuk menaikkan kembali kredibilitas Rezim Zionis Israel, Ehud Olmert, Perdana Menteri Israel harus menyerang Lebanon untuk kedua kalinya. Tampaknya, Olmert menerima syarat itu agar bisa tetap duduk di posisi Perdana Menteri Israel.

Sementara munculnya perlawanan di Lebanon dan Palestina merupakan lonceng bahaya bagi Rezim Zionis Israel dan para pendukungnya. Kekalahan yang berulang-ulang dalam menghadap Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) dan Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengancam kehidupan penjajah Israel. Itulah mengapa Olmert menyatakan bahwa perang untuk menumpas perlawanan di Timur Tengah telah dimulai.

Rezim Zionis Israel sejak awal pendudukannya di Palestina, berusaha untuk memperluas wilayah jajahannya demi mewujudkan Israel Raya. Pendudukan Gurun Sinai, Dataran Tinggi Golan, Lebanon Selatan, Jalur Gaza, Tepi Barat Sungai Jordan dan Baitul Maqdis bagian dari upayanya selama ini. Guna menyukseskan rencananya ini, tidak tanggung-tanggung, sejak awal para pejabat Israel melakukan pembersihan etnis dan mengusir paksa rakyat Palestina keluar dari tanah airnya.

Dalam situasi yang demikian, tumbuh gerakan-gerakan perlawanan di Lebanon dan Palestina sendiri, utamanya di Jalur Gaza. Perlawanan gagah berani yang mereka tunjukkan berhasil memukul mundur bahkan mengalahkan pasukan militer terkuat di Timur Tengah ini. Rezim Zionis Israel mulai menyadari sedang menuju kehancurannya. Untuk itu, para pejabat Israel tengah berupaya keras untuk mencegah hal itu terjadi dengan bantuan Amerika.

Kehadiran kapal-kapal perang Amerika di perairan Lebanon disambut dengan komentar berani dari Michel Sleiman, Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon. Michel Sleiman mengatakan, Lebanon bukan pintu gerbang bagi terwujudnya perang Amerika dan Israel di Timur Tengah. Terlepas dari semua itu, di akhir jabatan Bush, Timur Tengah telah menjadi gunung berapi setiap saat dapat meletus.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: