Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Saat Gaza Diserang, Para Syekh Kuwait Pada Kemana?

Posted by infosyiah pada 1, Maret 6, 2008

Saat Gaza Diserang, Para Syekh Kuwait Pada Kemana?

syeikh-kuwait.jpg

Pemberitaan mengenai keluarnya sejumlah warga Syiah Kuwait dari negaranya akibat tuduhan ikut dalam peringatan syahadah Imad Mughniyah sangat mengherankan kalangan Syiah Timur Tengah.

Menurut laporan ABNA, dalam kondisi di mana Gaza dibombardir dari udara, laut dan darat dan daerah ini diambang tragedi kemanusiaan, para penguasa Kuwait ketimbang memikirkan bagaimana cara menolong wanita, anak-anak dan penduduk sipil Palestina di Gaza, sibuk memikirkan hukuman bagi warganya yang ikut hadir dalam acara peringatan syahadah Imad Mughniyah.

Ini sebuah langkah yang aneh dan sulit dibenarkan dari Menteri Dalam Negeri Kuwait. Karena jumlah orang-orang Syiah Kuwait hampir mencapai setengah dari jumlah populasi negara ini. Sebaliknya, aksi ini mempertanyakan legalitas pemerintahan Kuwait yang sebelum ini mempersenjatai Saddam Husein, diktator Irak. Terlebih lagi, selama ini Kuwait dikenal politiknya sejalan dengan politik Amerika dan Rezim Zionis Israel.

Kini, hati nurani umat Islam yang sadar menuntut tidak saja mengembalikan nama baik mereka yang dituduh, namun Kuwait harus menekan Rezim Zionis Israel agar menghentikan brutalitasnya di Jalur Gaza.[infosyiah]

4 Tanggapan to “Saat Gaza Diserang, Para Syekh Kuwait Pada Kemana?”

  1. fuad said

    peringatan syahadah Imad Mughniyah pernahkah dirayakan di zaman rasulullah?

  2. Frodo said

    Well, the most high populated of “Gay” in the entire MidEast Country …. my old friend, Jafar Meshari (lived in Hawaly City in Kuwait), said that over 5 years ago.

    It’s not so surprise when the “Gay”, for crying outloud’, doing some “dancing words”. In our country they called “Bencong” or “Betty”.
    Those “Bencong”, … they EAT or Swallowed Men, you know. Just ignoring them from our face.

    Like Miss Fuad, SHE can do Nothin’. Well Fuad, may we call You “Betty” ??
    Let me know, … I’m waiting …

  3. bahlul said

    Pertanyaan anda itu naif. Zamannya Rasulullah saaw dengan zamannya Imad Mughniyah itu jaraknya ratusan tahun mas. Pada saat Rasulullah saaw masih hidup, Imad Mughniyah belum lahir.

    Nanti pada saat anda naik haji, jangan naik pesawat. Itu bid’ah. Sebaiknya anda naik unta saja. Sebab naik pesawat tidak dicontohkan oleh Rasulullah.

  4. teeway said

    Memang kita harus melihat orang dari segi intelektualnya… (dalam masalah ilmu dunia dan khususnya ilmu agama)
    Bagaimana kita bisa memilih “Islam” dari kalangan orang2 yang sangat tidak mempunyai akal… apa lagi yang nggak maju… sementara Al Qur’an untuk segala zaman, dari zaman Rasulullah saww (naik unta, kuda) sampai dengan sekarang zaman yang dipimpin oleh Imam Zaman (naik pesawat, mobil dll)…

    Jadi makin mantab… pilihan gue… Assalamualaika ya shohibuzzaman..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: