Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Sikap Ketua Kepala Staf Gabungan AS Soal Penarikan Tentara dari Irak

Posted by infosyiah pada 1, Maret 7, 2008

Sikap Ketua Kepala Staf Gabungan AS Soal Penarikan Tentara dari Irak

Michael Mullen, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika menentang penentuan waktu penarikan mundur pasukan Amerika dari Irak. Sikap itu disampaikannya dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Robert Gates, Menteri Pertahanan Amerika mengenai masalah keluarnya tentara Amerika dari Irak. Dalam konferensi persnya Mullen mengatakan, “Saya prihatin dengan setiap ide penarikan mundur pasukan dari Irak, karena kemajuan yang telah kita raih akan hancur begitu saja.”

Hillary Clinton dan Barack Obama, dua kandidat dari Partai Demokrat dalam pemilihan kaukus Presiden Amerika sama menjanjikan segera menarik pasukan Amerika dari Irak bila terpilih. Sejatinya pernyataan Michael Mullen adalah reaksi atas pernyataan dari dua kandidat Partai Demokrat itu dan secara tersirat menilainya sebagai ancaman bagi keamanan Irak. Beberapa hari sebelumnya, salah seorang pejabat senior Amerika menjelaskan bahwa keluarnya tentara Amerika dari Irak akan meningkatkan aksi kekerasan di negara ini. Alasan yang bak mantera bagi para pejabat Gedung Putih saking seringnya diungkapkan untuk membenarkan berlanjutnya pendudukan Irak oleh tentara AS.

Akibat kesalahan kinerja Presiden Amerika, George W. Bush di Irak, Amerika senantiasa mendapat gelombang protes baik dari publik Amerika sendiri maupun masyarakat internasional. Kondisi yang semacam ini jelas menyulitkan Partai Republik dalam persaingan Pemilu Amerika. Situasi ini bahkan menekan Bush, sehingga ia terpaksa mengumumkan akan mengurangi tentara Amerika di Irak sebanyak 30 ribu sampai musim panas tahun ini. Sampai saat ini, sekitar 160 ribu tentara Amerika berada di Irak, namun aksi-aksi kekerasan tetap terjadi di sana.

Tidak diragukan bahwa pelaksanaan program keamanan yang diterapkan pemerintahan Nouri Al-Maliki akan memperbaiki kondisi keamanan negaranya. Tak urung Panglima Amerika di Irak, Jenderal David Petraus mengakui kemajuan yang dicapai setelah dilaksanakan program keamanan itu. Namun masalahnya adalah pendudukan dan penjajahan Irak itu sendiri faktor utama ketegangan dan krisis di negara seribu satu malam ini. Hal ini dengan mudah dapat dibuktikan dengan banyak kejadian yang terjadi di sana. Dalam setiap ketegangan dan aksi kekerasan yang terjadi di Irak, dapat dipastikan tentara Amerika punya andil menyulut ketegangan, baik secara langsung maupun tidak.

Dengan bukti ini, pernyataan bahwa keluarnya tentara Amerika dari Irak akan membuat negara ini semakin bermasalah hanya propaganda Amerika belaka. Kenyataannya, para pemimpin Gedung Putih yang haus perang punya khayalan bisa hadir di Irak untuk waktu lama. Namun kini, sikap itu mendapat penentangan keras rakyat, tokoh-tokoh politik Irak, warga Amerika dan bahkan masyarakat internasional.

Melihat kondisi yang tengah berkembang, para pejabat Gedung Putih mencari jalan lain untuk melaksanakan rencana mereka untuk tinggal lebih lama di Irak. Oleh karenanya, masih seperti lima tahun lalu, mereka tetap berusaha untuk menjaga isu kondisi keamanan Irak guna mengurangi tekanan terhadap politik Bush. Namun bisakah itu bertahan, setelah jelas bahwa invasi militer Amerika ke Irak ilegal dan berdasarkan data-data bohong?[infosyiah]

Satu Tanggapan to “Sikap Ketua Kepala Staf Gabungan AS Soal Penarikan Tentara dari Irak”

  1. abah Zacky al-Atsary said

    hancurkan Amerika, hancurkan Maliki, dukung Daulah Islam Irak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: