Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Tamu Hina Nabi, Televisi Aljazeera Segera Minta Maaf Kepada Umat Islam

Posted by infosyiah pada 1, Maret 7, 2008

Tamu Hina Nabi, Televisi Aljazeera Segera Minta Maaf Kepada Umat Islam

aljazeera.jpg

Televisi Aljazeera secara resmi meminta maaf kepada umat Islam atas kejadian penghinaan kepada Nabi Muhammad saw dalam acara “Ittijah Al-Ma’akis” (pandangan berbeda).

Menurut laporan situs Shabestan, televisi Aljazeera berjanji tidak akan menayangkan ulang acara itu.

Masih dari Shabestan, acara talk show Ittijah Al-Ma’akis itu menghadirkan Wafa Solthan, psikolog Suriah yang tinggal di Amerika. Solthan pertama-tama menghina Islam dan berusaha untuk membenarkan sikap pembuat karikatur yang menghina Nabi. Dia juga membenarkan sikap Israel yang membantai warga Palestina.

Dalam acara tersebut satu lagi tamu yang hadir ingin menghina Nabi Muhammad saw lebih jauh, tapi dicegah oleh presenter, Faisal al-Qasim dan memberikan kesempatan kepada Solthan untuk melanjutkan ucapannya.

Masih dalam acara itu, seorang analis politik berkebangsaan Mesir yang tidak disebut namanya langsung mereaksi ucapan Solthan dan mengatakan, “Kebebasan berekspresi dapat dibenarkan, namun ucapan seorang non muslim di televisi Aljazeera tidak dapat dibenarkan ketika menggunakan televisi ini sebagai alat untuk menghina Islam, al-Quran dan Nabi Muhammad saw.

Menurut situs Mufakkirah Islam, ucapan wanita non muslim yang suaminya Yahudi masih memiliki mata rantai dengan penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw. Dan situs-situs anti Islam segera mempublikasikan acara ini.[infosyiah]

11 Tanggapan to “Tamu Hina Nabi, Televisi Aljazeera Segera Minta Maaf Kepada Umat Islam”

  1. de said

    berarti orang islam memberhalakan muhammad donk!!masak gitu aja dah berlebihan,sendangkan banyak diluar sana yang melecehkan Tuhan Allah ga ada yang komplen..

  2. Ari Mulyanto said

    Untuk De..

    seandainya Orang tua nya De di hina dan dilecehkan bagaimana perasaannya???dan apa reaksi yang kau kan lakukan??

    Sedangkan bagi saya dan mungkin sebagian Umat Muslim bahkan seluruhnya, Muhammad bukan saja menjadi Orang Tua,tetapi juga teladan Dunia Akherat, mungkin hanya sebagian sikap orang tua kita saja yang akan kita teladani tapi Kalau Muhammad seluruhnya merupakan Teladan..baik Ucapan maupun Tindakannya..

    Salam Dan Shalawat untuk mu Wahai Rasul beserta Ahlul Bait…

  3. teeway said

    @De
    Gue rasa bukan memberhalakan Rasulullah saww, tetapi kecintaan kita kepada Allah SWT hanya bisa melalui kecintaan kepada Rasulullah saww dan siapapun yang dicintai oleh Rasulullah saw,
    nah kalau gue sebagai umat Islam, percaya bahwa kecintaan kepada beliau dapat menghantarkan kita kepada surga Allah SWT.
    (gue rasa lo bukan Islam ya… menyebut Rasulullah saww aja seperti itu.. dan lagi pelecehan terhadap “Tuhan Allah” nggak ada complain… krn diluar sana? dimana? di Amerika? ato di Planet? ya terang aja, mereka menuhankan dunia…)

    Peace…

  4. ramdani1428 said

    weks kok memberhalakan? bagi Islam Muhammad adalah figur sosok yang dijadikan teladan hidup. Dan Islam adalah jalan hidup yang dicintai lebih daripada hidup itu sendiri. Cinta orang Islam menjadikan kalau ada yang menghina ya ditindak. Kalo ada orang tidak komplain ketika yang dicintainya dihina ya patut diragukan cintanya

  5. joyo said

    cinta yg berlebihan itu membutakan, tidak dapat lagi membedakan mana yg simbol dan yg esensial, menurut saya karikatur2 itu dibuat untuk menyindir ajarn Islam yg akhir2 ini berwajah keras dan bengis, identik dengan penindasan dan otoritarianism, taliban dan irak contohnya.
    salam kenal 😀

  6. ifal said

    Wafa Solthan mudah2an diberi Rahmat sama Allah untuk segera bertobat. Amiin

  7. n/a said

    itu cinta buta. Bodoh.
    Belom kenal betul siapa yang dicintainya kok mau-maunya belain.

    Apakah seorang yang meniduri gadis cilik 9 tahun dan orang yang menghalalkan berhubungan seks dengan budak perempuan adalah orang baik?

    Pengikut2 muhamad ini tidak pernah menganggap aktifitas pembunuhan yang selalu menyertai perampokan dan pelebaran/penaklukan daerah kekuasaan ini sebagai hal yang kejam, bagi pengikutnya hal itu adalah wajar karena muhamad bilang “disuruh allah” melalui kitab panduan penaklukan dan perangnya.
    Jadi apa bedanya nabi padang pasir ini dengan kepala perampok?

    Ini adalah kata-kata Tuhan palsu yang dikarang Muhammad:
    Qs. 69:44-47
    Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.

    Dan inilah bukti nyata kalau Muhammad berbohong, dia dikutuk Tuhan Yang Maha Esa atas kekurangajarannya itu:

    Hadis Sahih Bukhari 5.713:
    Dikisahkan oleh Aisha:
    Pada waktu sakitnya sebelum dia mati, sang Nabi sering mengatakan, “Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena daging yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu.”

    Terlihat sekali keterkaitan dari apa yang dikatakan oleh Alquran dan apa yang dirasakan oleh Muhammad, bukan?

    Maaf, kami benci Muhammad karena dia jahat.
    Dia perampok, pemerkosa, pembunuh, egois, narcist, pedofil, mengidap megalomania (angkuh), merasa super dan harus paling dihormati dan ditakuti. Dia juga penipu, pembohong, tukang ngibul, culas, licik, pengecut, pendendam, pendengki dan iri hati, dan pemarah.

    Kalau dia benar-benar nabi utusan Tuhan, maka saya akan protes: Kenapa Tuhan mengutus manusia sejelek itu jadi nabinya?

    Tapi sudah tentu, ALLAH SWT bukan Tuhan. Baca selengkapnya disini: http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=13973

  8. asrian said

    @De..
    Yakin deh saya, kamu bukan orang Islam. Jangan salah paham, non! Kami orang Islam gak memberhalakan apapun kecuali Allah SWT. gak kayak kepercayaanmu itu yang memberhalakan Yesus (bahkan sampe salibnya pun ikut diberhalakan)

    @N/a..
    ketahuan deh kalo kamu itu sepilis/jil.jelas-jelas juga kamu gak kenal sama Rasulullah, tapi kok berani mencaci beliau. sebagai orang Islam, jelas saya tersinggung!!dikasi berapa duit sama Amerika???Denger2 kalo di JIL itu, 1 kali mencaci tentang Islam bisa dapat duit 5 dollar. dikit banget tuh duit!! Pantas kalian banyak mencaci.. Supaya duitnya juga banyak. Wakakak.. Makan tuh JIL!!

  9. teeway said

    @N/A
    Udah mela’nat… menghina… tidak percaya Tuhan… tapi koq pengecut, nama lo siapa? agama lo apa? koq protes sama Tuhan mengenai Nabi yang diutus…
    Belajar donk… jangan asal aja ambil dari web yang penuh dengan penghinaan dan kebencian… kalo elo udah merasa benar yaa… monggo… tinggal tunggu ajal menjemput… elo masuk surga ato masuk neraka… kirim2 pesan aja lewat blog ini.. ok… gue tunggu… (tapi ntar gue lari tunggang langgang… yang dateng soalnya SEEETTTTTAAAANNN….)
    lanjut dikit dah…
    Emangnya injil/bibel yang elo pake sekarang dari tuhan elo… emangnya masih berlaku… bukannya udah kadaluarsa… (lakum dinukum waliyadin…)
    La’natullah untuk orang2 yang menghina Rasulullah saw… tempatnya di jahanam yang terdalam…

    mengenai hadits sholat 50x (tolong dicari keabsahannya/shahih nggak?) asal ngomong aja… (MAKANYA CARI AGAMA ISLAM JANGAN DARI YANG BUKAN SUMBERNYA… TANYA DENGAN YANG BERHAK… tanya sama infosyiah dimana harus mencari…)

    Pencinta Allah SWT, Rasulullah saww dan Keluarganya yang suci,
    Insya Allah Keadilan dan Kebenaran segera datang… sehingga mereka2 yang mencaci dan menghina para Nabi as dan Rasulullah saww dapat menyaksikan, bagaimana Nabi Isa as (Yesus) turun ke bumi dan menjadi ma’mumnya Imam Akhir Zaman… Assalaumalaika Yaa Shohibuzaman… waj’al farajhu.. shalawat…

  10. edy said

    @N/A
    Maaf sebelumnya,km itu org yang beragama atau tidak. Karena orang yang beragama tidak akan berbicara seperti km. Urus tuh agamamu (kalau emang punya). Kaji yang bener, apa emang seperti itu tuntunan sebagai seorang umat. atau jangan2 km bukan manusia. Insyaf dong. Mudah-mudahan km diberikan jalan yang benar. Ingat hidup ga pendek. sehabis mati ada alam lain yang harus km pertanggungjawabkan. Mungkin jg ntar kita ktemu disana. Ingat, jaga omongan kalau km masih manusia.Atau km hanya org stres yang lg cari pelampiasan karena ga bs berbuat apa-apa atas kebenaran ISLAM.Bertaubat mumpung masih sempat…………………………………

  11. jamil said

    baca beritanya ttg Dr. Wafa Sultan dong…

    ini aku ambil dari situs http://www.nytimes.com/2006/03/11/international/middleeast/11sultan.ht ml?ei=5094&en=4fdceb6c0558787e&hp=&ex=1142139600&partner=homepage&page wanted=print

    LOS ANGELES, March 10 —
    Tiga minggu yang lalu, Dr. Wafa Sultan yang tadinya adalah dokter ahli jiwa Syria Amerika yang tidak begitu dikenal yang tinggal di daerah luar kota Los Angeles, mengakibatkan para Muslim marah besar.

    Akibat hasil interview yang blak2an dan tanpa kekang di TV Al Jazeera pada tanggal 21 Februari lalu, hari ini Dr. Wafa Sultan jadi sensasi internasional, di-puji2 sebagian orang karena menyuarakan pendapat yang baru dan sebagian lainnya menuduhnya sebagai penghujat dan kafir yang layak dibunuh.

    Dalam interview TV yang telah dilihat di internet lebih dari sejuta kali dan tersebar melalui e-mail ratusan ribu kali di seluruh dunia, Dr. Sultan dengan lugas mengecam imam2 Muslim, pejuang2 suci Islam dan pemimpin2 politik yang dia sebut telah mendistorsi ajarang Muhammad dan Qur’an selama 14 abad.

    Dia berkata bahwa dunia Islam yang dia bandingkan kalah dengan dunia kaum Yahudi, telah terjerumus ke dalam sikap mengasihani diri sendiri dan tindakan kekerasan.

    Dr. Sultan berkata bahwa dunia saat ini tidak menyaksikan pertikaian agama atau budaya, tapi tepatnya adalah perang antara modernitas dan barbarisme. Dalam perang ini kekuatan Islam yang penuh kekerasan dan sangat reaktif sudah ditentukan akan kalah.

    Akibat pendapat ini, para imam di seluruh dunia Muslim mengutuki Dr. Sultan, dan mesin penerima pesan teleponnya penuh dengan ancaman pembunuhan. Tapi para Muslim penganut reformasi Islam memujinya karena telah mengatakan kritik yang bahkan tidak berani dikatakan Muslim dalam percakapan tertutup sekalipun. Sebaliknya, Dr. Sultan menyuarakan kritik itu dengan keras dalam bahasa Arab dan disiarkan di seluruh jaringan TV dunia Arab.

    ”Aku percaya bahwa masyarakat kita disandera oleh kepercayaan dan ajaran2 kita sendiri, “katanya dalam sebuah interview minggu ini di rumahnya di daerah luar kota Los Angeles.

    Dr. Sultan, 47 tahun, mengenakan baju atasan formal dan rok dan stoking yang tebal. Warna mata dan rambutnya hitam pekas dan penampilannya yang sederhana berlawanan dengan kata2nya yang tajam: “Pengetahuan telah membebaskanku dari pemikiran yang terbelakang. Seseorang harus menolong memerdekakan kaum Muslim dari kepercayaan2 yang salah ini.”

    Barangkali kata2nya yang paling menusuk di interview Al Jazeera adalah perbandingan yang dia katakan tentang bagaimana kaum Yahudi dan kaum Muslim bereaksi dalam menghadapi kesukaran. Dalam berbicara tentang Holokaus, dia berkata, “Kaum Yahudi telah bangkit dari tragedi dan memaksa dunia untuk menghormati mereka melalui pengetahuan mereka dan bukan melalui teror. Dengan hasil kerja mereka, dan bukan dengan menangis dan menjerit-jerit.”

    Dia melanjutkan, “Kita tidak pernah melihat seorang pun Yahudi yang meledakkan dirinya di restoran Jerman. Kita tidak pernah melihat seorang pun Yahudi yang menghancurkan gereja. Kita tidak pernah melihat seorang pun Yahudi yang melakukan protes dengan membunuh orang.”

    Dia menyimpulkan, “Hanya kaum Muslimlah yang membela kepercayaan mereka dengan membakar gereja2, membunuhi orang2 dan menghancurkan kedubes2. Cara yang mereka tempuh tidak akan menghasilkan apapun. Kaum Muslim harus bertanya kepada diri mereka sendiri APAKAH YANG BISA MEREKA LAKUKAN BAGI UMAT MANUSIA, SEBELUM MEREKA MENUNTUT AGAR UMAT MANUSIA MENGHORMATI MEREKA.”

    Pandangan2nya terdengar oleh Kongres Yahudi Amerika yang kemudian mengundangnya di bulan Mei untuk berbicara di sebuah konferensi di Israel. “Kami telah mendiskusikan dengannya betapa pentingnya pesan2 darinya dan kami mencoba mengatur agar dia bisa bicara dengan para pemimpin Yahudi, “ kata Neil B. Goldstein, direktur eksekutif organisasi itu.

    Kemungkinan besar Dr. Sultan lebih diterima dengan baik di Tel Aviv daripada di Damaskus. Tak lama setelah interview disiarkan, para imam Syria mengutuknya sebagai kafir. Seorang imam berkata bahwa dia telah merusakkan Islam lebih parah daripada kartun2 Denmark mengejek Muhammad, demikian disampaikan oleh sebuah kantor berita.

    Dr. Sultan “sekarang sedang menyelesaikan bukunya, yang kalau berhasil diterbitkan, akan menjungkirbalikkan dunia Islam.”

    ”Aku sudah berada pada titik di mana aku tidak bisa kembali lagi. Aku tidak punya pilihan. Aku mempertanyakan setiap ajaran yang tertera di Qur’an.

    Judul bukunya adalah “Tawanan yang Melarikan Diri: Jika Tuhan adalah Monster.”

    Dr. Sultan berasal dari keluarga Muslim tradisional yang besar di Banias, Syria, yakni sebuah kota kecil di daerah Mediterania yang jaraknya sekitar 2 jam nyetir mobil di sebelah utara Beirut. Ayahnya adalah pedagang gandum dan Muslim yang taat. Dr. Sultan melaksanakan ajaran Islam sampai dia dewasa.

    Tapi, katanya, hidupnya berubah di tahun 1979 ketika dia masih menjadi mahasiswa kedokteran di Universitas Aleppo, di bagian Utara Syria. Pada saat itu, anggota kelompok radikal Muslim Brotherhood menggunakan terorisme untuk mengguncangkan pemerintahan di bawah Presiden Hafez al-Assad. Orang2 bersenjata dari Muslim Brotherhood menyerbu ke dalam ruangan kelas di universitas dan membunuh profesornya di hadapannya, kata Dr. Sultan.

    “Mereka memuntahkan ratusan peluru ke tubuh profesorku sambil berteriak “Allahuakbar!” katanya. “Pada detik itu, aku kehilangan imanku pada tuhan mereka dan mulai mempertanyakan semua ajaran agama Islam. Itu adalah titik balik dalam hidupku, dan ini pula yang mengantarkanku pada posisiku yang sekarang. Aku harus pergi. Aku harus mencari tuhan yang lain.”

    Dia dan suaminya yang sekarang ganti nama dengan nama Amerika yakni David, merencanakan untuk meninggalkan Syria dan pergi ke Amerika Serikat. Visa2 mereka akhirnya ke luar di tahun 1989, dan suami istri Sultan dan kedua anak mereka (sekarang anak mereka berjumlah tiga) lalu tinggal dengan kawan2 mereka di Cerritos, California. Ini adalah daerah perumahan makmur di tepi kota Los Angeles.

    Setelah berganti-ganti pekerjaan dan kesusahan bahasa, Dr. Sultan akhirnya menyelesaikan ijin kedokteran Amerika, dan yang belum selesai tinggal program pasien rumah sakit yang diharapkannya bisa diselesaikan dalam waktu setahun. David bekerja dengan mengusahakan bengkel peneliti kadar polusi bagi kendaraan. Mereka beli sebuah rumah di daerah Los Angeles dan memasukkan anak2 mereka ke sekolah2 umum. Sekarang mereka semua adalah warga negara Amerika Serikat.

    TAPI bahkan setelah dia hidup nyaman sebagai warga kelas menengah di Amerika, kemarahan Dr. Sultan tetap menyala di lubuk hatinya. Dia menuliskan kemarahannya, pertama-tama untuk dirinya sendiri, dan lalu untuk website reformasi Islam yang bernama Annaqed (Sang Pengritik) yang dikelola oleh seorang imigran Syria di Phoenix, Arizona.

    Sebuah artikel penuh kemarahan yang ditulis Dr. Sultan tentang Muslim Brotherhood menarik perhatian Al Jazeera, yang lalu mengundangnya untuk berdebat dengan seorang imam Algeria di siaran TV bulan July lalu.

    Dalam perdebatan itu, Dr. Sultan mempertanyakan ajaran2 relijius Islam yang mengakibatkan anak2 muda bunuh diri dalam nama Awloh. “Mengapa seorang anak muda Muslim, dalam puncak hidupnya, dengan masa depan cerah di hadapannya, pergi dan meledakkan diri sendiri?” dia bertanya. “Di negeri2 kita, agama merupakan satu2nya pendidikan dan dari satu2nya mata air agama inilah para teroris minum untuk melegakan dahaganya.”

    Kata2nya mengakibatkan banyak perdebatan di seluruh dunia dan namanya mulai bermunculan di koran2 dan website2 Arab. Tapi kemahsyurannya meledak setelah tampil di Al Jazeera lagi di tanggal 21 Februari di sebuah interview yang diterjemahkan dan disebarkan secara luas oleh Middle East Media Research Institute, yang dikenal sebagai Memri.

    Memri melaporkan bahwa klip video Dr. Sultan telah ditonton lebih dari sejuta kali.

    ”Pertentangan yang kita saksikan di seluruh dunia bukanlah pertentangan agama atau budaya, “ kata Dr. Sultan. “Ini adalah pertentangan dua pihak berlawanan yang berasal dari era yang berbeda. Ini adalah pertentangan antara mentalitas yang dimiliki Abad Pertengahan lawan mentalitas Abad ke 21. Ini adalah pertentangan antara kemajuan lawan keterbalikan, antara keberadaban lawan primitif, antara barbarisme lawan rasionalisme.”

    Dia berkata dia tidak lagi melaksanakan ajaran agama Islam. “Aku adalah manusia sekuler, “ katanya.

    Tamu lain dalam program interview ini yang diperkenalkan sebagai profesor Mesir tentang studi agama, Dr. Ibrahim al-Khouli, bertanya, “Apakah kamu bida’ah?” Dia lalu berkata tidak ada gunanya menyangkal atau mendebat Dr. Sultan, karena dia telah menghujat Islam, Muhammad dan Qur’an..

    Dr. Sultan berkata dia menganggap kata2 itu sebagai fatwa, kutukan agama. Sejak saat itu, katanya, dia menerima banyak ancaman pembunuhan di mesin penjawab telepon dan melalui e-mail

    Satu pesan berkata, “Oh, kamu masih hidup ya? Tunggu aja nanti.” Dia menerima sebuah e-mail di hari lalu dalam bahasa Arab yang berkata, “Jika seseorang nanti membunuhmu, orang itu adalah saya.”

    Dr. Sultan berkata bahwa ibunya yang masih tinggal di Syria ketakutan untuk menghubunginya secara langsung dan hanya berani bicara melalui saudara perempuannya yang hidup di Qatar. Dia berkata dia lebih khawatir akan keselamatan anggota keluarganya di Amerika dan Syria daripada akan dirinya sendiri.

    ”Aku tidak takut,” katanya. “Aku percaya akan pesan2ku. Rasanya seperti melakukan perjalanan yang jauhnya sejuta mil dan kurasa yang terberat adalah 10 mil pertama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: