Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Berakhir, Kunjungan RI I di Tehran

Posted by infosyiah pada 1, Maret 13, 2008

Berakhir, Kunjungan RI I di Tehran

Lawatan resmi dua hari Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Indonesia di Tehran pada sore hari Selasa (11/3) diakhiri dengan penandatanganan 5 nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pertanian, perminyakan, perdagangan, pendidikan dan pembangunan kilang minyak. Dalam lawatan resminya ini, SBY bertindak selaku pimpinan delegasi pejabat tinggi Indonesia. Sejak dari Jakarta, agenda yang telah dipersiapkan adalah pertemuan dan pembicaraan dengan Doktor Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Republik Islam Iran, dan Rahbar atau Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Sayed Ali Khamenei.

Dalam pertemuan Ayatollah Ali Khamenei dengan Presiden Republik Indonesia dan rombongan, Rahbar Iran ini mengingatkan urgensi dan keharusan hubungan kerja sama dan kesepahaman antara negara-negara Islam. Menurut Rahbar, kerja sama dan hubungan yang semakin dekat antar negara-negara Islam menjadi skala prioritas politik luar negeri Republik Islam Iran. Ayatollah Sayed Ali Khamenei menilai sikap Indonesia di hadapan Resolusi Dewan Keamanan PBB sebagai langkah berani dan patut dipuji. Beliau melanjutkan, Keputusan Indonesia ini pasti menaikkan harga diri dan martabat bangsa dan negara Indonesia. Terlebih lagi, Indonesia termasuk salah satu negara penggagas Organisasi Negara-Negara Non Blok (GNB). Sebuah organisasi yang menjadi simbol independensi negara-negara anggotanya.

Poin-poin penting yang disampaikan oleh Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran perlu mendapat perhatian serius umat Islam sedunia. Masalah-masalah seperti perlunya menjaga kewaspadaan di hadapan konspirasi Amerika dan Rezim Zionis Israel di Timur Tengah harus disikapi secara serius. Sampai saat ini, dunia Islam memiliki kekayaan dan keragaman potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal baik di bidang ekonomi, politik, budaya dan sains untuk menghadapi arogansi kekuatan-kekuatan utama. Hal ini tidak boleh dipandang remeh karena sangat menentukan masa depan umat Islam.

Jelas, dunia Islam membutuhkan persatuan, solidaritas dan pengembangan sains untuk menyelamatkan dirinya dari masalah yang melilit dan menutupi ketertinggalannya dari negara-negara maju. Guna mewujudkan tujuan ini dibutuhkan tekad kuat dan dukungan politik seluruh negara-negara Islam. Di sini, Iran dan Indonesia punya peran dan tanggung jawab besar untuk memulai kerja besar ini. Sebagai dua negara Islam, Iran dan Indonesia dapat mengambil langkah ke depan dengan memperkokoh dan memperluas kerja sama politik dan memanfaatkan semua potensial yang dimiliki, utamanya ekonomi guna memperluas hubungan antar dunia Islam. Menurut Ayatollah Sayed Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran dunia Islam dapat menjadi kekuatan besar dunia bila dapat mewujudkan persatuan dan perluasan kerja sama sains, ekonomi, budaya dan politik.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: