Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Wakil Sekjen PBB: Tahun 2008 Irak Bakal Merdeka!

Posted by infosyiah pada 1, Maret 13, 2008

Wakil Sekjen PBB: Tahun 2008 Irak Bakal Merdeka!

Utusan khusus Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Irak, Stevan De Mastura dalam pertemuannya dengan Ayatollah Sistani menyatakan bahwa tahun 2008 adalah tahun kedaulatan dan kemerdekaan nasional Irak. Usai melakukan pertemuan selama dua jam dengan Ayatollah Sistani, Stevan De Mastura langsung melakukan konferensi pers. Dalam konferensi persnya Mastura menyatakan tujuan pertemuannya dengan Ayatollah Sistani hanya untuk mendengarkan bimbingannya dan menjelaskan kehadiran PBB di Irak punya tujuan membantu rakyat negara ini.

Namun bersamaan dengan berita itu, di hari-hari ini juga diberitakan adanya perundingan bilateral antara Amerika dan Irak di gedung Kementerian Luar Negeri Irak tentang kerja sama kolektif. Perundingan ini dilaksanakan sebatas perwakilan kedua negara. Kini, Amerika tengah berusaha keras untuk merencanakan kembali bagaimana sebaiknya hubungannya dengan Irak pasca tahun 2008. Tentu saja, rencana ini masih satu paket dengan keinginan kehadiran militer Amerika di Irak untuk waktu lama. Amerika merasa perlu mengambil langkah-langkah ini secepatnya mengingat berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB No. 1790, penugasan pasukan multi nasional di Irak hanya diperpanjang hingga akhir tahun 2008.

Merujuk pada Resolusi 1790, Nouri Al-Maliki, Perdana Menteri Irak menunjukkan kegembiraannya karena tahun ini adalah tahun terakhir kehadiran panjajah di negaranya. Namun, Amerika pasti tidak tinggal diam. Para pejabat Gedung Putih kini kasak-kusuk agar mereka masih tetap bisa hadir di Irak secara legal dan disahkan oleh undang-undang. Penempatan pangkalan militer tetap Amerika di Irak merupakan salah satu target yang dicita-citakan selama ini oleh Gedung Putih. Perundingan yang tengah dilakukan antara Amerika dan Irak ini berdasarkan nota kesepahaman kerja sama yang telah disepakati oleh Nouri Al-Maliki dan George W. Bush, Presiden Amerika pada bulan November 2007.

Untuk sementara, ada satu hal yang menggembirakan dan dapat dipastikan betapa pemerintahan Baghdad tengah menyusun jadual berakhirnya pendudukan tentara asing di negaranya. Pemerintahan Nouri Al-Maliki tetap melakukan itu meskipun Washington bersikeras melanjutkan kehadiran pasukannya di negara seribu satu malam ini. Namun yang mengherankan, para pejabat Washington masih tetap menggunakan cara lama yang kelihatannya masih cukup ampuh menurut mereka yaitu, ciptakan ketakutan di tengah masyarakat. Rasa takut dan tidak aman bakal dijadikan alasan Amerika untuk tetap melanjutkan pendudukan mereka di Irak. Masih terkait dengan politik licik ini, Laksamana Muda John Kelly, Komandan Pasukan Marinir Amerika yang dikirim ke Irak menyatakan, “Kemungkinan besar kelompok Al Qaedah kembali akan melakukan serangan besar-besaran di Irak.”

Pernyataan yang seperti ini pasti hanya berisikan propaganda untuk memecah belah rakyat Irak. Karena bukti-bukti yang terkumpul menunjukkan mayoritas akar krisis Irak berpulang pada pendudukan negara ini oleh negara-negara asing. Namun yang cukup menggembirakan, ternyata tidak hanya para pejabat dan tokoh-tokoh politik Irak yang menginginkan segera dikembalikannya kemerdekaan negara ini, tapi PBB juga mendukung penuh sikap Baghdad.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: