Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Amerika Tolak Investigasi PBB di Penjara-Penjara Irak

Posted by infosyiah pada 1, Maret 14, 2008

Amerika Tolak Investigasi PBB di Penjara-Penjara Irak

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai penyiksaan, Manfred Nowak menyatakan bahwa Amerika menolak permintaannya untuk meninjau penjara-penjara di Irak yang berada di bawah kontrolnya. Manfred Nowak, profesor hukum tata negara dan hak asasi manusia (HAM) di Jenewa mengatakan, “Buat saya, menjadi sangat aneh ketika pemerintah Amerika tidak mengizinkan saya untuk melihat dari dekat kondisi para tahanan di penjara-penjara Amerika di Irak. Hal itu karena Inggris dan pemerintah Irak telah memberikan lampu hijau bagi saya untuk bertemu dengan para tahanan.”

Buruknya perlakuan yang dialami para tahanan di penjara-penjara yang berada di bawah kontrol Amerika di Irak sudah bukan hal yang perlu ditutup-tutupi lagi. Beberapa tahun lalu, penyiksaan yang dilakukan oleh para petugas penjara Amerika di sana menjadi skandal memalukan bagi para pejabat-pejabat Gedung Putih yang kerap menuduh negara-negara lain melanggar HAM. Sampai kini, dunia masih belum dapat melupakan gambaran mengenai penyiksaan para tahanan di penjara Abu Ghraib, Buca, dan kamp penyiksaan Cropper di Irak. Tentu saja kejahatan itu harus ditambahkan dengan pembunuhan dan pembantaian rakyat sipil Irak dengan dalih melawan teroris di negara seribu satu malam ini. Semua ini merupakan faktor penting meluasnya dimensi protes terhadap politik Amerika yang senantiasa melanggar HAM di Irak.

Bila bukti-bukti dan dokumen yang memuat seluruh pelanggaran HAM dikumpulkan, jelas Amerika menjadi salah satu negara yang terbanyak melakukan pelanggaran HAM dan hak-hak tahanan di seluruh dunia. Lebih dari 500 orang tersangka aksi teroris di penjara di Guantanamo, penjara Amerika di Teluk Guantanmo, Kuba, tanpa pernah tahu apa kesalahannya. Mereka digelandangkan ke sana dan hidup dengan fasilitas sangat minim layaknya seorang manusia. Di Guantanamo, segala macam bentuk penyiksaan yang paling sadis dan tak berperikemanusiaan pun menjadi boleh dilakukan. Tahanan ditelanjangi, ditakut-takuti dengan anjing, penghinaan terhadap kesucian keyakinan tahanan merupakan secuil dari teknik penyiksaan yang dilakukan terhadap tahanan Guantanamo. Metode ini juga diterapkan terhadap tahanan di penjara-penjara di bawah kontrol Amerika di Irak.

Mayoritas tahanan di penjara-penjara Irak yang berada di bawah kontrol Amerika tidak pernah terbukti kesalahannya. Bagi Amerika, cukup dengan tuduhan dan persangkaan bisa menyeret seorang warga Irak ke penjara. Sederhananya, pendudukan Irak dan perilaku terhadap tahanan penjara menunjukkan makna sebenarnya hak asasi manusia yang diinginkan oleh Amerika.

Baca ulang senarai perilaku Amerika terhadap tahanan penjara yang berada di bawah kontrolnya di Irak menjadi mudah memahami alasan mereka menolak permintaan pelapor khusus PBB, Manfred Nowak untuk meninjau kondisi penjara-penjara di Irak dan bertemu langsung dengan para tahanan. Laporan yang diterimanya selama ini mengenai kondisi sulit dan keras yang dihadapi para tahanan membuatnya ingin melihat langsung apa yang terjadi di sana. Amerika jelas tidak akan mengizinkan Manfred Nowak karena khawatir skandal HAM jilid kedua bakal terbongkar dan Presiden George W. Bush yang akan mengakhiri jabatannya tidak pernah melakukan sesuatu untuk kebaikan dunia. Apa yang dilakukannya selama ini adalah menebarkan kebencian antar umat manusia dan penyiksaan serta menghidupkan era new kolonialisme.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: