Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Reaksi Cina atas Laporan HAM AS

Posted by infosyiah pada 1, Maret 15, 2008

Reaksi Cina atas Laporan HAM AS

Laporan tahunan Departemen Luar Negeri AS soal kondisi hak asasi manusia (HAM) di dunia menuding Cina melanggar prinsip-prinsip HAM, dan mengabaikan hak-hak sipil dan politik warganya. Namun Beijing berkilah balik dan menyebut telah tejadi penyimpangan dalam laporan tahunan pemerintah AS tersebut. Juru Bicara Departemen Luar Negeri Cina, Qin Gang, mengingatkan, AS tidak akan berhasil meraih ambisinya lewat cara-cara semacam itu. Di mata pemerintahan Beijing, AS berupaya turut campur dalam urusan internal negara lain, dengan cara memanfaatkan isu HAM. Jubir Deplu Cina ini menambahkan, Beijing kini tengah menerapkan langkah mendasar untuk memperbaiki kondisi HAM. Qin Gang menyarankan Washington supaya mengamati pelanggaran HAM secara luas yang terjadi di dalam negerinya, ketimbang mencawe-cawe persoalan HAM di negara-negara lain.

Dalam laporan akhir Dewan Penerangan Pemerintah Cina disebutkan, sejak dimulainya serangan militer AS di Irak pada bulan Maret 2003, tercatat lebih dari 700 ribu warga Irak tewas. Sementara 99 persen dari jumlah tersebut, adalah korban dari kalangan sipil. Masih menurut laporan tersebut, akibat agresi AS ini, sekitar satu juta warga Irak terpaksa mengungsi.

Keputusan veto Presiden AS, George W. Bush yang menolak disahkannya draft undang-undang pencabutan hukuman penyiksaan terhadap para tersangka teroris, baru-baru ini, merupakan bukti betapa tragisnya kondisi HAM di AS. Orang nomor satu di Gedung Putih ini, lebih memilih berseberangan langsung dengan opini publik internasional, dan keluar dari batas-batas moral.

Sementara itu, Asosiasi Kebebasan Madani di AS dalam laporannya mengungkapkan, AS kini memenjarakan sekitar 18 ribu tahanan di Irak, 620 tahanan di Afghanistan, dan 375 lainnya di Guantanamo. Menurut hasil investigasi Human Rights Watch, sebagian besar tahanan tersebut disiksa secara sadis dan diperlakukan secara tidak manusiawi.

Tak jauh berbeda dengan reaksi Beijing, Moskow juga mengkritik keras laporan tahunan Washington soal kondisi HAM di Rusia. Moskow menilai gambaran kondisi HAM dalam laporan tahunan Deplu AS, sangat tendensius, keliru, dan lahir dari sikap sepihak AS. Cina dan Rusia sepakat bahwa laporan tahunan Deplu AS tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip yang berlaku dalam hubungan internasional dan muncul akibat politik standar ganda AS terhadap masalah HAM. Beijing dan Moskow beranggapan, laporan tahunan Washington tersebut merupakan kedok untuk menutupi pelanggaran HAM-nya selama ini.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: