Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Kunjungan Kanselir Jerman di Palestina Pendudukan

Posted by infosyiah pada 1, Maret 17, 2008

Kunjungan Kanselir Jerman di Palestina Pendudukan

Angela Merkel, Kanselir Jerman memulai kunjungan tiga harinya di Palestina pendudukan. Lawatannya kali ini Palestina pendudukan merupakan kunjungan yang ketiga kalinya sejak menjabat sebagai Kanselir Jerman November 2005. Merkel didaulat untuk berpidato dalam bahasa Jerman di Parlemen Rezim Zionis Israel dalam rangka memperingati 62 tahun berdirinya Rezim Zionis. Namun sebagian anggota parlemen Rezim Zionis memrotes pidato Merkel dalam bahasa Jerman dengan kembali melontarkan isu lama soal perang dunia ke-2 (PD II) dan membesar-besarkan pembantaian orang-orang Yahudi oleh Nazi Jerman.

Sudah menjadi kebiasaan Rezim Zionis Israel memanfaatkan isu PD II dan pembantaian orang-orang Yahudi untuk melakukan propaganda agar mendapat insentif dari negara-negara di dunia, utamanya Jerman. Di Berlin sendiri ada monumen terbesar yang dibangun demi memperingati pembantaian orang-orang Yahudi. Dengan memanfaatkan itu tersebut, Rezim Zionis Israel berhasil mendapat ganti rugi jutaan dolar dari pemerintah Jerman. Dan setelah 43 tahun sejak dibukanya kembali hubungan diplomatik antara Rezim Zionis Israel dan Jerman, kini Berlin menjadi mitra ekonomi terbesar Tel Aviv di Eropa.

Ironisnya, kunjungan Angela Merkel ke Palestina tidak disertai dengan reaksinya terhadap pembantaian nyata yang dilakukan oleh Rezim Zionis Israel terhadap penduduk sipil di Jalur Gaza. Padahal, pada saat yang sama Jerman harus membayarkan ganti rugi sedemikian besarnya kepada Rezim Zionis atas peristiwa holocoust yang masih belum terbukti kebenarannya. Sebenarnya, ada ungkapan protes kecil Jerman atas pembangunan permukiman baru zionis di Baitul Maqdis, namun protes itu langsung ditimpali oleh pernyataan Kementerian Luar Negeri Jerman yang menyatakan bahwa negara ini tidak akan menekan Israel agar menghentikan pembangunan itu mengingat hubungan baik dan dekat Jerman dengan Rezim Zionis.

Lawatan Merkel kali ini selain meramaikan peringatan 62 tahun berdirinya Rezim Zionis Israel, kunjungannya ini punya hubungan erat dengan posisi Jerman sebagai tuan rumah Konferensi yang disebut Perdamaian Timur Tengah pada bulan Juni mendatang. Tampaknya, melihat posisinya yang cukup penting di Eropa, Jerman juga ingin mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di Timur Tengah.

Bila dicermati, politik luar negeri Jerman sebenarnya setali tiga uang dengan kebijakan luar negeri Amerika dalam membela mati-matian Rezim Zionis Israel, namun sampai kini Jerman belum mampu menunjukkan peran positif dalam proses penyelesaian masalah Timur Tengah. Politik luar negeri Jerman yang seperti ini tentu tidak akan memberikan solusi krisis Timur Tengah, bahkan hak-hak rakyat Palestina tidak bakal diperhatikan. Kenyataan ini membuat kredibilitas Jerman turun di mata dunia Islam dan Timur Tengah.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: