Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Pemilu Iran Sukses, Uni Eropa Tuduh Tidak Jujur dan Adil

Posted by infosyiah pada 1, Maret 19, 2008

Pemilu Iran Sukses, Uni Eropa Tuduh Tidak Jujur dan Adil

Uni Eropa dalam sebuah sikapnya yang tergolong mencampuri urusan dalam negeri Iran, menyatakan bahwa pemilu periode kedelapan parlemen Iran tidak adil. Uni Eropa malah dengan congkak menuduh pelaksanaan pemilu di Iran tidak bebas dan tidak sesuai dengan standar internasional. Pernyataan Uni Eropa ini sama sekali tidak memperhatikan kehadiran dan kebebasan seluruh aliran pemikiran dan politik yang mengikuti pemilihan kali ini. Bahkan pernyataan itu bertentangan dengan laporan media-media Barat sendiri yang berdecak kagum peran serta rakyat Iran yang begitu mencolok dalam pemilu hari Jumat (14/3). Artinya, Uni Eropa secara vulgar berusaha mempolitisir kenyataan yang ada dalam pemilihan hari Jumat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Sayed Mohammad Ali Hosseini merasa aneh dan menyatakan apa yang disampaikan oleh Uni Eropa merupakan penilaian yang terlalu tergesa-gesa dan tidak sesuai dengan kenyataan. Bagaimana tidak, penghitungan suara secara nasional belum selesai dan hasil akhir belum diumumkan. Hosseini meminta kepada ketua periodik Uni Eropa agar menghormati keinginan bangsa Iran yang tertuang dalam kertas suara mereka.

Bila dicermati lebih seksama, pernyataan Uni Eropa itu sejatinya hanya merupakan kelanjutan propaganda kalangan politik Barat yang digerakkan oleh Amerika dan sebagian negara-negara Eropa yang telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Prosesnya dimulai dengan memaksakan politik standar ganda mereka dalam menghadapi isu program nuklir sipil Iran dan terbongkarnya kebohongan mereka.

Tuduhan bahwa pemilihan umum di Iran tidak demokrasi menjadi icon Barat untuk menyudutkan Iran. Namun survei membuktikan, Republik Islam Iran adalah negara paling demokrasi di Timur Tengah. Bahkan bila ditinjau dari prosentase jumlah pemilih, Iran masih jauh lebih baik ketimbang negara-negara Eropa selama tiga dekade ini. Bahkan pelaksanaan pemilu di Iran merupakan pemilihan umum paling bersih dan paling demokrasi dibandingkan dengan negara-negara yang mengaku dirinya paling demokrasi. Propaganda licik negara-negara Barat selalu dapat dipatahkan oleh persatuan dan solidaritas bangsa Iran yang ditunjukkan dalam peran serta mereka dalam peristiwa-peristiwa menentukan seperti pemilihan umum.

George W. Bush, Presiden Amerika dan sekutu-sekutunya sangat berharap rakyat Iran tidak ikut dalam pemilihan umum, namun ternyata perkiraan mereka gagal. Sebaliknya, membludaknya rakyat Iran yang menyesaki tempat-tempat pemungutan suara demi memilih wakil-wakil mereka di parlemen merupakan pukulan telak bagi klaim-klaim kosong Barat terhadap Iran. Bagi bangsa Iran, pernyataan menyudutkan semacam itu tidak pernah mengurangi tekad mereka untuk membela hak-haknya, bahkan sebaliknya, tekad mereka semakin membaja setelah menyaksikan sikap politik ganda Uni Eropa.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: