Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Kuwait: Kritik Arab Saudi Haram, Caci Iran Wajib Hukumnya!

Posted by infosyiah pada 1, Maret 20, 2008

Kuwait: Kritik Arab Saudi Haram, Caci Iran Wajib Hukumnya!

kuwait.jpg

Para pejabat keamanan Kuwait mencekal publikasi sebuah artikel dari Abdul Hamid Abbas Dashti, penulis terkenal Kuwait karena mengkritik Arab Saudi dan dengan alasan itu pula Dashti dipanggil oleh pihak pengadilan.

Menurut laporan Raja News, media-media Kuwait biasa memuat tulisan-tulisan para penulis seperti Ahmad Jarullah dan Fuad al-Hasyim yang isinya anti Iran. Dan ironisnya penguasa Kuwait bahkan menyetujui sikap yang demikian.

Abdul Hamid Abbas Dashti dalam makalah terbarunya mengkritik campur tangan Arab Saudi soal urusan dalam negeri Kuwait dan menilai media-media massa Kuwait telah berada di bawah pengaruh Arab Saudi. Tulisannya itu dimuat di koran al-Nahar. Kini, kasus keduanya tengah diproses di pengadilan.

Dalam makalahnya Dashti menulis:

Wahai teman-temanku yang terhormat di Kuwait, wahai nasionalis Arab, wahai naseri (merujuk pada pendukung semangat Gamal Abdunnaser), wahai liberal-nasionalis, wahai anggota Ikhwanul Muslimin Kuwit, wahai nasionalis independen, wahai wakil parlemen yang bebas, kalian jangan menyandarkan diri kalian pada sesuatu. Wahai orang-orang yang terhormat, penangkapan seorang rohaniwan Syiah yang terhormat seperti Syeikh Husein Ma’tuq berarti penistaan terhadap kebebasan kalian semua dan demokrasi Kuwait!

Dashti melanjutkan tulisannya:

Suatu hari dkatakan kepada Mulla Nasiruddin, di luar rumahmu terbakar. Pergi dan padamkan apinya. Nasiruddina mengatakan, “Api tidak sampai ke rumahku, untuk apa aku harus mematikannya.” Beberapa menit kemudian dikatakan kepadanya, api telah masuk ke rumahmu dan menghanguskan apa saja. Segera padamkan api itu. Nasiruddin mengatakan tempat tidurku tidak terbakar. Aku tidur di atas tempat tidurku.” Disebutkan, akhirnya Nasiruddin tewas terpanggang.

Penulis Kuwait ini menambahkan, “Bila hari ini kalian bungkam dan membiarkan apa yang tengah terjadi, tidak berapa lama lagi kalian akan terbakar. Hari ini sejumlah orang terhormat telah dituduh tengah melakukan aktivitas untuk Republik Islam Iran. Kemungkinan besar keesokan harinya kelompok lain akan dituduh tengah berusaha untuk Gamal Abdunnaser, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dan …”

Dashti menulis, “Orang-orang Syiah Kuwait hidup dalam kondisi di mana mereka terpaksa dalam sehari mereka harus bersumpah bahwa mereka tidak bekerja untuk Iran. Dalam sehari mereka harus bersumpah ribuan kali bahwa mereka mencintai Raja Kuwait dan tidak suka dengan Ahmadinejad. Namun tetap saja tidak ada yang mau percaya dengan apa yang mereka lakukan. Pemeluk Syiah di Kuwait identik dengan orang Iran dan anggota Hizbullah.”

Dalam tulisannya Dashti menekankan, “Sebelum ditahannya Syeikh Husein Ma’tuq, rohaniwan Syiah sumber-sumber terpercaya menyatakan bahwa para pejabat tinggi Arab Saudi marah dengan penyelenggaraan peringatan syahadah Imad Mughnieh, mantan komandan Hizbullah. Dengan dasar ini, mereka mengirimkan pesan rahasia yang ditujukan kepada RaJa Kuwait dan secara resmi meminta agar mengambil tindakan keras. Bila anda orang Syiah di Kuwait maka anda harus diam ketika dicaci dan disebut kafir oleh pengikut Wahhabi/Salafi. Dengan demikian anda akan hidup aman dan tentram.

Menjadi Syiah di Kuwait berarti mau atau tidak anda harus ikut dalam acara kematian para teroris seperti Usama bin Laden dan al-Zarqawi. Bila anda Syiah, maka anda harus mencintai mereka dan bila tidak kalian lakukan, maka menurut pangeran Turki al-Faisal atau para pangeran lain anda telah melakukan penghinaan.

Orang Syiah di Kuwait berarti siap namanya dimasukkan dalam list orang yang dicurigai melakukan aksi mata-mata. Karena pengikut Ahlul Bait as. yang hadir dalam acara-acara Imam Husein as. senantiasa siap melakukan revolusi dan membantu orang tertindas, terutama pada hari Asyura.

Pengikut Syiah di Kuwait setelah sujud untuk Allah harus menjadikan Pervez Musharraf sebagai kiblatnya dan secara diam-diam membantu Rezim Zionis Israel serta 79 syahid yang gugur menghadapi Israel harus dilaknat, bila tidak berarti penjara telah menanti anda plus siksaan.”

Di akhir, Dashti menulis, “Mereka (para pejabat Arab Saudi) menentang demokrasi Kuwait! Mereka ingin agar pengikut Syiah dan Sunni di negara kita saling bertikai! Mereka tidak menyukai kepentingan nasional kita! Jangan biarkan mereka ikut campur atas urusan dalam negeri kita![infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: