Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Irak Kembali Membara

Posted by infosyiah pada 1, Maret 25, 2008

Irak Kembali Membara

rak kembali dilanda golembang baru teror dan kerusuhan, saat pemerintah Nouri Al-Maliki sibuk merombak kabinetnya. Lebih dari 70 warga sipil Irak tewas akibat rangkaian aksi teror di sejumlah kawasan. Baghdad dan Mosul merupakan dua kota utama yang menjadi sasaran tindakan brutal kelompok-kelompok pengganas. Situasi panas ini berlangsung, tak lama setelah dua pekan lalu, sejumlah pejabat tinggi AS mengisyaratkan bakal terjadinya putaran baru kekerasan di Negeri Seribu Satu Malam. Beberapa petinggi AS bahkan mengklaim, pengurangan jumlah personel militer AS merupakan penyebab maraknya aksi teror di Irak belakangan ini.

Sejak awal tahun 2008, Washington memang gencar melontarkan wacana pengurangan pasukan AS di Irak. Sejumlah laporan malah memberitakan ditariknya ribuan serdadu AS dari Irak. Berdasarkan kesepakatan Presiden AS George W. Bush, hingga musim panas tahun ini, Washinton berencana menarik 30 ribu pasukannya dari total 160 ribu pasukan dari Irak.

Sejumlah pengamat menduga, persetujuan Bush untuk menarik 30 ribu tentaranya merupakan dampak dari tekanan opini publik. Pengalaman selama beberapa tahun terakhir ini membuktikan, tiap kali pejabat AS meramalkan kemungkinan terjadinya gelombang baru kekerasan, tak seberapa lama, Irak pun kembali diguncang beragam aksi teror. Pengalaman seperti ini tentu sulit jika dianggap sekedar kebetulan. Karena itu pantas dicurigai bahwa AS memiliki hubungan gelap dengan kelompok-kelompok teroris.

Selama ini, situasi keamanan Irak selalu menjadi dalih utama kehadiran pasukan AS di negeri ini. Apalagi Gedung Putih sejak lama telah mempersiapkan rencana jangka panjang dan menengah untuk Irak. Itu sebabnya, mustahil AS sudi angkat kaki begitu saja dari Negeri Seribu Satu Malam. Wajar bila kemudian Washington berusaha mempertahankan situasi rusuh dan penuh konflik di Irak. AS bahkan tak segan memanfaatkan kelompok-kelompok teroris sebagai alat untuk memporak-porandakan stabilitas Irak.

Namun begitu, skenario imperialistik AS ini niscaya berbanding terbalik dengan semangat rekonsiliasi dan pembabasan yang berkembang di tengah-tengah rakyat Irak saat ini. Kini, pemerintah dan rakyat Irak sedang berjuang mewujudkan situasi yang kondusif di negaranya sehingga bisa segera mengakhiri penjajahan dan menghidupkan kebebasan yang sejati. Karena itu, selama rakyat dan pemerintah Irak masih gigih berjuang meraih cita-citanya, maka AS tak akan pernah bisa meraih ambisinya.[infosyiah]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: