Info Syiah

Ringan, Segar dan Mencerahkan

Kunci Ka’bah Dilelang!

Posted by infosyiah pada 1, April 8, 2008

Kunci Ka’bah Dilelang!

Salah satu kunci kuno Ka’bah bakal dilelang. Menurut laporan Raja News, pusat pelelangan London mengumumkan akan melelang salah satu kunci Ka’bah yang diperkirakan dibuat pada tahun 575 Hijriah.

Diumumkan bahwa kunci ini dihargai satu juta dolar. Panjang kunci ini 37 sentimeter dan dihiasi dengan kaligrafi surat al-Haj dan sekitar 930 tahun yang lalu dibuat di Mesir.

Ka’bah memiliki 58 kunci dan 54 dari kunci itu disimpan di museum Istanbul. Satunya lagi disimpan di museum Paris dan lainnya di simpan di museum peninggalan Islam Kairo, Mesir.[infosyiah]

11 Tanggapan to “Kunci Ka’bah Dilelang!”

  1. Frodo said

    Buat yang selama ini gak percaya bahwa 1 Sya’ban dan tanggal 9 Hajj (2 kali setahun) Baitullah dicuci dan dibersihkan oleh pemerintahan Wahabi.
    Sekitar 100-200 orang mendapatkan free pass ba’da shubuh. Antara periode tahun 1995-2002 mungkin lebih dari 1500 orang telah diberikan kesempatan masuk, sementara 2002-sekarang, ana gak tahu lagi …

    Alhamdulillah 1999 ana berhasil mendapatkan ticket itu dan … pagi yang Indah, awal Sya’ban, musin angin yang dingin, Allah yang Maha Besar memberikan hadiah tak ternilai itu.

    http://www.muslimclips.com/view_video.php?viewkey=eb8f757ae6439e879bb2

  2. jimbond007 said

  3. mucahmmadubaidillah said

    begitulah ulah para wahabiyiin yang tak peduli dengan warisan sejarah islam. yahudi sebenarnya ingin meniru jerman yang tak punya peradaban.

  4. […] “Antara Foto Hot Bruni dan Kunci Ka’bah? Apa hubungannya antara Foto Hot Bruni dan Kunci Ka’bah? Ok, aku akan jelaskan kenapa bisa seperti […]

  5. 150 Ulama Bahas Keabsahan Pemindahan Tempat Ibadah Haji
    *Sa’i Dipindahkan Ke Gunung Qubes Dan Qararah

    SEMARANG, WASPADA Online

    Sekitar 150 ulama akan membahas keabsahan ibadah haji terhadap pemindahan sebagian tempat-tempat pelaksanaan rukun dan wajib haji yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Saudi Arabia.

    Pengasuh Pondok Pesantren Edi Mancaoro, Gedangan Kec. Tuntang, Kabupaten Semarang K.H. Mahfudz Ridwan dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (13/4), mengatakan, pembahasan itu akan dipandu Rais Syuriah PBNU/Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Rembang K.H. A. Mustofa Bisri dan Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang K.H. Abdurrohman Chudlori.

    Mahfudz mengemukakan, pemindahan sebagian tempat-tempat pelaksanaan rukun dan wajib haji yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Saudi Arabia, yakni tempat melempar jumrah (salah satu rukun haji) yang dulu terdapat tugu sekarang diganti tembok.

    Kemudian, tempat menginap (mabit) yang seharusnya di Mina (salah satu wajib haji) sekarang dipindahkan ke Muzdalifah, dan tempat pelaksanaan sai, yakni salah satu rukun haji berupa lari-lari kecil pulang pergi tujuh kali, yang semula di antara Bukit Shafa dan Marwa dipindah di antara gunung Qubes dan Qararah.

    Perubahan tersebut, menurut Mahfudz, pasti akan menimbulkan pertanyaanpertanyaan dari umat Islam, terutama mengenai sah dan tidaknya pelaksanaan ibadah haji yang akan dijalankan umat Islam pada waktu yang akan datang.

    Menurut dia, pertanyaan tersebut sangat wajar, sebab dalam keyakinan umat Islam yang memahami fikih, apabila seseorang tidak dapat melaksanakan salah satu rukun haji maka secara keseluruhan ibadah hajinya batal alias tidak sah.

    Pemindahan tempat sai, yang dalam teks Alquran disebutkan dengan jelas tempat sai di antara Bukit Sofa dan Marwah, katanya, akan memunculkan keresahan umat Islam karena kemudian sai sebagai salah satu rukun haji tidak berada pada tempat sebagaimana yang telah ditetapkan aturan Islam.

    Dengan demikian maka umat Islam akan memiliki kesimpulan, dengan dipindahkannya sebagian tempat-tempat pelaksanaan rukun dan wajib haji maka pelaksanaan ibadah haji menjadi tidak sah menurut ajaran Islam.

    “Terhadap permasalahan tersebut, para ulama dan juga ormas keagamaan Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan lainnya harus segera merumuskan kebijakan dan sikap yang pasti,” kata Mahfudz.

    Karena itu, menurut dia, para ulama perlu segera melakukan kajian mendalam mengenai aturan-aturan pelaksanaan ibadah haji berdasarkan Alquran dan sunah Nabi Muhammad untuk membuat konsensus (ijmak) guna menetapkan hukum sah atau tidaknya pelaksanaan ibadah haji yang sebagian tempatnya sudah diubah oleh Pemerintah Saudi Arabia. Dengan adanya konsenses hukum yang dilakukan para ulama, menurut dia, akan menghindarkan umat Islam dari kecemasan dan keresahan berkepanjangan.

    Apabila hasil ijmak para ulama menetapkan bahwa perubahan sebagian tempat pelaksanaan ibadah haji menyebabkan batalnya keabsahan haji, maka pemerintah Republik Indonesia berkewajiban mengajak pemerintah negara-negara Islam di dunia untuk mendesak Kerajaan Arab Saudi agar mengembalikan tempat-tempat pelaksanaan ibadah haji pada asalnya.

    Namun, katanya, apabila hasil ijmak para ulama menetapkan bahwa perubahan sebagian tempat pelaksanaan ibadah haji tersebut tidak memengaruhi keabsahan haji, perlu dilakukan sosialisasi kepada umat Islam secara luas.

    Sebagai wujud tanggung jawab kepada umat Islam, Mahfudz Ridwan mengundang kiai-kiai dan para pengelola kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) se Jawa Tengah dalam kegiatan “munadhoroh” (semacam seminar) untuk membahas permasalahan tersebut pada tanggal 15 April 2008 di Pondok Pesantren Edi Mancoro Gedangan, Kabupaten Semarang.

    “Saya juga berharap Kakanwil Depag Jateng dapat menghadiri kegiatan ini dengan harapan nantinya dapat menyampaikan hasil pembahasan permasalahan tersebut kepada Pemerintah RI melalui Departemen Agama,” demikian Mahfudz Ridwan.(ant)

  6. Ella said

    Ada-ada saja. Kunci dilelang. Besok-besok yg dilelang ka’bah-nya pulak.

  7. sufimuda said

    sebelum ka’bah dilelang lebih dulu kota suci makkah dan madinah di lelang, sekarang arab saudi sudah dilelang kepada amerika dan sekutu nya.
    Cara supaya Islam bersatu: Makkah dan madinah jangan dikuasai oleh satu faham seperti sekarang ini

  8. Natsume said

    kunci ka’bah kok cuma dihargain 1 juta dolar, kalo mau hargain 1 kuitriliun dolar biar nggak ada yang beli!!

  9. Husain said

    Ini semua sebuah permainan tinggal kitenye yg bermain, uang segitu bagi yahudi g ade harganye tapi tetapi mahalnya kehormataan kite sbg umat muslim akan di lelang sebentar lagi, tetapi maha besar Allah SWT yang mengetahui semua ini sebelumnya, dan Allah ade di pihak kite, n tau mana yg terbaik buat mahklukNya, insya Allah kite tambah lebih sadar akan kebutuhan kite terhadap satu kepemimpinan islam dunia sebagai penyelamat alam semesta, klo sudah begitu jeritan kita akan menjadi satu, dan Allah SWT akan mengabulkannye krn kesiapan kite menyambutnye…

  10. Husain said

    Yahudi itu kepinterannya sudah diakui oleh Qur’an, tetapi Allah SWT memberikan saingannya yg diakui oleh umat manusia didunia sekarang ini khususnya Yahudi itu sendiri, umat yahudipun tau dan takut thd mereka krn semuanya sudah tertulis di kitab2 mereka….

  11. Break said

    Saudi yang sudah kaya raya masih ingin melelang kunci Ka’bah? Tidak heran. Jangankan kunci Ka’bah, wong agamanya saja dilelang ko’. Pembelinya Amerika dan Zionis Israel itu, makanya saudi menghamba selalu dengan musuh-musuh Islam tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: